Fungsi Plastida

Posted on

Fungsi Plastida – Setelah sebelumnya kabarkan.com telah menerangkan materi tentang Kloroplas Maka dipertemuan kali ini akan kabarkan.com ulas kembali materi yang masih berkaitan dengan tema pembahasan kita kali ini, yakni tentang fungsi plastida beserta pengertian, struktur, klasifikasi dan gambarnya. Nah untuk lebih jelas, maka simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian Plastida

Fungsi-Plastida
Fungsi-Plastida

Apa yang dimaksud dengan Plastida? Yakni merupakan suatu organel yang sangat dinamis dan juga dapat tumbuh kemudian membelah serta, berdiferensiasi sehingga menjadi berbagai macam bentuk yang relatif besar, serta berisikan suatu cairan yang kaya akan protein.

Kemudian apabila di dalam sel tumbuhan tinggi, pada plastida secara umumnya tidak berwarna yang disebut leukoplas ataupun proplastida.

Selanjutnya plastisida ialah merupakan suatu organel paling utama yang hanya dijumpai di dalam tumbuhan, alga, dari sebagian kecil cyanobacteria serta dapat difungsikan sebagai produsen dalam makanan dari sel. 

Pada sel palstisida ini mepunyai ukuran sangat bervariasi namun secara umum ia berdiameter berkisar 4- 6µ.

Fungsi Plastida

Agar lebih memperjelas mengenai fungsi plastisida, maka berikut ini merupakan penjelasan mengenai fungsinya yang dapat dibedakan menjadi 3, yakni:

Pada Reproduksi Tumbuhan

Dengan berdasarkan penjelasan diatas bahwa Fungsi Plastida ialah sangat berperan dalam menyimpan makanan dengan berbentuk leukoplas dan kromoplas, dan juga sangat berperan adanya perubahan warna pada daun, misalnya seperti warna hijau sehingga dapat memberi efek fotosintesis dalam tanaman tersebut. 

Kemudian seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Plastida ialah merupakan suatu organel utama yang hanya dapat dijumpai pada tumbuhan serta alga.

Kemudian Plastida ini mempunyai peranan yang sangat penting dalam proses fotosintesis, dan juga guna sintesis asam lemak dan terpen yang diperlukan dalam pertumbuhan sel tumbuhan.

Sehingga dengan berdasarkan fungsi serta morfologinya, maka pada plastida dapat diklasifikasikan menjadi kloroplas, leukoplas dan juga (termasuk amiloplas dan elaioplas didalamnya), serta kromopas.

Dimana Plastida ini merupakan suatu derivat dari proplastid, yang pembentukannay berlangsung di dalam bagian meristematik tumbuhan tersebut.

Pada Sel Tumbuhan

Kemudian di dalam tumbuhan, pada plastida dapat dibedakan menajdi beberapa bagian dengan di dasarkan oleh fungsi pada selnya, berikut penjelasannya :

a. Kloroplas 

Pada bagian Kloroplas dimana di dalamnya berisikan suatu zat hijau daun yang disebut klorofil.

Kemudian pada Kloroplas ia mempunyai peran yang sangat penting di dalam proses fotosintesis.

b. Kromoplas 

Selanjutnya pada Kromoplas seperti yang telah kita ketahui baha pada bagian ini merupakan sebuah bagian plastida yang berwarna, namun secara umumnya ia berwarna kuning, jingga, maupun merah sebab di dalamnya terkandung beta karoten. Adapun pada Kromoplas ini sanga berfungsi dalam sintesis pigmen.

c. Gerontoplas 

Selanjutnya pada Gerontoplas ini mempunyai fungsi untuk mengatur dan memlihara pembongkaran hasil fotosintesis.

d. Leukoplas 

Selanjutnya pada Leukoplas yang mana pada bagian ini merupakan salah satu bagian plastida yang tidak berwarna.

Baca Juga :  Organ Sistem Saraf

Namun secara umum pada Leukoplas terkadang ia dapat melakukan perubahan menjadi bagian plastida yang lebih fokus misalnya seperti :

  • Amiloplas : yang berperan dalam menyimpan pati dan juga guna mendeteksi gravitasi. Dan biasanya jenis ada pada umbi tanaman.
  • Elainoplas : Pada bagian ini berfungsi untuk menyimpan lemak.
  • Proteinoplas : selanjutnya pada bagian ini juga berperan guna menyimpan dan juga memodifikasi protein.

Pada Tumbuhan Alga

Kemudian pada alga, mempunyai istilah leukoplas yang kerap digunakan untuk semua berbagai jenis plastida yang masih belum terpigmentasi.

Namun ia mempunyai Fungsinya yang tidak sama dengan leukoplas pada tumbuhan.

Lalu kemudian untuk Etioplas, amiloplas serta kromoplas yang mana pada jenis ini hanya ada pada tumbuhan namun tidak pada alga.

Sebab plastida yang terdapat pada alga mungkin juga tidak sama dengan plastida yang ada pada tumbuhan, sebab dimana pada alga berisikan pirenoid.

Kemudian pada Plastida ini pada mulanya berasal dari endosimbiosis sianobakteri.

Yang mana jika pada alga hijau serta tumbuhan disebut kloroplas, sedangkan rhodoplas pada alga merah serta sianelles.

Struktur Plastida

Fungsi-Plastida
Fungsi-Plastida

Hal yang harus dipahami bahwa jenis plastida mempunyai beberapa struktur yang terdapat didalamnya, berikut penjelasannya :

Membran Luar

Mempunyai suatu permukaan yang rata : dimana pada membran luar ini berperan dalam mengontrol keluar masuknya zat.

  • Ruang Antar Membran : Pada bagian ini sangat permeable terhadap zat yang masuk.
  • Membran Dalam : Pada bagian ini berfungsi sebagai pembungkus sebuah cairan kloroplas yang disebut dengan stroma.
  • Stroma : Dimana pada jenis ini berfungsi sebagai tempat terjadinya reaksi gelap.

Lumen Tilakoid

Kemudian pada membran dalam dimana saling berlipat berpasangan yang dikenal juga dengan sebutan lamela.  

Sebab secara berkala pada lamela ini nantinya akan tumbuh membesar hingga membentuk suatu gelembung pipih yang terbungkus membran serta dinamakan tilakoid.

  • Sedangkan sebuah tumpukan yang ada pada tilakoid disebut granum.
  • Yang manan mempunyai fungsi sebagai tempat penyimpanan pigmen fotosintesis.
  • Sedangkan Membran Tilakoid : Sangat berfungsi guna membantu proses reaksi terang (tersirat enzim-enzim).

Granum

  • Pada granum ini Merupakan suatu tumpukan-tumpukan tilakoid.
  • yang berfungsi Sebagai tempat berlangsungnya reaksi terang .

Tilakoid atau Lamella

Kemudiann pada tilakoid yang mana di dalamnya terdapat suatu kelompok partikel atau disebut juga dengan kuantosom atau tempat klorofil.

Dimana bagi tersebut berfungsi sebagai penghubung antar grana.

  • Pati : yakni merupakan suatu organel atau sebuah bahan dasar pembentukan dari hasil fotosintesis atau glukosa.
  • Ribosom : dimana pada bagian ini berfungsi sebagai tempat berlangsungnya suatu sintesis protein.
  • DNA Plastida : Pada bagia ini berfungsi dalam mengatur seluruh kegiatan dalam sel.
  • Plastoglobula : pada bagian ini sama halnya semacam lipid.

Klasifikasi Plastida

Klasifikasi Plastida
Klasifikasi Plastida

Di bawah ini klasifikasi dari plastida yang bisa dibedakan menjadi 3, yakni sebagai berikut:

Kloroplas

Apa itu Kloroplas? yakni merupakan suatu plastida dimana di dalamnya terkandung pigmen hijau, atau di sebut dengan klorofil.

