Teori Komunikasi

Posted on

Teori Komunikasi – Komunikasi pemasaran adalah suatu bagian dari alat yang akan digunakan untuk menginformasikan, membujuk dan mengingatkan konsumen, secara langsung atau tidak langsung, mengenai produk dan merek yang akan dijual..

Kali ini kabarkan.com akan memberikan pelajaran mengenai Teori Komunikasi. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Ruang Lingkup, Kepribadian, Organisasi, dan Pemasaran.

Pengertian Teori Komunikasi

Saat ini, suatu komunikasi pasar telah menjadi salah satu dari bagian terpenting bagi organisasi. Pemasaran sangat membantu suatu organisasi tersebut guna membentuk dan membangun suatu kesadaran merek yang positif di mata konsumen.

Dalam arti tertentu, konsumen menginterpretasikan suatu informasi produksi yang disampaikan oleh organisasi dalam bentuk persepsi produk dan posisi pasarnya.

Teoro ini juga dimanfaatkan dalam dunia bisnis guna untuk mempertahankan produk berbasis konsumen dan dapat membangun hubungan antara konsumen dan pemasok atau penyedia bahan.

Sistem strategi pemasarannya didefinisikan sebagai sebuah perencanaan bisnis untuk menyebarkan bahan informasi produk dan mengembangkan kesadaran merek.

Komunikasi pemasaran ini terdiri atas 2 (dua) elemen penting, yakni komunikasi dan pemasaran. Secara umum, komunikasi merupakan suatu bentuk proses pengiriman pesan yang dilakukan oleh komunikator atau pengirim pesan, penulis pesan, atau penerima pesan melalui saluran tertentu agar dapat mepengaruhi sisi kognitif, afektif, dan psikomotor penerima pesannya.

Muhammad Arshad dalam bukunya menerangkan bahwa “Manajemen Pemasaran” (2017: 27) menyatakan: “Pemasaran adalah identifikasi dan kepuasan kebutuhan seseorang dalam segi sosial.” Menurut definisi ini, pemasaran mendefinisikan dan memenuhi bentuk suatu kebutuhan manusia dalam kebutuhan sosial.

Sementara itu, menurut American Marketing Association, pemasaran mengacu pada hal berikut: adalah aktivitas, serangkaian suatu lembaga dan proses untuk membuat, bertukar, mengirim dan sistem penawaran yang bernilai bagi pelanggan, mitra, dan masyarakat secara keseluruhan.

Pemasaran merupakan bentuk dari suatu kegiatan, serangkaian pesanan dan proses yang membentuk, berkomunikasi, mengirim, dan menukar penawaran berharga bagi konsumen, pelanggan, mitra, dan masyarakat dalam secara keseluruhannya.

Ruang Lingkup Teori Komunikasi

Suatu kegiatan ini bertujuan pada inti suatu kejadian pengalaman pada audiens yang mencakup pelanggan, pemegang saham, serikat pekerja, komunitas lokal, pemasok, dan anggota saluran.

Komunikasi pemasaran ini dapat terberbentuk melalui sebuah komunikasi terencana atau tidak terencana, seperti hal dari mulut ke mulut. Informasi komunikasi pada sistem pemasaran ini juga dapat dilandasi pada suatu produk atau layanan. Semua kegiatan dapat ini saling tetap selalu berhubungan dan berkaitan.

Suatu pertanyaan utama adalah bagaimana cara kita agar dapat mepengaruhi audiens atau bentuk suatu target ini juga dapat dimanfaatkan dalam suatu sikon komunikasi pemasaran, seperti iklan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, promosi penjualan, dan penjualan pribadi.

Sistem suatu konsep dari elemen lain yang sama pentingnya ialah penggunaan media, yang merupakan dari sebuah bentuk saluran komunikasi yang sangat populer di mata pelanggan.

Kepribadian Teori Komunikasi

Kepribadian Dan Perilaku Konsumen

Di antara setiap seseorang tidak akan pernah memiliki sebuah kepribadian yang sama dengan orang lain. Sebagai seseorang yang memahami bidang pemasar, wajib memahami identitas konsumen, karena perlu dan sangat berkaitan erat dengan perilaku konsumen. Pada umumnya, konsumen memilih dan membeli barang sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Baca Juga :  Contoh Literasi

Menurut M. Ali Mustafa , seseorang memiliki sebuah bentuk dari karakteristik psikologis internal yang secara bersamaan memastikan dan mencerminkan reaksi seseorang terhadap lingkungannya.

Atau kepribadian yang dapat didefinisikan sebagai karakteristik dan ada pada seseorang yang dapat menggambarkan dan mencerminkan bagaimana orang itu bereaksi terhadap lingkungannya.

Dari berbagai bentuk penelitian yang diperbuat oleh seorang psikolog, dan memiliki beberapa karakteristik, yakni:

  • Kepribadian terintegrasi dalam sebuah arti bahwasannya semua faktor yang membentuk suatu kepribadian berinteraksi satu sama lain agar dapat menciptakan kepribadian holistik.
  • Kepribadian itu unik, sebab dapat mencerminkan perbedaan individu. Karna idak ada dua orang yang memiliki sebuah kepribadian yang sama.
  • Seseorang yang mementingkan diri sendiri. Individunya berusaha agar memenuhi suatu kebutuhan individu sesuai dengan sifatnya.
  • Kepribadian konsisten. Kepribadian utama seseorang yang telah dapat dibentuk sejak kecil akan bertahan bertahan hingga dewasa.
  • Kepribadian merupakan suatu cara mentransmisikan ekspresi. Dan ada banyak cara yang bisa kita lakukan agar dapat mengekspresikan kepribadian selain perilaku. Perasaan, pikiran, dan interaksi sosial merupak bentuk cerminan dari kepribadian.
  • Kepribadian dapat berubah. Proses budaya ini dapat mengevolusi bentuk sejumlah peristiwa penting dalam kehidupan, seperti pernikahan, kelahiran anak, kematian orangtua, perubahan profesi, bencana alam, atau perpindahan ke lingkungan budaya baru yang sama sekali berbeda.

Ada 5 (lima) Teori Tentang Kepribadian, Yakni:

Teori Psikodinamik

Teori psikodinamik ini merupakan suatu perkembangan kepribadian manusia yang ditentukan oleh naluri serta kekuatan dalam dirinya yang tidak dipahami oleh orang lain. Teori ini diartikankan sebagai bentuk dari perilaku manusia yang bergerak secara ketidak sadarnya,

Teori Psikoanalitik

Teori ini, berpendapat bahwa ketertarikan naluriah mempengaruhi seseorang sebagai contoh, seorang anak merupakan bentuk faktor yang menjelaskan perkembangan suatu bentuk kepribadian. Menurut Imam Maulana, perilaku manusia merupakan hasil interaksi dua struktur dalam diri manusia, yakni: Ego dan Superego.

Ego memediasikan antara keinginan hewani dan pemikiran secara rasional serta realistis. Ego inilah yang memungkinkan manusia dapat mengendalikan hasrat hewani dan hidup sebagai makluk yang cerdas. Sementara itu, superego adalah dimensi moral dan psikologis manusia yang menguasai kondisi ideal. Superego adalah hati nurani yang mewakili internalisasi norma-norma dan nilai-nilai budaya.

Teori Sifat Alam

Teori alam menjelaskan bahwa kepribadian terdiri dari serangkaian karakteristik yang dapat dikuantifikasikan. Suatu bentuk sifat didefinisikan sebagai kecenderungan yang relatif stabil guna untuk berperilaku dengan cara tertentu dalam berbagai situasi.

Teori Perilaku

Teori ini menerapkan bahwa kepribadian seseorang merupakan bentuk hasil dari interaksi antara faktor individu dan pengaruh lingkungan. Perilaku ini diciptakan sebagai bentuk dari reaksi terhadap instropeksionisme dan psikoanalisis. Teori ini menganalis bentuk perilaku yang muncul, dan dapat diukur, dijelaskan, dan diprediksikan.

Teori Humanistik

Pendekatan tentang teori humanistik ini mengatakan bahwa seseorang yang cendrung dengan kebaikan, memikul tanggung jawab besar atas tindakan mereka dan memiliki kebutuhan bawa yang dipakai untuk pengembangan pribadi yang realisasi dalam kehidupannya.

Baca Juga :  Pemberontakan RMS

Organisasi

Suatu kelompok atau organisasi adalah kelompok yang dipakai sebagai ukuran atau standar untuk mengevaluasi diri mereka sendiri guna membentuk suatu hubungan. Adapun dalam bentuk sistem pemasaran sebuah organisasi referensi mengacu pada kelompok yang diterima oleh seseorang sebagai kerangka referensi yang dapat digunakan untuk membangun suatu hubungan.

Sebuah Organisasi memiliki beberapa fungsi kontrol, yaitu:

  1. Fungsi komparatif – kelompok kontrol digunakan sebagai alat pengukuran dan menilai suatu kondisi dan status.
  2. Fungsi pengaturan – organisasi referensi memberikan norma dalam sejumlah posisi yang dipatuhi oleh anggota grup tersebut.
  3. Fungsi yang menjanjikan – kelompok bantuan membantu anggota kelompok dalam upaya mengidentifikasi situasi, mengatur acara, dan mementingkan berbagai objek, acara.

Selain kelompok kontrol, bentuk kekeluargaan juga dapat mempengaruhi seseorang guna memilih atau membeli suatu produk. diyatakan bahwa setiap anggota keluarga dapat berperan dalam membuat suatu keputusan pembelian ini:

  • Inisiator – setiap anggota keluarga memiliki ide untuk membeli suatu produk.
  • Influencer – Pada keluarga dapat meinformasikan bentuk produk terhadap anggota keluarga lainnya.
  • Doorman – setiap informasi yang masuk kedalam lingkungan keluarga disaring oleh anggota keluarga lainnya.
  • Pembuat keputusan – Setiap anggota keluarga memiliki hak agar dapat membuat suatu keputusan terhadap pembelian suatu produk.
  • Pembeli – Keluarga yang hendak membeli suatu produk atau layanan.
  • Pengguna – setiap anggota keluarga yang akan menggunakan produk atau layanan.

Dari berbagai penelitian menjelaskan bahwa seorang ibu rumah tangga lebih dominan dalam mengambil suatu keputusan mengenai produk. Sejauh ini, suami hanya mendominasi dalam pengambilan keputusan tersebut. Selain itu, ada juga keputusan yang di independenkan dalam satu sama lain, dan keputusan diambil secara kesepakatan bersama.

Pemasaran

Strategi Komunikasi Pemasaran

Strategi pada dasarnya merupakan suatu bentuk perencanaan dan pengelolaan guna mencapai suatu tujuan. Komunikasi strategi ini merupakan bentuk dari kombinasi dan perencanaan komunikasi dengan manajemen komunikasi guna mencapai suatu tujuan.

Dalam komunikasi pemasaran, strategi ini merupakan bentuk panduan untuk merencanakan komunikasi pemasaran dengan mengelola komunikasi pemasaran tersebut. Dalam komunikasi pemasaran, strategi komunikasi yang dikenal sebagai komunikasi pemasaran terpadu.

Tahapan proses perencanaan strategi komunikasi pemasaran terpadu meliputi beberapa tahap, yaitu:

  • Menetapkan tujuan komunikasi.
  • Tentukan peran masing-masing media.
  • Tulis pesan
  • Postingan pemesanan di suatu media yang pas
  • Hasil pemesanan
  • Buat perubahan pada pesanan atau media.
  • Manfaat pelatihan cara komunikasi pemasaran
  • Manfaat mempelajari komunikasi pemasaran.

Guna membantu dalam studi tentang konsep pertukaran dalam konteks pemasaran;

  • Bantuan mengevaluasi peran promosi dalam konteks bauran pemasaran.
  • Membantu dalam mempertimbangkan jangkauan dan dampak potensial dari komunikasi pemasaran.
  • Membantu mengidentifikasi berbagai karakteristik utama dari masing-masing alat inti dalam koneksi komunikasi.
  • Bantu temukan keefektifan masing-masing alat komunikasi.
  • Membantu membangun kebutuhan komunikasi pemasaran.
  • Menolong dalam hal perbandingan suatu komunikasi tentang pemasaran di pasar konsumen dan bisnis.

Demikianlah materi pembahasan kita kali ini tentang fungsi alveolus, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua. AMIN.

Artikel Lainnya :