Jazakallah Khairan Katsiiraa

Posted on

Jazakallah Khairan Katsiiraa – Apa jawaban untuk jazzacalla? Apa gunanya kata-kata Jazakallahu khairan katsiraan? Nah, lihat saja penjelasan kami tentang materi “The Meaning of Jazzakalla” dan Jazakallah Meaning dan Jazakamallah, Jazakunallah, Jazakumullah, Jazakillah, serta jawaban dan informasi lengkap lainnya di bawah ini.

Kali ini kabarkan.com akan memberikan pelajaran mengenai Jazakallah Khairan Katsiiraa. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pembahasan, Arti, Tulisan Arab dan Jawaban.

Pembahasan Jazakallah Khairan Katsiiraan

Dalam ungkapan kata atau kalimat yang diucapkan oleh “Jazzakallah, Jazakallahu Kairan, Jazakallahu Kairan Katsiraa, Jazakumulla, Jazakilla, Jazakamalla, Jazakunalla, Sucron dan Barakallah” tidak lagi dikenal di telinga masyarakat Indonesia.

Jazakallah Khairan Katsiiraa

Pernyataan seperti itu biasa di kalangan umat Islam di Indonesia, terutama di kalangan pelajar, tetapi tidak hanya di kalangan tertentu, masyarakat umum juga menggunakan banyak kalimat ini.

Jazākallāh / Jazakallahu Hairan adalah istilah yang digunakan sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah Subhanahu wa taal. Seperti yang dikatakan Nabi Shalahkhai Alaihi Vassalam.

Tetapi banyak yang tahu artinya, meski kita sudah sering mendengar kata-kata ini. Lalu apa artinya jazzacall?

Utusan Allah SWT, Rasulullah SAW berkata dalam haditsnya:

“Siapa pun yang memberinya tindakan kebaikan yang menjawab dengan mengatakan Jazaakallah khairon sudah cukup untuk mengucapkan terima kasih.” (HR. Tirmidzi).

Tulisan Arab dan Maknanya

Arab جَزَا كَ الله (Jazakallah) berarti “semoga Allah membalas / memberi / menambahkan kamu.”

Lebih detail:

Tulisan Arab; ا كن الله خَيْرًا كَثِيْرًا)” (كن- Kun) (Jazakunallah Khairan Katsiiraa)
Yang artinya: “Semoga Allah membalas Anda dengan banyak kebaikan”. (untuk banyak wanita / lebih dari satu wanita).
Tulisan Arab; ا كم الله خَيْرًا كَثِيْرًا)” (كم- datang) (Jazakamallah Khairan Katsiiraa)
Yang artinya: Semoga Allah membalas Anda dengan banyak kebaikan
Tulisan Arab; جَزَا كَ الله خَيْرًا كَثِيْرًا)” (ك ka) (Jazakallah Khairan Katsiiraa)
Yang artinya: Semoga Allah membalas Anda dengan banyak kebaikan” (terhadap saudara / lelaki)
Tulisan Arab; جَزَا ك الله خَيْرًا كَثِيْرًا)” (ك ki) (Jazakillah Khairan katsiiraa)
Yang artinya: Semoga Allah membalas Anda dengan banyak kebaikan” (terhadap saudara wanita)
Tulisan Arab; جَزَا كُمُ الله خَيْرًا كَثِيْرًا)” (كم kum) (Jazakumullah Khairan Katsiiraa)
Yang artinya: Semoga Allah membalas Anda dengan banyak kebaikan”(untuk beberapa pria / lebih dari satu pria)

Baca Juga :  Teks Tantangan Adalah

Deskripsi:

  • Allah (اللهُ) = Allah.
  • Khairan (خَيْرًا) = kebaikan.
  • Katsiraa (كَثِيْرًا) = banyak.
  • Jazaa (جَزَ) = dapat menjawab, memberi, menambah.
  • Ka (كَ) = kamu / kamu (pria lajang).
  • Ki (ك) = Anda / Anda (wanita lajang).
  • Kum (كم) = Anda (beberapa pria / lebih dari satu).
  • Kun (كن) = Anda (beberapa wanita / lebih dari satu).

Keutamaan Dalam Mengucapkan Jazakallah Khairan Katsiiraa

Membangun hubungan yang baik antara orang-orang, salah satunya adalah berdoa atau berterima kasih kepada orang-orang atas bantuan, berbuat baik, atau memperlakukan kita dengan baik.

Islam tidak hanya mengajarkan kita untuk membangun hubungan yang baik dengan Tuhan, Tuhan Yang Mahakuasa, tetapi juga mengajarkan kita untuk membangun hubungan yang baik antara orang-orang. Ingat ini! Hablumminalla wa Hablumminannas.

Selain itu, itu bahkan merupakan tanda bahwa seseorang berterima kasih kepada Allah Subhanallahu Wa Ta’ala karena berterima kasih kepada saudara-saudaranya atas kebaikannya. Seperti yang dikatakan Nabi, kedamaian dan berkah Allah besertanya, yang berarti:

“Ini bukan tentang berterima kasih kepada mereka yang tidak berterima kasih kepada orang lain.” (HR. Tirmidzi dan Abu Daoud)

Tidak seperti pernyataan Sucron lainnya (terima kasih), kata-kata Jazakalla Khairan, Jazakilla Khairan atau Jazakumulla Khairan memiliki keunggulan berikut:

Sunnah Nabi Muhammad SAW

Berkat Jazakalla, Hairan adalah salah satu dari Matahari Rasulullah SAW. Dia mengajarkan salam ini, teman-temannya juga mempraktikkannya. Rasulullah melihat apa artinya itu;

Ketika seseorang mengatakan “Jazaakallah Khairan” kepada saudaranya, ia mendapat peringkat tertinggi. (HR. Tabrani)

Ucapan Dalam Doa

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa ketika kita menerima barang / hadiah dari orang lain, itu harus dibalas dengan kebaikan atau hadiah. Jika tidak, maka setidaknya kita dapat berterima kasih dan berdoa untuk itu.

Untuk mengatakan bahwa Jazakalla Khairan atau sesuatu seperti itu adalah rasa terima kasih dan doa untuk orang-orang yang berbuat baik atau memberi kami hadiah. Seperti yang dikatakan Nabi Muhammad, itu artinya;

“Siapa pun yang memberimu kebaikan, maka jawablah. Jika Anda tidak dapat membalas kebaikannya, doakanlah dia sampai Anda yakin telah membalas kebaikannya. ” (HR. Abu Daoud).

Terima Kasih Banyak

Dibandingkan dengan kata-kata “terima kasih,” “ucapan syukur,” dan yang lainnya, kata “jazzakallah hairan” adalah salam terbaik. Rasulullah semoga Allah memberkatinya dan memberi hormat kepadanya, yang berarti:

“Orang yang berbuat baik padanya, lalu memberi tahu pelaku:” Jazakalla Khayran, maka dia benar-benar memberikan pujian. “

Jawaban atau Balasan Dari Jazakallah Khairan Katsiiraa

Jika orang ini melakukan sesuatu yang baik, orang ini mengatakan Jazakalla / Jazakalla Hairan Katsiraa atau sesuatu seperti itu. Lalu apa yang harus kita jawab atau jawab?

Baca Juga :  Contoh Tajuk Rencana

Tetapi secara umum, kata-kata Jazakalla, yang merupakan doa, dijawab oleh “Aamins”, dan ucapan syukur (terima kasih) biasanya dijawab “bersama”. Lalu bagaimana dengan Islam?

Dalam Islam, Jazakalla biasanya menjawab dengan kata-kata berikut:

Aamiin, wa iyyaka / wa iyyaki / waiyyakum “, yang berarti: semoga Allah memberi, seperti Anda.

Ketika kita mengatakan ini, sebagaimana ditunjukkan di atas, itu berarti bahwa kita kembali untuk berdoa bagi mereka yang berdoa untuk kita.

Tetapi ada jawaban umum di atas, karena ada jawaban yang lebih baik yang bertepatan dengan jawaban dalam hadits.

Hadits otentik yang diriwayatkan oleh Ibn Hibban dan Imam Nasai, ketika salah satu dari mereka, bernama Usaid bin Khudhair, menggantikan Ansar untuk berterima kasih kepada Rasulullah SAW, mengatakan bahwa Jazakalla Khayran, Rasulullah SAW, juga menjawab:

وَأَنْتُمْ مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ فَجَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا

“Kalian semua, ya Ansar, semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.”

Jadi, jawaban atau jawaban Jazakalla Khayran, yang merupakan contoh dari Nabi Muhammad SAW, adalah ini:

Tulisan Arab; فَجَزَاكِ اللهُ خَيْرًا (Fa jazaakillahu khoiron)
Yakni, semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan (terhadap seorang wanita lajang)
Tulisan Arab; فَجَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا (Fa jazaakumullahu khoiron)
Yakni, Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan (jamak)
Tulisan Arab; فَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا (Fa jazaakallahu khoiron)
Yakni, semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan (terhadap seorang pria lajang)

Bagaimana jika orang tersebut hanya mengucapkan terima kasih (thanks)? Kita bisa menjawab ini dengan mengatakan Afwan. Mengapa Afwan tidak menyesal?

Sebuah penjelasan kecil, kebanyakan orang Arab, ketika seseorang memberitahu Sucron kepadanya, mereka biasanya mengatakan “Afwan”, yang sebenarnya berarti “maaf.”

Mengapa kebanyakan orang Arab mengatakan itu? Mereka merasa perlu untuk meminta maaf, meskipun mereka telah melakukan atau telah membantu kebaikan atau telah melakukan perbuatan baik lainnya.

Ini karena mereka harus dapat melakukan lebih atau lebih daripada yang mereka lakukan (berbuat baik). Inilah alasan mengapa Anda harus mengatakan Afwan. Di sisi lain, afwan juga bisa diartikan sebagai “bersama”.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua. AAMIIN.

Baca Juga: