Contoh Metode Penelitian

Posted on

Contoh Metode Penelitian – Berbicara tentang metode penelitian, definisi istilah ini adalah prosedur yang diadopsi oleh seorang peneliti untuk memperoleh hasil penelitiannya. Metode penelitian itu sendiri tersedia dalam berbagai metode.

Kali ini kabarkan.com akan meberikan pelajaran mengenai Contoh Variabel Penelitian. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Tujuan dan Contoh.

Pengertian

Memang berbagai studi ilmiah harus terus dikembangkan agar pengembangan ilmu tidak berhenti sampai di situ juga. Dalam hal ini, untuk mendapatkan hasil studi ilmiah, itu harus disebut penelitian. Namun, penelitian tidak mudah karena ada banyak langkah dan metode yang perlu dilakukan di dalamnya.

Contoh Metode Penelitian

Metode penelitian juga merupakan salah satu cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan menemukan, mengembangkan atau menunjukkan beberapa pengetahuan sehingga pada gilirannya dapat digunakan untuk memahami, memecahkan dan mengantisipasi masalah di bidang tertentu.

Tujuan Metode Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh rumusan hasil penelitian melalui proses penelitian, penelitian, pengembangan dan pengujian pengetahuan.

Selain itu, penelitian digunakan untuk memecahkan atau menyelesaikan masalah yang ada.

Pencarian dapat diklasifikasikan sebagai baik jika memenuhi elemen sebagai spesifik, terbatas, dapat diukur dan dapat diverifikasi dengan menunjukkan hasil pencarian.

Berikut ini beberapa tujuan penelitian, yaitu:

  • Uji kebenaran pengetahuan yang ada.
  • Untuk memperoleh pengetahuan baru di berbagai bidang.
  • Kembangkan pengetahuan yang ada.

Contoh Metode Penelitian

Berikut inilah contoh-contoh metode penelitian dibawah ini:

Contoh Penulisan Metode Penelitian Makalah

PENELITIAN METODOLOGI

Jenis tulisan

Jenis penulisan dalam artikel ilmiah adalah dalam bentuk artikel, artikel adalah artikel ilmiah yang pembahasannya didasarkan pada data pada bidang tujuan empiris.

Dokumen-dokumen tersebut juga dapat dalam bentuk hasil penelitian yang dikompilasi untuk diskusi selanjutnya dalam pertemuan ilmiah, seperti seminar atau lokakarya. Yang memiliki jumlah halaman paling sedikit dari 15 hingga 25 halaman.

Fokus pada studi literal

Fokus yang diamati dalam studi literal dalam menulis artikel ini adalah:

  • Perubahan sosial ekonomi dalam bentuk yang buruk
  • Aspek sosial dalam bentuk; pendidikan, kesehatan dan lingkungan
  • Aspek ekonomi dalam bentuk; mata pencaharian dan pendapatan.
  • Dampak perubahan sosial ekonomi pada orang miskin yang merupakan dampak positif atau negatif pada kelangsungan hidup masyarakat.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial dan ekonomi di masyarakat; khususnya perubahan yang disebabkan oleh komunitas (internal) itu sendiri dan perubahan karena pengaruh eksternal
  • Sumber data

Ada dua sumber data yang digunakan dalam mekanisme penulis, yaitu data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan orang yang diwawancarai dan informan berdasarkan daftar pertanyaan (kuesioner) yang telah disiapkan sesuai dengan tujuan studi literal, serta pengamatan langsung di lapangan.

Data sekunder adalah data yang diperoleh melalui dan pengumpulan data yang tersedia terkait dengan studi literal.

Teknik pengumpulan data

Teknik data dalam studi literal ini dilakukan dengan menggunakan metode survei melalui wawancara observasi, kuesioner dan dokumentasi. Menurut Hamidi (2008) teknik pengumpulan data terdiri dari;

  • Pengamatan partisipatif digunakan untuk secara langsung memahami pola perilaku kolektif masyarakat sambil mengklasifikasikan hasil wawancara.
  • Wawancara, yaitu mengumpulkan data melalui interaksi langsung atau dengan mengadakan pertemuan tatap muka dengan informan untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan.
  • Dokumentasi adalah pengumpulan data dalam bentuk informasi yang berasal dari dokumen penting (literatur), baik dari lembaga atau organisasi maupun dari individu.
  • Analisis data

Teknik analisis data yang digunakan adalah cara menganalisis data penelitian, termasuk alat statistik yang relevan untuk digunakan dalam penelitian. Penelitian ini bersifat kualitatif, oleh karena itu teknik analisis deskripsi kualitatif digunakan dalam analisis data.

Analisis teknik deskriptif kualitatif dimungkinkan untuk memberikan gambaran umum tentang kondisi sosial dan lingkungan anak jalanan, seniman jalanan, dan lainnya.

Contoh Penulisan Metode Penelitian Karya Ilmiah

PENELITIAN METODOLOGI

Sifat penulisan

Dalam proses menyelesaikan penulisan dokumen ini, penulis mengembangkan sifat deskriptif kualitatif penulisan. Pendekatan deskriptif di mana persiapan didasarkan pada data yang ada dan kondisi lapangan.

Baca Juga :  Asas Hubungan Internasional

Sedangkan pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang holistik (utuh) dan sistemik berkenaan dengan keseluruhan, tidak didasarkan pada pengukuran, karena penjelasan suatu fenomena diperoleh oleh para pelaku (tujuan penelitian)

Metode merumuskan masalah

Perumusan masalah adalah kumpulan berbagai masalah yang muncul dari latar belakang yang telah disebutkan. Dibuat untuk memeriksa tulisan agar tidak menyimpang dari masalah yang dibahas.

Dalam menyusun masalah, penulis menggunakan metode analisis suatu kasus dan mencoba menghubungkannya dengan potensi yang ada yang sebelumnya belum digali dari situasi masyarakat.

Metode pengumpulan data

Metode yang digunakan dalam proses pengumpulan data, yang dilakukan dengan menggunakan metode sistematis, mengacu pada pengamatan, wawancara, literatur, dokumentasi, identifikasi berbagai input, serta informasi terbaru dari internet.

Selain itu, sumber data yang diperoleh dari sampling sengaja adalah teknik pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu dan analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, mengurangi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan.

Situs penelitian

Situs penelitian yang diramalkan dalam penyusunan KTI ini adalah lokasi lokasi di RRI Kota Solo. Lokasi penelitian dipilih berdasarkan beberapa pertimbangan, termasuk daerah lokalisasi terbesar yang biasanya didengarkan oleh orang-orang yang berada di kota Surabaya dan masih memiliki masalah yang belum terselesaikan.

Lebih jauh, dengan area yang kecil tetapi lokasi dapat terbentuk di daerah yang padat penduduk sehingga dikhawatirkan akan berdampak negatif pada kesehatan atau mungkin menjadi masalah ekonomi.

Contoh Penulisan Metode Penelitian Skripsi

PENELITIAN METODOLOGI

Jenis penelitian

Jenis tesis yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dalam bentuk kata-kata tertulis dan menggarisbawahi proses daripada hasilnya.

Hal ini dijelaskan oleh Bodgan Taylor Basrowi dan Suwandi bahwa penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati.

Sementara Neuman menjelaskan bahwa penelitian kualitatif menggunakan pendekatan interpretatif dan kritis untuk masalah sosial yang ada. Jadi penelitian dalam tesis ini berfokus pada makna subyektif, definisi, metafora dan deskripsi kasus secara lebih spesifik. (Neuman, 1997: 329) Prosedur yang dilakukan oleh para peneliti dalam penelitian kualitatif ini terdiri dari tiga fase:

  • Fase deskripsi atau fase orientasi
    a) Peneliti akan mengamati apa yang dilihat dan didengar terkait dengan penelitian yang dilakukan.
    b) Peneliti akan mencatat masalah terkait penelitian.
  • Fase reduksi
    Pada fase ini peneliti akan mengurangi masalah dan data yang telah diperoleh pada fase pertama untuk mendapatkan fokus masalah yang akan dibahas.

Tahap seleksi
Selain itu, para peneliti akan memilih data yang diperoleh untuk mendapatkan kembali fokus masalah secara terperinci dan jelas.

Jenis data dan sumber

Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber penelitian. Sebagaimana hal yang sama menjelaskan Jonathan Sarwono bahwa data primer diperoleh langsung dengan yang diwawancarai, dalam bentuk data pertama dan asli, bukan dalam bentuk file.

Peneliti harus mendapatkan data menggunakan orang yang diwawancarai atau informan, yaitu orang yang diciptakan peneliti sebagai sumber atau objek penelitian. (Jonathan Sarwono: 2006) Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung.

Data diperoleh dengan menggunakan metode pengumpulan data observasi dan menggunakan pencarian data untuk jurnal ilmiah yang relevan dan relevan.

Teknik pengumpulan data

Penulisan skripsi ini terdiri dari menggunakan teknik observasi berupa pengamatan langsung terhadap penggunaan limbah tahu di masyarakat, agar diperoleh laporan penelitian dari hasil pengamatan tersebut.

Hal ini, seperti yang dijelaskan oleh Kusuma (1987: 25), adalah pengamatan yang dilakukan secara sengaja dan sistematis pada aktivitas individu atau subyek lain yang sedang diselidiki, ada beberapa jenis pengamatan yaitu pengamatan terstruktur, pengamatan tidak terstruktur, pengamatan peserta dan non-peneliti. peserta observasi.

Melalui penjelasan ini, peneliti lebih khusus menggunakan observasi yang tidak berpartisipasi di mana peneliti tidak lagi terlibat secara mendalam dengan responden dan hanya terbatas pada pengamat.

Studi literatur dilakukan pada hasil studi dari berbagai bahan pustaka yang relevan, terkait satu sama lain dan yang mendukung deskripsi atau analisis diskusi, dengan topik yang diangkat. Objek yang digunakan adalah buku-buku yang terkait dan relevan dengan diskusi (Handari Nawawi, 1994).

