Hujan Orografis

Posted on

Hujan Orografis – salam sahabat pada artikel sebelumnya kabarkan.com telah menjelaskan mengenai materi hujan frontal secara jelas tentunya. Maka kali ini kabarkan.com akan membahas materi mengenai Hujan Orografis secara jelas, dimulai dari Pengertian, Proses, Gambar dan Pengaruhnya. Berikutlah ulasan materinya.

Hujan Orografis
Hujan Orografis

Pengertian Hujan Orografis

Hujan orografis ialah yang dihasilkan oleh angin beruap air, maka arah pergerakan orografis menjadi horizontal. Perjalanan harus melalui pegunungan angin, yang dapat menyebabkan suhu dingin karena proses kondensasi.

Kemudian titik-titik air ini, yang mulai mengendap dan menyebabkan hujan di lereng gunung, menghadap ke arah angin, yang biasanya bergerak secara horizontal.

Hujan Orografis
Hujan Orografis

Kemudian angin bertiup terus menerus untuk mendaki gunung dan juga menuruni lereng, tetapi angin tidak lagi membawa uap air, sehingga lereng, yang berpaling dari arah angin yang datang, tidak hujan. Kemudian hujan turun di gunung-gunung, karena berat dari massa air yang dihasilkan meningkat, yang tidak dapat dibawa oleh angin.

Pengaruh Hujan Orografis

Hujan ialah fenomena alam yang memiliki banyak sisi positif dan negatif. Beberapa manfaat hujan akan terasa langsung dan tidak langsung. Apa yang dibawa hujan kepada kita? pengaruh dari hujan ini ialah:

Pengaruh Positif Dari Hujan Orografis

Dapat Menyimpan Air Untuk Minum Hewan

Keuntungan dari hujan ini ialah penyediaan cadangan air minum. Air di tanah ialah air bersih dan bisa digunakan sebagai air minum. Jadi bisa dikatakan bahwa hujan menyediakan cadangan air minum yang cukup. Dan cadangan air minum dapat dinikmati oleh makhluk hidup yang tinggal di daerah pegunungan, yaitu hewan yang hidup di sana.

Dapat Menyimpan Air Untuk Daerah Pegunungan

Keuntungan lain dari hujan ini ialah penyimpanan cadangan air bersih di daerah pegunungan. Air hujan yang jatuh dan kemudian meresap ke dalam tanah (baik secara alami maupun diserap oleh akar pohon) sehingga air tersimpan dengan baik di dalam tanah. Kemudian air yang masuk ke daerah itu menjadi air tanah dan reservoir air bersih di daerah tersebut. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa air hujan ini diambil di reservoir air minum di wilayah tersebut dan disimpan di sana.

Baca Juga :  Anafase

Polusi Udara Didaerah Pegunungan Dapat Dibersihkan

Keuntungan lain dari hujan ini ialah pemurnian udara. Air hujan yang jatuh dari awan ke lereng gunung ini akan membersihkan udara di sepanjang itu. Pembersihan ini dilakukan untuk menghilangkan berbagai polutan dan zat yang tidak diperlukan di udara.

Suhu Udara Didaerah Pegunungan Dapat Disegarkan

Keuntungan lain dari hujan ini ialah penyediaan suhu udara segar. Sebelum hujan turun, biasanya merasakan suhu udara begitu panas dan pengap. Ini disebabkan penguapan air dari sinar matahari. Kemudian air hujan ini mengurangi penguapan dan memberikan efek suhu segar yang dirasakan manusia. Jatuhnya hujan ini memberikan kesegaran, terutama di daerah pegunungan di mana curah hujan terjadi.

Dapat Membasahi Tanah Didaerah Pegunungan

Keuntungan lain dari hujan ini ialah basahnya tanah pegunungan. Karena hujan ini terjadi di daerah pegunungan dan jatuh di lereng gunung, sehingga lantai gunung menjadi basah secara otomatis.

Pengaruh Negatif Dari Hujan Orografis

  • Apabila hujan turun dalam waktu yang lama dapat membuat tanaman rusak akibat tergenangnya air hujan misalnya tanaman padi.
  • Hujan deras dan disertai angin disertai dapat mengganggu para nelayan yang pergi ke laut.
  • Hujan dapat menghambat proses pengeringan tanaman yang segala sesuatunya membutuhkan bantuan sinar matahari.
  • Hujan yang turunya secara lama dapat mengganggu aktivitas manusia didaerah pegunungan.
  • Hujan dapat menyebabkan banjir jika terlalu kuat dan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Peroses Terjadinya Hujan Orografis

Proses orografis ini dapat dijelaskan dalam beberapa langkah. Tahapan-tahapan ini dapat dijelaskan dalam urutan atau kronologi. Digambarkan sebagai berikut:

Peroses Terjadinya Hujan Orografis
Peroses Terjadinya Hujan Orografis
  • Di pegunungan ada udara yang sarat uap di sekitar pegunungan.
  • Di sekitar wilayah gunung berhembus sebuah udara yang sarat uap ke atas gunung, menaiki lereng dan lebih tinggi.
  • Semakin tinggi uap air yang terbawa oleh angin, semakin banyak terjadi kondensasi. Semua ini karena udara di atasnya menjadi lebih dingin sehingga uap air yang mengalir melewatinya mengalami kondensasi.
  • kondensasi akan membentuk awan hitam (artinya proses awan) atau titik-titik air.
  • Setelah jenuh, titik air di atas jenuh, mengurangi kadar air di dalamnya.
  • Tetesan air ini disebut orografis.
Baca Juga :  Tumbuhan Dikotil

Ini ialah beberapa peroses terjadinya orografis ini. Tahap-tahap di atas menunjukan berurutan, sehingga disebut kronologis.

Karakteristik Hujan Orografis

  • Air hujan turun di lereng gunung.
  • Terjadi karena udara yang mengandung uap air naik ke atas gunung.
  • Pada dasarnya, terjadinya hujan disebabkan oleh angin.
  • Terjadi di pegunungan atau daerah pegunungan.

Inilah beberapa karakteristik dari orografis.

Demikianlah penjelasan ini, semoga pembaca dapat terhibut dan kepuasan dalam memahami materi ini. Sampai bertemu kembali.

Jelaskan pengertian hujan orografis ?

hujan orografis ialah hujan yang dihasilkan oleh angin beruap air, maka arah pergerakan hujan orografis menjadi horizontal

Jelaskan pengaruh Positih pada hujan orografis ?

Dapat Membasahi Tanah Didaerah Pegunungan
Suhu Udara Didaerah Pegunungan Dapat Disegarkan
Polusi Udara Didaerah Pegunungan Dapat Dibersihkan

Jelaskan karakteristik pada hujan orografis ?

Air hujan turun di lereng gunung.
Terjadi karena udara yang mengandung uap air naik ke atas gunung.
Pada dasarnya, terjadinya hujan disebabkan oleh angin.
Terjadi di pegunungan atau daerah pegunungan.

Baca Juga: