Senam Irama

Posted on

Senam Irama – Materi pembahasan kabarkan.com pada perjumpaan kali ini mengenai makalah tentang Senam Irama – Pengertian, Jenis, Unsur . Manfaat, Dan Komponen. Namun pada perjumpaan sebelumnya kabarkan.com juga telah menerangkan materi tentang Pidato Persuasif Nah untuk melengkapi apa yang menjadi tema pembahasan kita kali ini, maka mari kita simak ulasan selengkapnya sebagai berikut ini.

Pengertian Senam Irama

Senam Irama
Senam Irama

Senam irama merupakan salah satu gerakan senam maupun gerakan bebas yang dilakukan dengan musik atau menggunakan nyanyian sesuai dengan irama yang mengikutinya.

Unsur-unsur yang terdapat di dalam senam irama ialah : ketepatan irama, keluwesan, dan kesinambungan gerakan.

Rangkaian pada senam irama dapat di lakukan dengan berbagai cara meliputi : berlari, berjalan, loncat, melompat, putaran tangan, dan serta ayunan.

Senam irama atau sering juga disebut senam ritmik merupakan gerakan senam yang dapat di lakukan dengan menggunakan irama musik, atau latihan bebas yang dapat di lakukan secara berirama.

Senam ritmik dapat juga dilakukan dengan menggunakan alat maupun tanpa alat. Alat yang sering di gunakan untuk melakukan senam irama adalah simpai, ganda, bola,tongkat, pita, dan topi.

Senam irama ialah merupakan salah satu cabang senam artistik yang dilakukan oleh seorang atlet atau sekelompok atlet senam dengan mempertunjuk kan koreografi nya yang kental dengan memakai nuansa balet, akrobatik, dan tari modern dengan menggunakan alat atau tanpa alat bantu senam yang meliputi : pita (ribbon), bola (ball), tali (rope), gada (club), dan simpai (hoop).

Senam irama satu ini merupakan senam yang dapat di pertandingkan dalam olimpiade dan pertandingan senam irama secara internasional.

Sementara itu senam aerobik merupakan salah satu senam yang kerap dilakukan agar dapat tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dimana dalam senam ini dilakukan dengan sekelompok peserta melakukan gerakan senam dan dipandu oleh seorang pemandu senam.

Senam irama hanya dapat di lakukan atau diperuntuk kan oleh kaum hawa.

Namun akhirnya Jepang mulai mempelopori dengan menciptakan nomor putra dalam senam irama meski hal ini hanya berlaku di kalangan Jepang saja.

Senam ini di dominasi kan oleh kaum hawa pertama karena senam ini di lahirkan di Eropa dengan beberapa pakar yang justru merupakan pakar dalam bidang seni.

Dalam masa perkembangan nya, senam irama sangat banyak menggunakan gerakan balet dan waktu untuk tari balet juga identik di lakukan oleh kaum hawa.

Hal ini berlangsung secara turun – temurun sehingga senam irrama berawal nya memang sudah dil akukan oleh kaum hawa, menjadi identik sebagai kegiatan dalam olah raga kaum hawa dan sampai sekarang telah menjadi sebuah tradisi.

Jenis Aliran Senam Irama

Senam Irama
Senam Irama
  • Senam irama berasal dari seni music yang di pelopori oleh Jacques Dalcroze, salah satu seorang guru music yang ingin menyatakan lagu – lagu dalam bentuk dapat menggunakan gerakan. Dalam sistem ini sudah tentu lebih penting sebuah music dari pada gerakan nya. Salah satu murid Dalcroze Bode, mengatakan pendapatnya bahwa gerakan harus dapat digerak kan awal mula dari dalam lalu ke feri-feri. Maka senam pertama kali terkenal menggunakan nama “Ausdruk Gymnastiek” yang memiliki arti senam yang dapat di jalankan dengan penuh memakai perasaan. Murid pada Bode merupakan murid yang senang dalam memberi kan latihan dengan menggunakan alat seperti bola, simpai, dan gada.
  • Senam irama berawal dari seni yaitu sebuah seni tari, di kenalkan oleh RudolfbLaban pada masa tahun 1879–1958. Dia mengatakan pendapat tentang senam irma mengandung: unsur Dressur dan Berprestasi dalam cabang olahraga.
  • Senam irma berasal dari seni sandiwara, di pelopori oleh Delsarte pada tahun 1811 – 1871, salah satu seorang sutradara. Ia akan menghendaki agar melakukan gerakan dalam sandiwara yang telah dibuat itu dapat di lakukan dengan gerakan yang sewajarnya saja. Tetapi dia belum juga dapat berhasil, karena memiliki sifat kesandiwaraan masih terlihat dalam aliran ini. Dialah orang yang pertama menciptakan sebuah system pada senam irrama.
Baca Juga :  SOAL UN Bahasa Indonesia SD

Unsur Senam Irama

  • Kelentukan tubuh.
  • Keseimbangan.
  • Keluwesan.
  • Fleksibilitas.
  • Kontinuitas.
  • Ketepatan.

Dengan melakukan senam iirama kita perlu menguasai teknik dasar gerakan senam irrama agar mencapai gerakan yang cocok dan dapat bermanfaat bagi jasmani dan rohani.

Hal ini sesuai dengan awal tujuan senam ialah dapat membentuk keindahan tubuh, kekuatan dan kebugaran. Ada tiga hal yang harus ditekankan dalam melakukan senam iirama, ialah :

  • Ketepatan pada musik atau irama.
  • Kelentukan (fleksibilitas).
  • Kontinuitas gerakan.

Senam Irama Menggunakan Alat

Sesuai dengan perkembangan cabang – cabang olahraga diseluruh dunia. Cabang olahraga pada senam irama, dulu disebut dengan Rhytmic Gymnastics (senam irama) pada masa sekarang sering disebut dengan modern Rhytmic Gymnastics.

Pada senam irama modern ini selain dapat mempertanding kan rangkaian pada saat senam irama modern dengan mempergunakan alat.

Ada lima alat yang dapat di pertandingkan baik secara perorangan ataupun secara beregu.

Alat tersebut terdiri dari : bola (balls), simpai (hoops), tali (ropes), pita (ribbons) dan gada (clubs).

Kelima permainan dapat dimainkan secara perorangan dan boleh secara beregu. Setiap alat masing – masing memiliki karakteristik seperti dibawah ini :

  • Bola (balls)
Senam Irama
Senam Irama

Ukuran bola yang tidak terlalu besar dan juga tidak terlalu kecil, asal dapat di pegang dengan menggunakan jari – jari tangan dan dapat di kuasai agar tidak mudah terjatuh.

Bola boleh terbuat dari karet ataupun plastik. Kompetisi berat pada
bola ialah 400gr, memiliki lingkaran 18-20 cm.
Cara menggunakan : Bola dapat di lempar ke atas kemudian langsung di tangkap lagi, boleh juga di gelundungkan baik di lantai ataupun pada tubuh si pesenam sendiri.

  • Tali (ropes)
Senam Irama
Senam Irama

Tali yang seluruh nya terbuat dari bahan halus, dan tidak ada tempat untuk memegang secara khusus.

Panjang pada tali dapat disesuaikan dengan tinggi pesenam sendiri. Cara mengukur nya, dengan cara tengah – tengah pada tali di injak oleh salah satu kaki si pesenam, kedua ujung tali d ipegang dengan menggunakan tangan kiri dan kanan kemudian ujung tali yang telah dipegang dapat di letakkan di depan bahu.


Cara memainkan nya: Tali di pegang pada bagian ujung baik menggunakan satu tangan ataupun oleh kedua tangan.

Tali bebas untuk dapat di mainkan, boleh di lewatkan dari atas kepala atau ke bawah telapak kaki sambil dengan cara meloncat, boleh juga dengan cara di lempar ke atas, yang penting tali itu tetap dapat dikuasai dan di mainkan selama waktu rangkaian yang sudah di tentukan.

  • Simpai (hoops)
Senam Irama
Senam Irama

Terbuat dari bahan kayu atau plastik ataupun dari bahan yang lain nya. Berat dalam sebuah simpai tidak boleh lebih dari 300 gram, warna nya bebas boleh menggunakan warna putih, kuning atau warna campuran (belang-belang).

Tidak termaksud tongkat untuk digunakan oleh orang dewasa memiliki diameter atau garis tengah nya. sekitar 80-90 cm diukur dari sebelah bagian dalam.

Cara pemakaiannya : Dalam penampilan simpai boleh dengan cara dipegang menggunakan satu tangan maupun dua tangan.

Sebelum dapat memainkan simpai dengan cara yang baik dan harus dapat dikuasai macam – macam cara pegangnya.

Contoh : Reserve grip, Inside grip, Reguler grip, Outsite grip dan mixed grip. Simpai boleh dengan cara dilempar, digelundungkan, menurut teknik dan peraturan – peraturan yang telah ditentukan.

  • Pita (ribbons)
Senam Irama

Terbuat dari bahan yang sangat halus mirip kaya kain saten. Memiliki panjang pada pita sekitaran 6 meter tidak termaksud pada tongkat (stick) yang digunakan untuk pegangan.

Berat pita pada tongkat (stick) untuk pegangan seberat 35 gram. Tongkat untuk pegangan yang terbuat dari bahan bambu, kayu, ataupun bahan lain.

Misalnya fiber glass. Panjang pada stick yang digunakan sekitaran 50 – 60 cm. Bentuk diameter yang ada pada stick sekitar 1 cm. Cara pemakaiannya dapat dengan mengayun, berbeli-belit seperti ular, memutar, mempuat angka delapan, spiral dan macam-macam lemparan

  • Gada (clubs)
Senam Irama

Terbuat dari bahan kayu ataupun bahan plastik, bentuk pada gada hampir sama dengan bentuk botol. Panjang gada sekitaran 40-50 cm.

Berat gada 150 gram.
Latihan dengan menggunakan gada dengan cara: Mengayun, memukul, memutar, melempar dan menangkap.

Baca Juga :  Contoh Susunan Acara


Dari kelima alat diatas masing – masing dalam melakukan rangkaian di iringi dengan music. Lapangan yang di pergunakan untuk melakukan suatu rangkaian senam irama ialah lantai yang di tutup dengan menggunakan matras yang berukuran 12 X 12 cm.

Prinsip Gerakan – Gerakan Senam Irama

  • Kontinuitas Gerakan

Kontinuitas gerakan akan dapat di peroleh dari rangkaian gerak – gerak senam yang telah di susun dalam bentuk rangkaian yang siap untuk di tampilkan.

Ini membutuh kan latihan yang tekun dan waktu yang cukup lama.Maka demi tercipta nya keserasian dalam gerak irama harus dapat dikuasai secara matang.

  • Irama

Pada dasar nya irama telah di kenal oleh mahasiswa semasa di Sekolah Menengah Pertama ataupun di sekolah Menengah Atas, contoh irama: 2/3, 3/4, 4/4 dan lain nya.

  • Kelentukan tubuh dalam gerakan (flexibilitas).

Prinsip kelentukan dalam menggerakan tubuh akan diperoleh berkat latihan yang ditekuni dan akan makan waktu yang cukup lama.

Manfaat Senam Irama

  • Manfaat Fisik
    Orang yang sering melakukan senam irama secara rutin akan mengembang kan kemampuan daya tahan, otot, tenaga, kekuatan, kelentukan, kelincahan, koordinasi, dan keseimbangan.
  • Manfaat Mental
    Orang yang rutin dalam melakukan senam irama mampu menggunakan kemampuan berfikir nya secara aktif dan kreatif melalui pemecahan masalah dalam gerak.
  • Manfaat Sosial
    Kegiatan senam dapat dilakukan secara bersama – sama dalam hal ini maka akan terwujud nya interaksi sosial.

Komponen Kesegaran Jasmani Dalam Senam

Kelentukan

Kelentukan merupakan derajat dalam kemampuan dalam melakukan pergerakan berbagai bidang dalam persendian atau beberapa persendian.

Seperti gerakan dalam melakukan melipat siku hanya bekerja satu persendiaan ialah persendian engsel.

Tetapi pada gerakan pada saat membungkuk yang bekerja adalah sejumlah persendiaan, ialah tulang – tulang punggung, leher, dan pinggang.

Kelentukan merupakan salah satu syarat utama untuk dapat mengerah kan kekuatan otot dengan menggunakan derajat yang merupakan kemungkinan gerak penus secara efisien.

Misalnya : gerakan saat mengambil bola (cock) rendah dekat net pada permainan dalam bulu tangkis, di mana pemain harus melangkah kan kaki secara penuh sambil menyodor kan tangan ke depan.

Walaupun dalam gerakan ini menggunakan kekuatan dan kecepatan bekerja, tetapi peranan kelentukan sangat menentukan.

Relaksasi

Komponen pada relaksasi ini memiliki sifat jasmani dan rohani. Secara jasmani relaksasi merupakan kemampuan untuk melepaskan ketegangan yang berlebihan yang terjadi pada saraf otot.

Ketegangan yang terjadi secara berlebihan pada saraf dan otot dapat di sembuhkan dengan cara berolahraga yang mengandung unsur rekreatif. Saraf dan otot harus berada dalam tegangan yang sangat optimal.

Daya Tahan

Daya tahan pada tubuh sering di berikan batasan sebagai kemampuan secara jasmani seseorang dalam melakukan sesuatu pekerjaan dengan cara tertentu dalam waktu yang cukup panjang tanpa sesudah nya mengalami kelelahan yang sangat berlebihan, dalam maksud pulih waktu yang wajar.

Daya tahan merupakan kemampuan dalam menunda kelelahan yang akan menyertai kerja pada fisik. Batasan ini sebenar nya sama pengertian nya dengan yang terdahulu.

Macam – Macam daya tahan meliputi :

  • Daya tahan otot
    Daya tahan otot merupakan daya tahan setempat (lokal) pada otot yang bekerja dalam melakukan sesuatu kegiatan.
  • Daya tahan cardio vascular respiratory
    Daya tahan ini dapat menyangkut dalam kemampuan pada tubuh untuk mengerah kan daerah yang mengandung O2 dan nutrisi kejaringan tubuh yang selalu aktif, serta menyangkut sisa – sisa metabolism pada alat-alat pengeluaran nya. Itu semua dapat berhubungan dengan kekuatan dan tonus (tegangan) pada jantung. Kerja pada paru-paru, peredaran pada darah dan mobilisasi dalam cadangan energi dapat menghadapi tekanan ialah dengan cara melakukan latihan kerja dan jasmani. Fungsi pada jantung merupakan otot seperti otot – otot yang lain bila terlatih akan menjadi lebih kuat dan sebagai akibat nya dapat memompa darah lebih banyak, dengan begitu maka denyut nadi akan menjadi lebih tenang.

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai makalah tentang Senam Irama. Semoga artikel kali ini bisa menjadi sumber referensi bagi sobat semua.

Artikel Lainnya :