Pelapukan

Posted on

Pelapukan – Pada pertemuan kali ini akan kembali kabarkan.com paparkan materi tentang Pelapukan – Pengertian, Macam, Gambar dan Contoh Namun pada pertemuan sebelumnya yang mana kabarkan.com juga telah menerangkan materi tentang Jenis Batu Batuan Nah untuk lebih jelasnya bisa sobat simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Pelapukan

Pelapukan
Pelapukan

Apa yang dimaksud dengan Pellapukan yakni merupakan sebuah proses alterasi dan fragsinasi batuan serta material tanah yang dekat pada permukaan bumi yang dakibatkan oleh proses fisik, kimia dan juga biologi.

Maka hasil yang diperoleh dari pelapukan ini menjadi sebuah asal (source) atas batuan sedimen dan juga tanah (soil).

Dalam hal ini merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui mengenai sebuah proses pellapukan dengan meleburkan bebatuan atau bahkan melarutkan dari sebagian mineral yang kemudian menjadi tanah dan diendapkan agar dapat membetuk sebuah batuan sedimen klastik.

Kemudian sebagian dari mineral yang mungkin akan dapat larut dengan secara menyeluruh yang nantinya akan membentuk menjadi mineral baru.

Maka dengan inilah didalam suatu studi tanah atau batuan klastika memiliki komposisi yang bisa sangat berbeda dengan batuan pada asalnya.

Sebab pada komposisi tanah tidak hanya bergantung pada batuan induk (atau asal) nya, namun juga dapat dipengaruhi oleh alam, lalu intensitas, dengan waktu yang lama (duration) dari proses pellapukan dan juga jenis pembentukan dari tanah itu sendiri.

Macam-Macam Jenis Pelapukan

Dengan berdasarkan biro yang mana berperan dalam berlangsungnya sebuah proses pellapukan yang dapat dibedakan menjadi 3 jenis.

Dimana pada keketiga jenis dari prose pellapukan tersebut bekerja dengan secara bersamaan, walupun terkadang pada salah satunya lebih mayoritas daripada jenis pellapukan lainnya.

Nah di bawah ini klarifikasi atas ketiga jenis pellapukan tersebut yakni sebagai berikut.

Pelapukan Fisika

Pelapukan Fisika
Pelapukan Fisika

Pada pellapukan dengan secara fisika ini atau biasa dikenal dengan sebutan pelapukan mekanik ialah merupakan sebuah proses pellapukan dari batuan yang disebabkan adanya suatu imbas atas faktor fisik pada batuan.

Adapun faktor yang paling umum dalam jenis pellapukan ini ialah pada suhu udara, kemudian adanya tekanan, dan juga kristalisasi garam.

Dimana dari Jenis pellapukan inibiasanya dapat dijumpai di suatu tempat yang memiliki iklim yang sangat ekstrim, yang hampir mirip dengan iklim subtropis, misalnya seperti gurun, pesisir pantai, dan sebuah lokasi dengan memiliki topografi yang sangat curam.

Adapun beberap contoh dari pelappukan fisika yang dapat dijumpai di bumi diantaranya ialah :

  • Perubahan pada batu yang dilakukan oleh atmosfer yang terjadi di gurun sehingga menjadi sebuah akhir dari terjadi perubahan iklim harian yang sangat ekstrem. Apabila terjadinya peningkatan pada suhu udara di siang hari, membuat bebatuan mengalami pengembangan, namun pada malam hari suhu udara akan mengalami penurunan sehingga membuat batu menjadi menyusut. Pada proses ini berlangsung dengan secara berulang-ulang dan memungkinkan melemahnya ikatan mineral yang ada di dalam batu, sehingga membuat batu akan sangat mudah terbelah atau hancur .
  • Proses Kristalisasi air garam yang berlangsung pada pori batuan di sekitar ekosistem pesisir pantai akan menyebabkan adanya penekanan terhadap batuan dengan secara endogen sehingga membuat batuan akan mudah pecah.
  • Longsor batuan di tempat topografi curam. Tanah longsor pada akhir dari adanya tekanan tinggi yang terjadi pada lapisan batuan yang paling bawah menyebabkan melemahnya suatu hubungan antara batuan dan juga pemisahan timbal balik.
Baca Juga :  Jazakallah Khairan Katsiiraa

Pelapukan Kimia

Pelapukan Kimia
Pelapukan Kimia

Apa yang dimaksud dengan Pelapukan kimia ? yakni merupakan sebuah proses pelapukan yang disebabkan dengan adanya perubahan struktur kimiawi pada batuan dengan melalui suatu reaksi tertentu.

Adapun reaksi yang berlangsung dalam proses pelapukan tersebut yakni dapat dibedakan menjadi 3 jenis , yang diantaranya ialah solution, hidrolisis, dan oksidasi. Contoh dari pellapukan kimia dari ketiga reaksi tersebut ialah sebagai berikut :

  • Dalam sebuah proses pelarutan batuan kapur gamping pada akhir reaksinya dapat terjadi terhadap air.
  • Pada Hidrolisis air hujan menyebabkan terjadi peningkatan keasaman yang bebrlangsung di sekitar batuan. Ion H+ sehingga memungkinkan terjadinya korosi pada bebatuan.
  • Reaksi Oksidasi yang terjadi pada batuan yang mempunyai berbagai kandungan mineral besi sehingga memungkinkan ikatan mineral di permukaan batuan menjadi lemah dan terurai.

Pelapukan Biologi

Pelapukan Biologi
Pelapukan Biologi

Apa yang dimaksud dengan Pelapukan biologi atau dikenal juga dengan sebutan pelapukan organik ? yakni merupakan sebuah proses pellapukan batuan yang dilakukan oleh organisme dengan melalui sebuah aktivitas yang ada di sekitar lingkungan batuan tersebut.

Nah adapun organisme yang berperan pada jenis macam pellapukan ini ialah seperti misalnya hewan, tumbuhan, jamur, bakteri, dan juga manusia.

Kemudian berlangsungnya Proses pelapukan biologi ini dapat dibedakan atas 2 cara, yakni secara cara biokimia dan juga secara mekanis.

Di bawah ini terdapat 2 contoh pellapukan secara biologi yakni sebagai berikut.

  • Tumbuhnya sejenis lumut pada permukaan bebatuan sehingga dpat memungkinkan batuan terjadinya degradasi. Kemudian dengan lembabnya permukaan batuan menjadi akhir dari sebuah proses absorpsi akar dan juga tingginya pH yang ada sekitar permukaan batuan tersebut sedangkan akhir dari ekskresi sisa metabolisme lumut yang kemudian membuat permukaan batuan mengalami korosi.
  • Pada proses Penetrasi akar tumbuhan yang berlangsung ke dalam sela-sela batuan sehingga menekan batuan dalam mengalami perpecahan.

Faktor yang Mempengaruhi Pelapukan

Berikut ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pellapukan, yaitu sebagai berikut:

  • Tingkat Iklim dan cuaca dimana jika semakin besar amplitudo suhu maka akan semakin cepat terjadinya proses pellapukan.
  • Kadar jumlah air yang ada di dalam pori-pori
  • Dengan adanya keberadaan organisme di sekitar batuan.
  • Adanya kandungan Unsur kimia di dalamnya
  • tingkat Kemiringan lereng batuan. Dimana pada Batuan yang ada di lereng terjal akan lebih cepat mengalami pellapukan sebab lebih sering terkena dampak dari adanya perubahan cuaca yang seringkali terjadi sebab diakibatkan berkurangnya endapan yang menghalanginya.
Baca Juga :  Bibliografi

Dampak Pelapukan

Di bawah ini terdapat sejumlah dampak dari adanya pellapukan, simak berikut ini ulasannya :

1. Dampak Positif Pelapukan

Adanya suatu proses pellapukan dapat menghasilkan berbagai material yang sangat halus yang akan membentuk tanah.

Kemudian dari berbagai material yang halus tersebut juga bisa ditransportasikan dan dilakukan sebuah pengendapat dengan diletakan di suatu tempat agar dapat membentuk suatu alam yang baru.

Kemudian pada pellapukan yang berlangsung di daerah karst bisa menyebabkan adanya pembentukan danau-danau kapur (dolina dan uvala), lalu gua, sungai bawah tanah, stalaktit dan stalagmit yang nantinya bisa digunakan atau dimanfaatkan sebagai berbagai kebutuhan pariwisata.

2. Dampak Negatif Pelapukan

Dapat digunakan Sebagai tenaga destruktif, di mana adanya pellapukan ini bisa sangat menyebabkan berbagai kerusakan pada daerah bebatuan, terutama bangunan dan juga pada batu yang digunakan untuk candi sehinga dapat merugikan manusia.

Cara Mengatasi Terjadinya Pelapukan

Di bawah ada sejumlah penjelasan mengenai cara untuk mengatasi pellapukan :

1. Mengatasi pelapukan pada kayu

Yakni seperti berikut ini:

  • Keringkan Kayu dengan menggunakan alat khusus agar meghilangkan tingkat airnya.
  • Lapisi kulit Kayu dengan menggunakan cat atau pernis untuk membuat kering permukaan penyerapan
  • Oleskan bagian Kayu dengan zat anti
  • Uapayakan tidak meletakan kayu di ruang yang kering
  • Atau bisa juga denga Merendam kayu di kolam

2. Mengatasi pelapukan pada batu

Apabila sobat semua mempunyai benda yang terbuat dari batu, maka untuk melindungi batu tersebut dari adanya pellapukan yakni bisa dengan cara tidak meletakan kayu tersebut di alam terbuka.

Sebab dengan terkena panas matahari dan dengan cuaca yang seringkali berubah-ubah di alam bisa menyebabkan terjadinya pellapukan pada batuan tersebut.

Apa yang dimaksud dengan Pellapukan?

yakni merupakan sebuah proses alterasi dan fragsinasi batuan serta material tanah yang dekat pada permukaan bumi yang dakibatkan oleh proses fisik, kimia dan juga biologi.

Apa yang dimaksud dengan Pelapukan kimia ?

yakni merupakan sebuah proses pelapukan yang disebabkan dengan adanya perubahan struktur kimiawi pada batuan dengan melalui suatu reaksi tertentu.

Apa yang dimaksud dengan Pelapukan biologi atau dikenal juga dengan sebutan pelapukan organik ?

yakni merupakan sebuah proses pelapukan batuan yang dilakukan oleh organisme dengan melalui sebuah aktivitas yang ada di sekitar lingkungan batuan tersebut. Nah adapun organisme yang berperan pada jenis macam pelapukan ini ialah seperti misalnya hewan, tumbuhan, jamur, bakteri, dan juga manusia.

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai pelapukan, semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat.

Artikel Lainnya :