Baca Juga :  Internalisasi Adalah

Teknik analisis data

Pada tahap analisis data, penulis tesis menyalin setiap baris lagu Dolanan dalam bahasa Indonesia. Kemudian ia mengkodekan dan terus menganalisis setiap baris bagian dolanan dalam hal istilah dan konten.

Penarikan kesimpulan

Setelah menganalisis data, tesis ini akan mengarah pada berbagai contoh kesimpulan yang menghubungkan perumusan masalah, tujuan dan diskusi. Selanjutnya, penulis merekomendasikan saran yang berkaitan dengan topik diskusi dalam tesis yang ditulis.

Contoh Penulisan Metode Penelitian Kualitatif

PENELITIAN METODOLOGI

Gunakan lingkungan alami untuk sumber data

Sumber data yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah lingkungan alam. Studi utama dalam penelitian kualitatif adalah peristiwa yang terjadi dalam kondisi dan situasi sosial.

Penelitian dilakukan dengan berinteraksi langsung di tempat kejadian. Peneliti membuat pengamatan, mencatat, menemukan, mengeksplorasi sumber-sumber yang berkaitan dengan peristiwa yang terjadi pada saat itu.

Hasil yang diperoleh segera disusun segera. Apa yang telah diamati secara umum tidak dapat dipisahkan dari konteks lingkungan di mana peristiwa itu terjadi.

Memiliki sifat analitis deskriptif

Data diperoleh dari pengamatan, wawancara, dokumentasi, analisis, catatan lapangan, yang disusun oleh para peneliti di lokasi penelitian, bukan dalam bentuk angka. Peneliti melakukan analisis data dengan mengalikan informasi, mencari hubungan dengan berbagai sumber, membandingkan dan menemukan hasil berdasarkan data nyata (bukan dalam bentuk angka).

Hasil analisis data disajikan dalam bentuk presentasi yang berkaitan dengan situasi yang diteliti dan disajikan dalam bentuk deskripsi naratif. Penyajian data biasanya untuk menjawab pertanyaan dalam perumusan masalah yang telah diajukan.

Tekanan pada proses bukan hasil

Data dan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian kualitatif harus dilakukan dengan pertanyaan untuk mengungkapkan proses dan bukan hasil dari suatu kegiatan.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut memerlukan uraian tentang situasi saat ini yang berkaitan dengan kegiatan, prosedur, fase, alasan dan interaksi yang terjadi di mana dan kapan proses itu berlangsung.

Induktif

Penelitian kualitatif dimulai dari lapangan, yaitu untuk mengatakan fakta empiris, peneliti pergi langsung ke tempat / bidang, mempelajari proses penemuan yang terjadi secara alami dengan merekam, menganalisis, melaporkan dan menarik kesimpulan dari proses penelitian yang sedang berlangsung.

Hasil penelitian lapangan dalam bentuk konsep, teori, prinsip dikembangkan lagi. Penelitian dari kualitatif memanfaatkan proses dari induktif untuk memahami hasil data terkait.

Prioritaskan makna

Makna yang diungkapkan berkisar pada persepsi orang dengan suatu peristiwa yang akan diperiksa. Contoh: penelitian yang dilakukan tentang peran kepala sekolah dalam pelatihan guru. Peneliti memusatkan perhatiannya pada pendapat kepala sekolah tentang guru yang ia promosikan.

  • Mencari informasi dan pendapat dari kepala sekolah tentang keberhasilan dan kegagalan guru yang bertanggung jawab, bagaimana rasanya mempromosikan guru, mengapa gurun tidak disukai dan mengapa itu bisa terjadi?
  • Selain mencari informasi dari kepala sekolah, peneliti juga harus mencari informasi dari guru sebagai bahan pembanding untuk mendapatkan wawasan tentang kualitas pelatihan kepala sekolah. Keakuratan informasi partisipan diungkapkan oleh peneliti untuk menginterpretasikan hasil penelitian dengan tepat dan benar.

Berdasarkan karakteristik di atas, dapat disimpulkan bahwa penelitian kualitatif dimulai dari bidang yang didasarkan pada lingkungan alam, bukan pada teori. Data dan informasi yang diperoleh dari lapangan diambil dalam makna dan konsep, melalui presentasi analitis deskriptif dan tanpa menggunakan angka, karena mereka lebih tertarik pada proses.

Dalam dunia pendidikan, penelitian kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan suatu proses kegiatan, pendidikan berdasarkan apa yang terjadi di lapangan sebagai bahan studi untuk menemukan kekuatan, kelemahan dan kelemahan sehingga upaya dapat ditentukan di dalamnya.

Perbaikan; menganalisis fakta, gejala, dan peristiwa pendidikan yang terjadi di lapangan; mengatur hipotesis mengenai prinsip dan konsep pendidikan berdasarkan data dan informasi yang terjadi di lapangan.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua.

Baca Juga: