Fungsi Peroksisom

Posted on

Fungsi Peroksisom – Setelah sebelumnya kabarkan.com telah menerangkan materi tentang Fungsi Membran Plasma Maka dipertemuan kali ini akan kabarkan.com paparkan materi tentang fungsi peroksisom secara lengkap, mulai dari pengertian, ciri, peran dan gambar. Nah untuk lebih jelasnya sobat bisa simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Peroksisom

Fungsi-Peroksisom
Fungsi-Peroksisom

Apa yang dimaksud dengan peroksisom? ialah merupakan suatu organel yang terbungkus oleh membran tunggal dari lipid dwilapis yang mengandung protein penyerap (reseptor).

Dalam istilah lainnya, tentang peroksisom ialah merupakan sebuah organel purbakala yang dapat bekerja di metabolisme oksigen di dalam sel eukariot primitif.

Dengan memproduksi oksigen yang dilakukan oleh bakteri fotosintetik kemudian akan mulai terakumulasi di atmosfer.

Sehingga dengan cara inilah yang mengakibatkan oksigen menjadi toksik terhadap sebagian sel.

Dalam pernannya dimana peroksisom ini mempunyai tugas dalam menurunkan (oksigen) yang ada di dalam sel serta melakukan reaksi oksidatif.

Dengan berkembangnya mitokondria sehingga menyebabkan peroksisom tidak terlalu digunakan. sebab sebagian besar fungsi peroksisom diambil alih mitokondria.

Sehingga dalam hal ini yang tersisa hanya bagian penting yang tidak bisa dilakukan mitokondria .

Adapun fungsi mitokondria ini ialah kerap difungsikan dalam proses Respirasi Sel.

Di dalam Peroksisom tidak terdapat genom namun di dalamnya terkandung enzim dengan jumlah 50 enzim , seperti katalase dan ureat oksidase yang mengkristal di pusatnya.

Kemudian dalam artian lain menyebutkan, peroksisom ialah merupakan suatu kompartemen metabolik terspesialisasi yang dibatasi oleh membran tunggal.

Di dalam peroksisom juga terkandung suatu enzim -enzim yang mengirimkan hidrogen dari berbagai substrat menuju oksigen, sehingga diperoleh hidrogen peroksida dan digunakan sebagai produk sampingan, yang kemudian menjadi sumber nama organel tersebut.

Peroksisom
Peroksisom

Fungsi Peroksisom

Keutaman dalam perihal kegunaannya terutama pada peroksisom ini yakni berfungsi dalam menyederhanakan sebuah rantai asam lemak yang panjang dengan melalui beta oksidasi.

Terutama dalam sel hewan, dimana terdapat asam lemak yang sangat panjang dan merupakan suatu rantai medium asam lemak, yang kemudian akan dibawa menuju ke mitokondria dan pada akhirnya dipecah menjadi karbon dioksida & air.

Sedangkan pada sel tanaman, proses ini hanya diberlakukan untuk peroksisom.

Pada reaksi awal dalam proses pembentukan plasmalogen yang terdapat di dalam sel-sel hewan dan berlangsung di peroksisom.

Plasmalogen sendiri ialah merupakan suatu fosfolipid yang paling banyak terdapat di dalam selubung mielin.

Dalam hal ini jika terjadi kekurangan terhadap plasmalogens maka dapat mengakibatkan terjadi suatu kelainan di bagian selubung mielin pada sel saraf, sehingga dapat mempengaruhi sistem saraf.

Namun selain itu, peroksisom juga mempunyai peranan sangat penting dalam produksi asam empedu yang berlangsung pada sistem pencernaan lemak dan juga vitamin yang larut dalam lemak seperti vitamin A & K.

Baca Juga :  Masa Perundagian

Kemudian gangguan kulit merupakan kelainan genetik yang mempengaruhi gangguan fungsi peroksisom.

Di dalam peroksisom sendiri berisi enzim oksidatif, katalase, asam amino, dan asam urat.

Yang mana enzim asam urat tersebut terdapat pada manusia, dan dapat mengakibatkan gejala penyakit yang dikenal sebagai asam urat .

Enzim tertentu dalam peroksisom, dengan menggunakan molekul oksigen serta menghapus atom hidrogen, menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2) yang mengandung racun.

Kemudian pada Enzim katalase yang terdapat di dalam peroksisom menggunakan Hidrogen peroksida (H2O2) untuk mengoksidasi substrat lainnya misalnya, seperti fenol, lalu alkohol, kemudian asam format, dan juga formaldehida,

Dalam berlngsungnya proses ini akan menghilangkan hidrogen peroksida (H2O2) yang di dalamnya mengandung racun tersebut.

Reaksi di dalam Peroksisom

Pada peroksisom dengan memakai oksigen (O2) dan juga hidrogen peroksida (H2O2) untuk melakukan reaksi oksidatif.

Kemudian pada Enzim-enzim yang terdapat di dalam peroksisom ini bisa memanfaatkan suatu molekul oksigen agar dapat melepaskan atom hidrogen yang diterima dari substrat organik (R) tertentu dalam suatu reaksi oksidatif yang menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2).

Pada enzim katalase dengan memanfaatkan H2O2 sehingga dapat mengoksidasi substrat lain (misalnya seperti fenol, asam format, formaldehida, dan alkohol).

Pada Reaksi oksidasi ini peranannya sangat penting dalam mendetoksifikasi berbagai-macam molekul racun yang terdapat di dalam darah.

Sehingga apabila terjadi sebuah penumpukan H2O2 maka kemudian akan diubah oleh katalase menjadi O2.

Kemudian salah satu fungsi yang paling penting dari reaksi oksidatif yang dilakukan di peroksisom yakni suatu pemecahan molekul asam lemak dalam proses itu disebut dengan beta-oksidasi.

Ciri-ciri Peroksisom

Seperti yang sudah dijelasnkan diatas mengenai Peroksisom ialah merupakan suatu organel yang dapat dijumpai hampir terdapat di seluruh sel yang mempunyai fsifat eukaryotik, dan pada organel ini memppunyai ciri seperti pembungkus dengan membran tunggal.

Yang mana pada membran tunggal tersebut awalnya berasal dari lipid berlapis ganda atau bilayer dan di dalamnya mempunyai reseptor.

Kemudian di dalam peroksisom sendiri terkandung banyak enzim di dalamnya, dan enzim ini berjumlah sekitar 50 enzim.

Selanjutnya pada enzim katalase tersebut akan menguraikan suatu hydrogen peroksida (H2O2) yang akan diuabah menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Adapun reaksinya yakni sebagai berikut :

RH2-O2→R+H2O2

H2O2+H2O2→O2+2 H2O (model katalitik)
katalase

RH2+H2O2→ R+2 H2O (model peroksidatik)
katalase

Struktur Periksisiom

Pada peroksisom mempunyai komposisi enzim yang berbeda dalam jenis sel yang berbeda.

Kemudian pada peroksisom bisa menyesuaikan dalam keadaan yang berubah-ubah.

Misalnyakan seperti, selkhamir yang ditumbuhkan dalam gula memiliki peroksisom yang kecil.

Sedangkan sel ragi yang ditumbuhkan dalam metanol memiliki peroksisom yang besar untuk mengoksidasi metanol.

Maka apabila pada sel khamir itu dikembangkan di dalam asam lemak maka peroksisomnya akan menjadi berkembang guna menghancurkan asam lemak tersebut dan mengubahnya menjadi asetil-KoA dengan melewati beta-oksidasi.

Baca Juga :  Fungsi Endometrium

Yang mana pada KoA-asetil ini ialah merupakan sebuah molekul yang berperan sangat penting dalam metabolisme & berfungsi dalam reaksi biokimia

Agar dapat memahami struktur dan juga fungsi peroksisom, maka dengan menggunakan teknik sentrifugasi gradient kepadatan tidaklah sesuai atau kurang memadai sebab relatif lebih kecil perbedaan kepadatannya antara lisosom dan peroksisom.

Maka untuk itu dilakukan injeksi dengan deterjen TritonWR-1339 dan kemudian diteruskan dengan memakai mikroskop elektron.

Adapun hasil yang diperoleh yakni menunjukkan peroksisom mengonfirmasikan identitas yang unik.

Yang mempunyai bentuk seperti bola kasar berukuran antara mitokondria dan ribosom.

Disebabkan ukurannya yang kecil , maka bersama sama dengan glioksisom dan peroksisom digolongkan dalam benda-benda yang termasuk ke dalam jenis mikro.

Namun bukan itu saja, peroksisom juga merupakan sebuah hasil dari asosiasi peroksisom dan glioksisom yang mempunyai struktur yang hampir sama dengan lisosom.

Namun pada kegunaannya saja yang berbeda , sebab lisosom merupakan suatu penghancur benda yang berasal dari luar atau benda asing

Pada umumnya peroksisom banyak terdapat di dalam sel parenkim hati dan sel tubulus kontortus proksimal ginjal.

Kegunaan peroksisom sendiri yakni untuk dapat menghasilkan enzim katalase yang kemudian enzim tersebut akan berfungsi untuk menguraikan peroksida hydrogen dan merubahnya menjadi hasil sampingan fotorespirasi yang sangat toksik untuk sel, dan menjadi H20 dan 02.

Dan selain itu juga,ia dapat mengubah lemak menjadi karbohidrat, dan juga dalam perubahan senyawa purin pada sel Peroksisom mempunyai struktur yang mana tersusun atas suatu kristal-kristal padat & pekat yang terbungkus oleh satu lapis membran unit.

Kemudian pada sitoskeleton ialah merupakan suatu jaringan filamen protein yang menyusun sitoplasma eukariota, yang mana fungsi sitoplasma ini yakni kerap digunaka sebagai kerangka sel

Yang mana Sitoskeleton atau rangka ini tersusun atas 3 jenis serabut yang berbeda, yakni mikrotubulus, mikrofilamen, dan filamen antara.

Dari ketiga filamen tersebut saling menghubungkan satu sama lain dan hasil kinerjanya terkoordinasi.

Maka dengan adanya sitoskeleton, sehingga membuat sel dapat mempunyai bentuk yang kokoh, dan dapat berubah bentuk, serta ia dapat mengatur posisi organel, seperti berenang, dan juga merayap pada permukaan

Apa Yang dimaksud dengan Peroksisom?

ialah merupakan suatu organel yang terbungkus oleh membran tunggal dari lipid dwilapis yang mengandung protein penyerap (reseptor).

Sebut fungsi peroksisom?

yakni berfungsi dalam menyederhanakan sebuah rantai asam lemak yang panjang dengan melalui beta oksidasi.

Sebutkan struktur pada peroksisom?

Dimana peroksisom ialah merupakan suatu organel yang di dalamnya mengandung banyak enzim katalase. dan enzim ini berfungsi untuk mengurai senyawa beracun yang disebut peroksida atau H2O2

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai fungsi peroksisom, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :