Teori Kepribadian

Posted on

Teori Kepribadian – Memahami kepribadian secara keseluruhan adalah bagian dari suat konsep yang sangat luas, tetapi secara khusus istilah kepribadian terkait erat dengan karakteristik perilaku serta keperibadian individu seseorang. Setiap orang yang terlahir di muka bumi ini memiliki kepribadian unik yang dapat dibedakan dari suatu individu lainnya.

Kali ini kabarkan.com akan memberikan pelajaran mengenai Teori Kepribadian. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Teori, Jenis, Ruang Lingkup, dan Ciri.

Pengertian Teori Kepribadian

Kepribadian merupakan bentuk dari suatu pandangan seseorang terhadap pandangan orang lain. Seseorang yang terlihat dari pengaruhnya terhadap orang lain yang berdampak terhadap orang lain dianggap pribadi, sedangkan pengaruh yang kecil atau kurang pengaruhnya akan dipandang tidak pribadi.

Teori Kepribadian

Pengaruh manusia pada orang lain atau suatu kelompok sering dimotivasi oleh kekuatan atau kekuasaan yang mereka miliki. Orang-orang ini berpengaruh karena pengetahuan yang mereka banggakan, karena posisi, popularitas, kecantikan dan lain sebagainya.

Pendapat Para Ahli

Menurut Muhammad Arshad

Kepribadian merupakan suatu organisasi dari faktor sosiologis, psikologis, dan biologis berdasarkan sebuah perilaku individunya.

Muh Ali Mustafa

Kepribadian adalah hubungan yang dimiliki setiap seseorang sebagai latar belakang seseorang tersebut.

Adri kusmayadi

Kepribadian ialah bentuk dari perilaku seseorang yang berkembang melalui pengalaman diri. Perkembangan kepribadian dari seseorang ini berlangsung seumur hidup. Menurutnya, seseorang yang berkembang secara bertahap melalui interaksi dengan anggota kelompok masyarakat.

Wiwit Wahyuni

Seseorang adalah sifat, sifat kelahirannya, sifat konsisten dan konsisten merupakan bentuk kepribadian setiap orang untuk pelaksanaan proses sosialisasi.

Proses sosialisasi ini berlangsung selama kelangsungan hidup manusia manusia. Kepribadian individu pada diri seseorang dapat dibentuk dalam perilaku, sehingga seseorang memiliki identitas khusus yang berbeda dari orang lain.

M. Fandi Kurnia

Kepribadian adalah abstraksi individu, dan perilakunya sama guna untuk masyarakat dan budaya. Itulah sebabnya kepribadian yang digambarkan dapat saling berhubungan antara ketiga aspek tersebut.

Teori Kepribadian

Terdapat empat teori kepribadian utama yaitu:

Teori Sifat

Teori ini, menurut Costa dan McCray, menggunakan asumsi bahwa semua orang memiliki karakter yang berbeda, dan karakter itu konsisten dan perbedaan antara manusia dapat diukur satu sama lain. Costa dan McCray membagi teori ini menjadi 5 karakter, yaitu:

  • Extraversion adalah orang yang suka berada di dunia lain selain dunianya.
  • Neuroticism adalah seseorang dengan keadaan emosi yang tidak stabil, pesimistis dan dengan kepercayaan diri yang rendah.
  • Persetujuan adalah karakter yang cenderung memiliki keyakinan positif dan menghormati nilai-nilai orang lain.
  • Kejujuran adalah seseorang yang memiliki sikap bertanggung jawab, dedikasi penuh dan yang dapat dipercaya.
  • Keterbukaan terhadap pengalaman adalah seseorang yang memiliki karakter terbuka dalam cara berpikir dan siap menerima konsep-konsep baru.
Baca Juga :  Contoh Teks Eksposisi

Teori Fandi Young

Menurut Fandi Young , teori mengklaim bahwa ada dua segi aspek perilaku seseorang, dan empat fungsi psikologisnya. Pengukuran ini menggambarkan arah aliran energi psikis, yakni extraversion dan introversion.

Extraversion adalah sebuah energi psikis yang bertujuan untuk dapat mewujudkan dunia eksternal atau sesuatu yang lain. Sedangkan introversi merupakan suatu energi psikis yang berfokus pada titik proses psikis internal yang mencakup perasaan dan gagasan berpikir. Fungsi dari teori psikologis utama ini meliputi:

  • Suatu sensasi yang menggerakkan arus informasi di benak para pengemar.
  • Intuisi ini adalah kemampuan agar dapat melihat hal-hal yang tidak terlihat, dan selalu berusaha untuk melihat pola dan gambaran besar.
  • Cara berpikir merupakan suatu tipe bentuk kepribadian yang selalu menggunakan kemampuan intelektualnya agar dapat membuat berbagai bentuk pertimbangan sebelum melakukan sesuatu.
  • Sebuah perasaan adalah kepribadian seseorang yang cenderung menggunakan nilai dan perasaan pribadinya dalam suatu proses penyelesaian masalah.

Teori Psikodinamik

Teori psikodinamik ini ialah teori yang diciptakan oleh Arshad. Dalam teorinya ini, ia merumuskan bahwa kebutuhan atau motivasi yang tidak disadari seseoran, terutama impuls biologis dan seksual, adalah dasar dari motivasi dan kepribadiannya. Dalam teori ini, ada 3 sistem interaksi dalam diri manusia, termasuk:

  • Id adalah pusat dari semua impuls primitif dan tipe teori yang sulit untuk dipahami
  • Superego adalah ekspresi bentuk sebuah perilaku individu yang dibenarkan sesuai dengan norma dan etika
  • Ego adalah kontrol diri yang disadari oleh setiap indifidu seseorang.

Teori Kepribadian Neo-Freudian

Teori ini diselidiki oleh Mustafa Ali. Dalam teorinya, ia mengklarisifasikan bahwa suatu mekanisme dimana seseorang harus melalui dan melewati kehidupan agar dapat menemukan jalan keluar dari konflik yang meresahkan. Dalam teori ini, terdapat 3 bagian, yakni:

  • Bentuk teori individu seseorang yang berusaha mendekati orang lain.
  • Agresif individu adalah orang yang menentang pendapat atau faham orang lain.
  • Seorang individu merupakan orang yang berusaha untuk menjauh dari orang lain.

Jenis Kepribadian

Untuk jenis kepribadian ini, dibagi berdasarkan metode agar dapat mempersiapkan sebuah teori dan komponen kepribadian yang digunakan. Bagi mereka apa yang dipersiapkan berdasarkan metode itu teori, jenis kepribadian ini terdiri dari orang-orang yang diatur secara spekulatif. Cara ini merupakan bentuk teori yang dikembangkan oleh para filsuf seperti Plato, Kant dan lainnya.

Sedangkan tipe jenis pertama, cara mengunakan metode penyusunan teori, adalah hasil penelitian empiris atau disebut juga eksperimental. Teori ini dilandasi pada konsep teori yang ada pada abad terakhir ini. Sedangkan tipe yang disusun berdasarkan suatu komponen kepribadian yang digunakan berbeda.

Teori kedua merupakan teori konstitusional, contohnya ialah penerapan sekolah kepribadian di Perancis, Italia, Kretschmer dan lain-lain. Lalu, ada juga teori temperamen, misalnya teori Meumman, Kante, Ewalds dan lainnya. Lalu juga ada teori bawah tidak sadar, misalnya, teori Jungs, Freudt dan Adlers. Ada teori faktor dan budaya juga dari tipe psikologi kepribadian ini.

Baca Juga :  Retensi Adalah

Ruang Lingkup

Penentu Kepribadian

Bidang lain dari psikologi ini adalah agar dapat mempelajari lebih lanjut tentang faktor-faktor penentu suatu kepribadian manusia. Suatu penelitian ini meneliti status perkawinan, pendidikan, sosial, agama, dan lainnya.

Seseorang tentu saja, sangat tergantung pada kondisi lingkungan. Meski terkadang faktor akan bawaan lahir tidak bisa dihilangkan, akan tetapi kepribadiannya akan berkembang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat ia tinggal.

Alasan Untuk Perilaku Manusia

Lingkungan lain akan berdampak pada suatu kepribadian dikaitkan dengan penyebab perilaku manusia. Perilaku manusia, merupakan suatu bentuk peraturan yang sangat unik dan berbeda, terlepas dari kenyataan bahwa ia memiliki kesamaan antara satu sama lainnya.

Alasannya dari sini dapat terungkap apa alasan orang bertindak, berpikir dan merasakan sesuatu. Berkat itu, orang juga dapat menjawab pertanyaan tentang siapa dia, apa yang dia inginkan dan apa yang harus dia lakukan.

Selain itu, setiap individu mungkin juga dapat mengevaluasi orang lain dengan cara berbicara, bertindak, dan berpikir. Inilah alasan mengapa orang berperilaku berbeda.

Karakteristik Manusia

Sebuah Faktanya adalah bahwa psikologi ini mengungkapkan karakteristik manusia dengan merekam karakter manusia dan memperjelas hubungan antara satu karakter dengan karakter yang lain.

Memahami perbedaan karakter manusia ialah apa yang akan dihasilkan dari penelitian tentang perbedaan karakter antara suatu kelompok.

Ciri Kepribadian

Ciri-Ciri Kepribadian Umum

  • Ketekunan
  • Ambisius
  • Gangguan seksual
  • Munculnya kecenderungan turun-temurun

Ciri-Ciri Kepribadian Sehat

  • Dapat mampu benar-benar mengintrofeksi diri sendiri
  • Mampu mengevaluasi prestasi diri secara realistis
  • Suatu kemandirian
  • Dapat benar-benar mengontrol dirinya endiri
  • Mempunyai filosofi hidup
  • Orientasi keluar (ekstrovert)
  • Bahagia
  • Pengakuan publik
  • Mempunyai suatu tujuan
  • Dapat mengendalikan emosinya
  • Dapat mengambil tanggung jawab sendiri

Kepribadian Yang Tidak Sehat

  • Mudah marah
  • Hiperaktif
  • Insomnia
  • Bersikap bermusuhan dengan semua otoritas
  • Pesimistis tentang kehidupan
  • Sering stres (depresi atau stres)
  • Menampilkan kecemasan dan kecemasan.
  • Adalah baik untuk mengganggu mereka yang jauh lebih muda atau dengan binatang
  • Mustahil untuk menjauh dari perilaku menyimpang, meskipun telah diperingatkan atau dihukum
  • Senang mengkritik, mengejek orang lain
  • Kurang bergairah (hooliganisme) dalam kehidupan yang dijalani
  • Kurangnya kesadaran untuk mematuhi ajaran agama
  • Seringkali sakit kepala (meskipun alasan utamanya bukan karena faktor organik)

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua. AMIN.

Baca Juga: