Fungsi Kelenjar Cowper

Posted on

Fungsi Kelenjar Cowper – Sebelum kita bahas lebih dalam lagi mengenai Apa sih yang dimaksud dengan fungsi kelenjar cowper? Yakni merupakan sepasang eksokrin kecil yang juga merupakan salah satu bagian yang dimiliki oleh kaum pria untuk melakukan reproduksi. Namun dipertemuan sebelumnya juga kabarkan.com telah menerangkan materi yang erat hubungannya dengan materi pembahasan kita kali ini yakni tentang Fungsi Oviduk. Nah bagi sobat semua yang ingin mengetahui lebih lanjut, maka, simak ulasannya sebagai berikut ini.

Pengertian Kelenjar Cowper

Apa yang dimaksud dengan kelenjar cowper atau dalam bahasa ilmu biologinya bolbuoretra? ialah merupakan sepasang eksokrin kecil yang merupakan salah satu bagian yang dimiliki oleh kaum pria untuk melakukan reproduksi.

Kemudian letak dari Kelenjar cowper ini yakni berada pada bagian belakang sambaing bagian uretra dasar dan dibawah kelejar prostat.

Kelenjear cowper ini bertanggung jawab dalam memproduksi cairan pria pada saat terjadi ejakulasi dalam sistem reproduksi laki-laki.

Kelenjar cowper ini mudahnya memberi pelumas untuk memudahkan cairan sperma untuk keluar serta juga sebagai pembersih bagi saluran pada laki-laki. Cairan ini bersifat transparan , yakni tidak bewarna , namun juga kental.

Cairan ini akan keluar dengan sendirinya pada saat terjadi sebuah rangsangan , anmun tidak sampai mengeluarkan banyak sperti cairan sperma pada umumnya, sebab memang tugasnya ialah memberi kemudahan sperma untuk keluar.

Menurut wiliam cowper atau penemu antomi kelenjar ini, pertama kali di identifikasi pada laki-laki mempunyai dua kelenjar cowper yang terletak dikantong perineum dibagian bawah penis lokasinya posterior dan leteral uretra.

Pada laki-laki, kelenjar cowper memiliki panjang sekitar 2,5 cm yang melewati mebrane perineum ke uretra.

Fungsi Kelejar Cowper

  • Mengeluarkan cairan pra ejakulasi yang berguna untuk membuat lingkungan di dalam uretra menjadi lebih ramah untuk sperma saat akan dikeluarkan.
  • Membuang zat cair dari hasil ejakulasi guna meminimalisir keasaman pada uretra yang disebabkan oleh berlalunya urin.Tempat keluarnya sama urin dengan sperma, namun saat sperma keluar kelenjar inilah yang membersikan dari adanya sisa urin sehingga memudahkanuntuk keluar.
  • Kelenjar cowper berperan dan bertanggung jawab dalam proses produksi dan sekresi prostate specific antigen (PSA) yakni merupakan sebuah enzim yang berperan dalam mencairkan air mani dan memungkinkan sperma berenang dengan mudah melalui uretra dan masuk kebagian reproduksi wanita dengan mudah dan bebas.
  • Adanya enzim PSA yang terdapat pada kelenjar cowper ini sehingga mempermudah serta meningkatkan kemungkinan dala proses pembuahan sebab peranannya dalam membantu melarutkan lender serviks agar memungkinkan sperma kedlam rahim hingga menuju ke sel telur.
Baca Juga :  Biosfer

Stuktur Kelenjar Cowper

Struktur dari kelenjar cowper atau bulbouretranini mempunyai bagian kepala dan ekor.

Dimana pada kelenjar ini tersusun dari lobus grandular yang dihubungkan dengan serat fibrosa antara satu dengan yang lainnya.

Kemudian diantara lobus-lobus tersebut, dari padany terdapat suatu pori-pori yang sangat kecil yang disekitarnya dikelilingi oleh epitel kolumnar.

Kemudian pada lobus yang saling terhubung tersebut antara satu dengan yang lainnya ini nantinya akan membentuk sebuah saluran yang panjangnya hingga mencapai sekitar 2,5cm

Kemudian pada sel epitel yang malapisinya tersebut mempunyai nukleus yang berbentuk mendatar dan sangat kecil, serta mempunyai sitoplasma yang bersifat basopholic.

Gangguan Pada Sistem Reproduksi

Hipogonadisme

Apa yang dimaksud dengan Hipogonadisme? yakni merupakan suatu penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh adanya gangguan terhadap interaksi hormon, misalnya seperti hormon androgen dan testoteron.

Dengan adanya gangguan ini sehingga mengakibatkan infertilitas, impotensi dan tidak adanya tanda-tanda kepriaan.

Kriptorkidisme

Apa yang dimaksud dengan Kriptorkidisme? yakni merupakan suatu gangguan adanya sebuah kegagalan dari satu atau kedua testis untuk bisa turun dari rongga abdomen menuju ke dalam skrotum ketika pada saat masih bayi.

Uretritis

Apa yang dimaksud dengan Uretritis? yakni merupakan sebuah gangguan yang diakibatkan adanya sebuah peradangan pada uretra dengan gejala yang ditimbulkan yakni seperti rasa gatal pada penis dan sering buang air kecil.

Kemudian Organisme yang kerap menyebabkan uretritis ialah seperti Chlamydia trachomatis, dan juga Ureplasma urealyticum atau virus herpes.

Prostatitis

Apa yang diamksud dengan Prostatitis? yakni merupakan suatu gangguan adanya peradangan pada bagian prostat. Untuk penyebabnya adanya gejala ini biasanya dapat berupa bakteri,misalnya seperti Escherichia coli ataupun bukan bakteri.

Epididimitis

Apa yang dimaksud dengan Epididimitis ? yakni merupakan suatu gangguan adanya sebuah infeksi yang kerap menyerang pada bagian saluran reproduksi pria.

Untuk Organisme yang merupakan penyebab dari adanya epididimitis ini ialah E. coli dan Chlamydia.

Orkitis

Apa itu Orkitis? yakni merupakan suatu gangguan peradangan pada bagian testis yang disebabkan oleh adanya virus parotitis. Dalam gangguan ini apabila menyerang pria dewasa maka bisa mengakibatkan infertilitas.

Struktur Kelanjar Cowper adalah?

Pada kelenjar ini tersusun dari lobus grandular yang dihubungkan dengan serat fibrosa antara satu dengan yang lainnya.

Apa itu Hipogonadisme ?

Yakni merupakan suatu penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh adanya gangguan terhadap interaksi hormon, misalnya seperti hormon androgen dan testoteron

Kriptorkidisme

Yakni merupakan suatu gangguan adanya sebuah kegagalan dari satu atau kedua testis untuk bisa turun dari rongga abdomen menuju ke dalam skrotum ketika pada saat masih bayi.

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai fungsi kelenjar cowper, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :