Tulang Pipih – Pengertian, Kelompok, Fungsi dan Gambarnya

Posted on

Tulang Pipih – Masih Seputar pembahasan mengenai tulang. Seperti yang telah kita pelajari bahwa terdapat beberapa macam susunan tulang rangka dalam tubuh manusia.

Yang mana pada susunan tulang tersebut dengan didasarkan pada jenis bentuk, fungsi, nama dan ukuran yang berbeda beda. Maka dalam pembahasan kali ini kabarkan.com akan menjelaskan tentang tulang pipih, beserta pengertian, kelompok, fungsi, dan gambarnya.

Namun dipertemuan sebelumnya juga admin telah membahas materi tentang Tulang Pendek Nah Baiklah untuk lebih jelasnya dapat sobat simak ulasannya di bawah ini.

Pengertian Tulang Pipih

Tulang Pipih

Tulang pipih atau juga dikenal sebagai tulang datar adalah salah satu jenis tulang dalam tubuh manusia yang memiliki bentuk yang tipis dan lebar, mirip dengan piringan. Tulang ini memiliki peran penting dalam menyokong tubuh, melindungi organ-organ vital, dan berperan dalam produksi sel darah.

Bentuk dari tulang pipih ini ialah gepeng memipih seperti halnya dengan nama tulangnya. Dalam tulang tersebut terdapat dua lapisan yang saling terpisahkan oleh lapisan tulang spongiosa bernama “Diploe”.

Berikut ini jenis tulang yang ada pada manusia:

  • Tulang tengkorak atau kranial : oksipital, temporal, sphenoid, frontal, parietal, vomer, dan lacrimal.
  • Tulang.toraks : bahu,rusuk, dan tulang dada.
  • Tulang pinggul : Ilium, iskium, dan pubis.

Struktur Tulang Pipih

Struktur tulang ini sangat menarik karena memiliki adaptasi yang memungkinkannya menjalankan fungsi-fungsi penting dalam tubuh. Tulang pipih terdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja sama untuk memberikan dukungan, perlindungan, dan fungsi biologis lainnya. Berikut adalah penjelasan panjang tentang struktur tulang pipih:

  • Kompak (Compact Bone): Bagian luar dari tulang pipih terdiri dari lapisan padat yang disebut tulang kompak. Tulang kompak memiliki struktur yang rapat dan keras karena terdiri dari serangkaian lapisan matriks tulang yang mengandung sedikit ruang antar sel. Kekuatan dan kekakuan tulang ini membuatnya cocok untuk memberikan dukungan struktural bagi tubuh.
  • Spongio (Spongy Bone): Di bagian dalam tulang pipih terdapat lapisan yang lebih berpori yang disebut tulang spongio. Tulang spongio memiliki struktur yang lebih longgar dengan ruang yang diisi oleh jaringan sumsum tulang. Sel darah dan sel-sel pembentuk tulang lainnya diproduksi di dalam sumsum tulang ini. Struktur pori-pori tulang spongio juga memungkinkan tulang ini lebih ringan dan elastis, sehingga cocok untuk fungsi-fungsi tertentu dalam tubuh.
  • Lapisan Kuning (Yellow Marrow): Di dalam ruang sumsum tulang, terdapat lapisan jaringan lemak yang disebut sumsum kuning. Sumsum kuning berperan dalam penyimpanan energi dan memberikan perlindungan termal pada tulang.
  • Lapisan Abduktor (Endosteum): Lapisan tipis jaringan yang melapisi rongga sumsum tulang disebut endosteum. Endosteum mengandung sel-sel osteogenik yang berperan dalam pembentukan dan perbaikan tulang.
  • Lapisan Osteogenik (Osteogenic Layer): Lapisan yang berada di antara tulang kompak dan endosteum disebut lapisan osteogenik. Lapisan ini mengandung sel-sel osteogenik yang dapat berkembang menjadi sel-sel tulang lainnya.
Baca Juga :  Fungsi Mitokondria

Lapisan Periosteum: Bagian luar tulang pipih dilapisi oleh lapisan jaringan ikat yang disebut periosteum. Periosteum mengandung pembuluh darah dan saraf yang menyuplai tulang dengan nutrisi dan memberikan sensasi pada tulang.

Struktur tulang pipih ini memungkinkan tulang untuk menjalankan fungsi-fungsi pentingnya dalam tubuh manusia. Selain memberikan dukungan struktural dan perlindungan, tulang pipih juga berperan dalam pembentukan sel darah, penyimpanan mineral, dan berbagai fungsi biologis lainnya. Dengan memahami struktur tulang pipih, kita dapat lebih menghargai kompleksitas dan keunikan dari tubuh manusia.

Macam-macam Wujud Tulang

Tulang Pipih

Tulang pipih bersifat gepeng memipih. Tulang piipih mempunyai dua lapisan tulang kompak, yakni lamina eksterna dan interna ossis karnii.

Tulang Pendek

Tulang Pendek mempunyai bentuk dan dengan sifat seperti kubus atau pendek tidak beraturan. Yang pada tulang ini terdapat sebuah inti tulang spongiosa yang dikelilingi oleh tulang kompak. Contoh: tulang tangan dan kaki, dan kemudian pada ruas tulang belakang.

Tulang Pipa (Tulang Panjang)

Kemudian selanjutnya Tulang pipa yang mana mempunyai bentuk atau sifat yakni seperti tabung, ke dua ujungnya bulat, dan anggota tengahnya silindris (diafisis).

Hampir semua anggota tulang pipa terdiri berasal dari tulang kompak (tulang padat) dengan sedikit komponen tulang spongiosa (tulang berongga-rongga).

Pada anggota dalam tulang berikut terdapat rongga memuat sumsum tulang. Contoh: tulang paha, tungkai bawah, dan tungkai atas.

Kemudian tulang ini terdiri atas tiga bagian, yakni pada anggota ujung disebut epifisis, anggota sedang disebut diafisis tersusun atas tulang keras.

Dengan berdasarkan bentuk dan sifatnya tulang ini bisa diibaratkan sebuah lempengan yang membentuk lebar dan pipih. Dalam tubuh manusia sendiri terdapat jumlah tulang sekitar 200 buah.

Salah satunya ialah tulang berbentuk piipih ini. Kemudian tulang dalam tubuh manusia memiliki komponen yang mengandung 45% zat mineral (kalsium, sedikit garam dan fosfat), 30% zat organik yang sifatnya serabut, dan 25% air.

Kelompok Tulang Pipih

Tulang penyusun rangka tubuh manusia bermacam-macam jenisnya. Pengelompokan tulang-tulang ini pun didasarkan pada sejumlah hal yang salah satunya ialah pada bentuknya. Maka dari bentuknya tulang dikelompokkan menjadi tulang pipa, tulang pipiih, tulang pendek dan tulang tak beraturan.

  • Tulang pergelangan tangan,
  • Tulang tengkorak
  • Tulang rusuk belikat
  • Tulang hasta
  • Tulang pengupil
  • Tulang Pinggul
Baca Juga :  Fungsi Nukleus

Fungsi Tulang Pipih

Apabila membicarakan fungsinya, tulang pipiih ini memiliki fungsi sebagai berikut.

  • Sebagai tulang yang memiliki fungsi untuk melindungi struktur tubuh yang berada di bawah tulang tersebut.
  • Agar dapat melindungi organ sistem transportasi dalam tubuh, seperti tulang rusuk, bagian paru-paru dan jantung.
  • Untuk melindungi bagian dalam otak. Otak terdiri dari berbagai jenis syaraf yang harus tetap saling terhubung.

Itulah beberapa fungsi tulang ini dalam tubuh manusia. Yang mana dari jenis tulang piipih tersebut diketahui mempunyai sebuah permukaan yang luas sebab dapat dijadikan sebagai tempat melekatnya otot yang saling membutuhkan dan saling berkaitan satu sama lain.

Pada Tulang tersebut dapat digunakan yakni sebagai tempat dari beberapa otot yang melekat seperti pada tulang tengkorak, tulang rusuk, tulang belikat dan berbagai jenis tulang lainnya yang berperan sebagai tulang pipih.

Kesehatan tubuh kita akan terus terjaga dengan peran struktur susunan tulang dalam diri kita sendiri. Maka oleh sebab itulah rasanya sangat penting buat kita untuk tetap menjaga kesehatan tulang dalam tubuh, Namun tidak hanya tulang piipih.

Nah Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai tulang piipih, semoga artikel kali ini dapat menjadi sumber referensi dan bisa menambah wawasan serta pengetahuan sobat semua.