Pada bagian dalam kloroplas terdapat klorofil dan juga pigmen lain yang berada serta terletak di bagian membran atau bisa juga pada bahan dasar di dalam kloroplas.

Baca Juga :  Siklus Hidrologi

Untuk bahan dasar kloroplas sendiri dapat menyerupai bentuk seperti berupa cairan yang disebut dengan stroma.

Hampir disemuan jenis bagian tumbuhan Kloroplas ini selalu disertakan, termasuk pada daun, batang serta buah yang belum matang.

Sebab di bagian dalam kloroplas terdapat sebuah pigmen klorofil yang sangat berperan dalam proses fotosintesis.

Pada kloroplas juga mempunyai bentuk seperti cakram dengan sebuah ruang yang disebut dengan stroma.

Kemudian pada stroma ini dibungkus oleh dua lapisan membran. Selanjutnya membran stroma ini juga dikenal dengan sebutan tilakoid, yang mana di dalamnya terdapat ruang-ruang antar membran yang dikenal dengan sebutan lokuli.

Kemudian di dalam stroma juga terdapat lamela-lamela yang saling menumpuk sehingga membentuk grana atau kumpulan granum.

Selanjutnya di dalam granum juga tersusun atas membran tilakoid yang merupakan sebuah tempat berlangsungnya reaksi terang serta menjadi bagian ruang tilakoid yang juga merupakan bagian ruang di antara membran tilakoid.

Apabila sebuah granum disayat maka dapat ditemui beberapa komponen misalnya seperti : protein, klorofil a, klorofil b , karetonoid, dan lipid.

Dan juga secara menyeluruh pada stroma, berisikan : sebuah protein, enzim, DNA, RNA, gula fosfat, ribosom, vitamin-vitamin, serta juga ion-ion logam seperti mangan (Mn), besi (Fe), ataupun perak (Cu).

Untuk pigmen fotosintetik terdapat pada membran tilakoid. Sedangkan, adanya perubahan energi cahaya yang diubah menjadi energi kimia terjadi pada tilakoid dengan produk akhir berupa glukosa yang di bentuk didalam stroma itu sendiri.

Leukoplas

Apa yang dimaksud dengan Leukoplas? yakni merupakan suatu plastida yang tidak berwarna, yang pada umumnya letak pada leukoplas terdapat pada tempat yang tidak terkena sinar matahari.

Kromoplas

Apa yang dimaksud dengan Kromoplas? yakni merupakan sebuah pigmen yang di dalamnya mengandung pigmen nonfotosintetik, dan secara umumnya mempunyai warna merah, kuning, orange.

Dan biasanya pada kromoplas ini terdapat di bagian mahkota bunga. Adapun untuk pigmen yang terkandung dalam kromoplas ini ialah:

  • Karoten : pada pigmen ini dapat menyebabkan adanya warna kuning misalnya pada wortel dan lain-lain.
  • Xantofil : Kemudian pada pigmen ini juga dapat menyebabkan adanya warna kuning kecoklatan misalnya ada pada daun yang layu maupun sudah tua.
  • Fikosianin : Selanjutnya pada pigmen ini dapat menyebabkan adanya warna biru misalnya seperti yang ada pada ganggang biru.
Plastida Adalah?

Yakni merupakan suatu organel yang sangat dinamis dan juga dapat tumbuh kemudian membelah serta, berdiferensiasi sehingga menjadi berbagai macam bentuk yang relatif besar, serta berisikan suatu cairan yang kaya akan protein.

Apa itu Leukoplas?

Yakni merupakan suatu plastida yang tidak berwarna, yang pada umumnya letak pada leukoplas terdapat pada tempat yang tidak terkena sinar matahari.

Apa fungsi Plastida?

Fungsi Plastida ialah berperan dalam menyimpan makanan dengan berbentuk leukoplas dan kromoplas, dan juga sangat berperan dalam perubahan warna pada daun, misalnya seperti warna hijau sehingga dapat memberi efek fotosintesis dalam tanaman tersebut. 

Demikianlahmateri pembahasan kali ini mengenai fungsi plastida, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :