Demokrasi Liberal

Posted on

Demokrasi Liberal – Setelah sebelumnya kabarkan.com telah menerangkan materi tentang Demokrasi Terpimpin. Maka dipertemuan kali ini akan kabarkan.com ulas kembali materi yang selanjutnya, yakni tentang demokrasi liberal secara detail, beserta pengertian, ciri, latar belakang dan tujuannya. Untuk lebih jelasnya, yuk kitas simak bersama ulasannya sebagai berikut ini.

Pengertian Demokrasi Liberal

Demokrasi Liberal
Demokrasi Liberal

Apa yang dimaksud dengan Demokrasi liberal atau dikenal juga dengan sebutan demokrasi konstitusional? yakni merupakan suatu sistem politik yang mengikuti atau menganut kebebasan individu.

Secara umumnya, pada demokrasi ini dapat dimaknai sebagai salah satu bentuk sistem dari pemerintahan yang berkiblat pada demokrasi.

Dimana yang dimaksud dengan Liberal disini sebagai sebuah perwakilan atau representatif.

Sehingga dapat ditarik kesimpulan mengenai, definisi demokrasi liberal ialah suatu bentuk demokrasi yang dijalankan dengan melalui sebuah perwakilan.

Kemudian pada mulanya Demokrasi liberal ini dinyatakan oleh penggagas teori kontrak sosial yakni oleh Thomas Hobbes, John Locke dan Jean-Jacques Rousseau pada masa Pencerahan.

Kemudian di Indonesia sendiri Demokrasi liberal ini terjadi sekitar pada tahun 1950- sampai dengan1959.

Ciri Ciri Demokrasi Liberal

Di bawah ini terdapat beberapa ciri ciri dari demokrasi ini, yakni sebagai berikut:

  • Masih menerapkan sebuah ideologi demokrasi yang terdapat di sistem pemerintahannya serta mengacu kepada Undang-Undang yang telah ditetapkan.
  • Terjadi suatu perubahan dalam satu periode terhadap dewan kementerian di pemerintahan.
  • Adanya pergantian pemimpin negara beserta wakil rakyat di tubuh pemerintahan yang telah dijalankan oleh rakyat.
  • Adanya wakil rakyat di dalam pembentukan sistem pemerintahan yang bertugas melakukan penjagaan serta memberi ketetapan terhadap ketahanan pemimpin negara.
  • Dalam sistem Kedaulatan tidak berkedudukan hanya pada satu tangan saja atau dengan kata lain satu penjabat kedaulatan.
  • Dalam memperoleh hasil dari pengutipan condong sangat lamban, keadaan tersebut disebabkan oleh adanya kedaulatan yang tidak berkedudukan pada satu penjabat kedaulatan.
  • Letak pada Kedaulatan negara berada di tangan wakil rakyat.
  • Kebijakan dalam perundangan menentukan kedaulatan oleh badan birokrat.
  • Kemudian kedaulatan pada badan birokrat juga ditetapkan dengan secara konstitusional.
  • Dengan menerapkan rekapitulasi suara terbanyak untuk pengutipan.
Baca Juga :  Bunyi dan Teori Hukum Hooke

Latar Belakang Munculnya Demokrasi Liberal di Indonesia

Ketika masuk masa kemerdekaan, dimana sistem pemerintahan Indonesia masih menggunakan sebuah sistem presidensial.

Akan tetapi, pada sekitar tanggal-13 November-1945, akhirnya pemerintah Indonesia mengeluarkan suatu maklumat politik yang mempunyai tujuan dalam pengakuan kedaulatan RI serta dengan tumbuhnya partai politik di Indonesia.

Namun kemudian terjadi sebuah kesalah pahaman atas Maklumat tersebut sehingga diberlangsungkan sebuah perubahan dalam sistem pemerintahan yang mana pada awalnya sistem presidensial hingga kemudian dirubah kedalam sistem parlementer yang masih merupakan cikal bakal dari munculnya demokrasi ini. 

Kemudian selama kurun waktu sekitar 1945 sampai1949, dimana pada saat itu pemerintahan Indonesia disibukkan dengan adanya intervensi dari Belanda. Sehingga bentuk dari pemerintahan itupun kerap berubah-ubah.

Bahkan adanya hal tersebut merubah bentuk negara juga. Yang mana pada mulanya bentuk dari negara Indonesia ialah berupa republik kesatuan.

Akan tetapi dengan adanya hal tersebut menjadi berubah pada saat berlangsunya sebuah konflik dengan Belanda, sehingga bentuk negara Indonesia sebelumnya sempat berbentuk federasi.

Pada awalnya sebelum diterapkannya demokrasi ini, dimana pada saat itu konstitusi yang dipakai di Indonesia ialah UUD-1945 yang kemudian dirubaha menjadi konstitusi UUD RIS dan merupakan sebuah konstitusi dimana pada saat Indonesia masih berbentuk negara perserikatan.

Negara Yang Menganut Sistem Pemerintahan Demokrasi Liberal

Di bawah ini terdapat sebuah tabel yang memperlihatkan negara apa saja yang mempunyai sebuah sistem pemerintahan demokrasi ini.

Benua / KeteranganNegara
AsiaIndia, Jepang, Korea Selatan (Korsel) dan Taiwan
Amerika bagian UtaraKanada, Amerika Serikat, dan Meksiko
Amerika bagian SelatanArgentina, Brazil, dan Chili
EropaIslandia dan Switzerland
DllAustralia dan Selandia Baru

Dimana dari tebel tersebut ada beberapa negara yang ada di dunia ini yang mengikuti sistem pemerintahan demokrasi ini.

Hingga sampai saat ini dari negara negara tersebut masih menerapkan sistem pemerintahan demokrasi ini.  

Adapun beberapa daftar dari Negara yang ikut mengikuti sistem pemerintahan demokrasi ini yakni misalnya di Benua Asia seperti India,Jepang,lalu Israel, kemudian Korea Selatan dan selanjutnya Taiwan.

Baca Juga :  Contoh Teks Laporan Percobaan

Kemudian untuk di bagian Benua Eropa misalnya seperti ,switzerland dan juga Islandia.

Selanjutnya di bagian benua Amerika Utara yakni misalnya seperti meksiko lalu Kanada dan berikutnya Amerika Serikat.

Yang berikutnya ialah dibagian benua Amerika Selatan :misalnya seperti brazil, lalu Argentina, dan jugaChili.

Serta dibagian selanjutnya benua Australia dan Selandia baru dan yang terakhir ialah di Afrika Selatan.

Demokrasi Liberal
Demokrasi Liberal

Kelebihan Demokrasi Liberal

Di bawah ini ada beberapa kelebihan dari demokrasi ini, yakni sebagai berikut:

  • Fase independensi individu tinggi
  • Fase penghasilan penduduk berupa lebih tinggi
  • Berkurangan adanya penyelewengan kedaulatan terhadap pemerintah
  • Terjadi peningkatan ketersediaan dalam konflik
  • Membantu dalam meningkatkan ilmu pengetahuan teknologi atau disebut (iptek)
Demokrasi Liberal Adalah?

yakni merupakan suatu sistem politik yang mengikuti atau menganut kebebasan individu.

Sebutkan Salah satu ciri dari demokrasi liberal?

Masih Menganut sebuah ideologi demokrasi yang terdapat di sistem pemerintahannya serta mengacu kepada Undang-Undang yang telah ditetapkan.

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai demokrasi liberal, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :