Energi Ikatan

Posted on

Energi Ikatan – Setelah sebelumnya ContohSoal.co.id akan membahas materi tentang Energi Potensial. Maka dipertemuan kali ini ContohSoal.co.id akan membahas materi tentang energi ikatan beserta pengertian, rumus dan contoh soalnya. Untuk lebih jelasnya mari simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Energi Ikatan

Energi Ikatan

Energi ikatan ialah merupakan suatu kalor yang diperlukan untuk memutuskan ikatan oleh satu mol molekul gas menjadi atom – atom atau gugus dalam keadaan gas disebut.

Contoh :

Pada reaksi : H2(g) + Cl2(g) → 2HCl(g)

Langkah awal:      H2(g) → 2H(g) …….. diperlukan energi

                                    Cl2(g) → 2Cl(g) …… diperlukan energi

Tahap kedua : 2H(g) + 2Cl(g) → 2HCl(g)…… dibebaskan energi

Secara skematis dapat digambarkan sebagai berikut.

Pengukuran

Monoatomik

Salah satu contoh energi ikatan ialah energi ikatan molekul hidrogen yang ditentukan dengan melakukan percobaan yakni

H2(g)→H(g) + H(g)  ΔH° = 436,4 kJ

Persamaan tersebut menunjukan pemutusan ikatan kovalen dalam satu mol molekul gas H2 memerlukan 436,4 kJ energi.

Diatomik

Energi ikatan juga dapat diukur untuk molekul diatomik yang kedua atomnya berbeda, seperti HCl(g) → H(g) + Cl(g)  ΔH°[1] =431,9 kJ

Poliatomik

Pengukuran ikatan kovalen dalam molekul poliatomik lebih sulit untuk dilakukan. Misalnya pengukuran menunjukan bahwa energi yang dibutuhkan untuk memutuskan ikatan O-H yang pertama pada H2O berbeda dengan energi yang dibutuhkan untuk memutuskan ikatan O-H yang kedua.H2O→H(g)+OH(g) ΔH°=502kJOH(g)→H(g)+O(g)ΔH°=427kJ

Dalam ikatan O-Hputus tetapi pemutusan pertama berbeda dengan pemutusan yang kedua, perbedaan antara kedua ΔH° menunjukan bahwa ikatan O-H telah mengalami perubahan, sebab perubahan dalam lingkungan kimia. sehingga untuk molekul poliatomik digunakan energi ikatan rata-rata . 

Hal tersebut membuat kita dapat mengukur energi ikatan O-H dalam 10 molekul poliatomik yang berbeda dan memperoleh energi ikatan O-H rata-rata dengan membagi jumlah energi ikatan tersebut dengan 10

Energi Ikatan Rata – Rata

Energi ikatan rata – rata ialah energi rata – rata yang diperlukan guna memutuskan sebuah ikatan dari seluruh ikatan suatu molekul gas menjadi atom – atom gas. Simak contoh berikut :

  • CH4(g)→CH3(g)+H(g).∆H=+425 kJ/mol
  • CH3(g)→CH2(g)+H(g).∆H=+480kJ/mol
  • CH2(g)→CH (g)+H(g).∆H = +425kJ/mol
  • CH(g)→C(g)+H(g).∆H = +335kJ/mol
Baca Juga :  Contoh Kalimat Efektif

Pada 4 reaksi itu bisa dijumlahkan, dalam hal tersebut yang akan memrlukan energi 1.665 kJ/mol, sehingga jika diambil rata – ratanya (1665kj/mol : 4 )  maka untuk setiap ikatan didapatkan nilai +416,25 kJ/mol. Jadi, energi ikatan rata – rata dari ikatan C – H ialah 416,25 kJ/mol.

Dalam artian lain Energi ikatan rata–rata ialah merupakan suatu besaran untuk meramalkan besarnya energi dari suatu reaksi yang sukar ditentukan melalui pengukuran langsung dengan kalorimeter, meskipun terdapat penyimpangan – penyimpangan.

Dibawah ini terdapat sebuah tabel dari energi ikatan rata – rata dengan beberapa ikatan (kJ mol-1)

IkatanEnergi Ikatan Rata-Rata   (Kj/mol)IkatanEnergi Ikatan Rata-Rata   (Kj/mol)
C-H+413I-I+151
C-C+348C-I+240
C-O+358N-O+201
C-F+485N-H+391
C-CI+431N-N+163
C-Br+276C-C+614
H=Br+366C-O+799
H-H+436O-O+495
H-O+463Na N+491
F-F+155Ca N+891
CI-CI+242Ca C+839
Br-Br+193  

Adapun fungsi energi ikatan yakni untuk sebuah petunjuk kekuatan ikatan dan kestabilan suatu molekul. Molekul dengan energi ikatan besar berarti dalam molekul tersebut kuat, yang berarti stabil.

Contoh

Energi ikatan H – F = 567 kJ/mol dan H – I = 299 kJ/mol. Fakta menunjukan bahwa gas HI lebih mudah terurai daripada gas HF.

Bukan hanya dapat digunakan sebagai informasi kestabilan suatu molekul, nilai energi ikatan rata – rata atau energi disosiasi ikatan dapat digunakan untuk memperkirakan nilai perubahan entalpi suatu reaksi.

Perubahan entalpi merupakan selisih dari energi yang digunakan untuk memutuskan ikatan dengan energi yang terjadi  dari penggabungan ikatan.

∆H=∑Energi ikatan zat pereaksi–∑Energi ikatan zat hasil reaksi

Contoh Soal Energi Ikatan

Dengan menggunakan data energi ikatan rata – rata (tabel di atas), hitunglah perubahan entalpi (∆H) reaksi berikut:

CH4(g)+Cl2(g)→CH3Cl(g)+HCl(g)

Jawab :

Reaksi diatas dapat digambarkan strukturnya sebagai berikut:

Perubahan entalpinya dapat dihitung sebagai berikut :

Yang putus pada ikatan :4 ikatan C–H=4×413 kJ = 1652 kJ
1ikatanCl–Cl= 1x242kJ=242kJ

Ikatan yang terbentuk :3 C–H=3x413kJ=1239 kJ
1ikatanC–Cl=1x328kJ=328 kJ
1ikatanH–Cl=1×431 kJ=431kJ

Baca Juga :  17+ Pengertian Puisi Menurut Para Ahli Beserta Ciri-Ciri, Unsur, Jenis dan Struktur

∆H= (∑pemutusan ikatan)–(∑ penggabungan ikatan)
=(1652 + 242)–( 1239+328+431)
=1894–199
=-104 kJ

Nah itulah demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai energi ikatan, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Artikel Lainnya: