Pengertian Hutan

Posted on

Pengertian Hutan – Ekosistem yang sangat penting untuk di bumi (tanah ini). Pemanasan global baru-baru ini adalah konsekuensi dari deforestasi dan degradasi hutan.

Kali ini kabarkan.com akan meberikan pelajaran mengenai Pengertian Hutan. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Jenis, Macam, Klasifikasi dan Contoh.

Pengertian Dari Hutan

Berdasarkan Kementerian Kehutanan pada tahun 1989, hutan adalah ekosistem yang ditandai oleh tutupan pohon yang cukup luas, baik padat dan kurang padat.

Pengertian Hutan

Hutan adalah komunitas tanaman yang didominasi oleh pohon atau tanaman kayu lainnya, yang tumbuh bersama dan cukup rapat.

Hutan adalah ekosistem yang ditandai oleh penutupan pohon yang cukup tebal dan besar, sering terdiri dari forum-forum dengan berbagai karakteristik, seperti komposisi spesies, struktur, kelompok umur dan proses terkait; umumnya meliputi: padang rumput, sungai, ikan dan binatang liar. Hutan juga termasuk bentuk-bentuk khusus, seperti hutan industri, hutan non-industri, hutan tanaman, hutan publik, hutan lindung dan hutan kota.

Helms (1998) memberikan pemahaman yang berbeda dan lebih terperinci, “Hutan-hutan dalam suatu ekosistem dicirikan oleh lebih banyak atau lebih sedikit tutupan pohon, seringkali terdiri dari tegakan yang bervariasi dalam karakteristik seperti komposisi spesies, struktur, kelompok umur dan terkait. proses, dan umumnya termasuk padang rumput, aliran, ikan dan hewan liar. Jenis hutan khusus meliputi: hutan industri, hutan swasta non-industri, perkebunan, hutan publik, hutan lindung dan hutan kota.

Jenis-Jenis Hutan

Berikut inilah beberapa jenis hutan dan pengertian, yaitu:

Hutan Homogen

Hutan homogen adalah hutan yang diserang oleh jenis tanaman. Secara umum, hutan homogen diciptakan untuk tujuan tertentu, misalnya kebutuhan reboisasi, reboisasi atau ekspansi industri. Contoh-contoh dari hutan homogen termasuk hutan jati dan hutan pinus.

Hutan Heterogen

Hutan heterogen adalah hutan yang ditumbuhi berbagai jenis pohon, seperti hutan. Biasanya di daerah tropis di mana ada banyak hujan, seperti Amerika Tengah dan Selatan, Afrika, Asia Tenggara dan Australia Timur Laut, pohon-pohonnya tinggi dan berdaun lebar. Di Indonesia, hutan heterogen ditemukan di pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Irian Jaya.

Hutan Produksi

Hutan produksi berfungsi sebagai penghasil kayu atau tidak, seperti industri kayu dan medis.

Baca Juga :  Fungsi Tulang Telapak Tangan

Hutan Wisata

Wisata hutan adalah hutan yang harus dipromosikan dan dipelihara untuk kepentingan pariwisata atau pariwisata baru. Wisata hutan terdiri dari Taman Wisata, Taman Baru dan Taman Laut. Taman Wisata adalah hutan wisata yang memiliki keindahan tumbuhan dan hewan, serta keindahan alamnya yang memiliki pola khas yang dapat digunakan untuk tujuan rekreasi dan budaya.

Taman Baru adalah hutan wisata di mana ada binatang baru yang memungkinkan perburuan teratur untuk tujuan rekreasi.

Taman Laut adalah kawasan lepas pantai atau laut yang masih dalam batas-batas wilayah laut Indonesia di mana terdapat bebatuan atau biota. Di daerah ini ada ekosistem dan keindahan khusus yang keadaan fisiknya tidak mengalami perubahan yang disebabkan oleh tindakan manusia.

Hutan Cagar Alam

Cagar alam hutan adalah kawasan hutan karena karakteristik uniknya yang dirancang khusus untuk perlindungan lingkungan hidup atau manfaat lainnya. Cagar alam terdiri dari cagar alam dan cagar alam.

Cagar alam adalah kawasan cagar alam yang memiliki kondisi alami khusus tanaman, hewan dan ekosistem atau ekosistem yang harus dilindungi dan pengembangannya berlangsung secara alami.

Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang memiliki ciri khas dalam bentuk keanekaragaman atau keunikan jenis-jenis hewan yang dapat dibiakkan untuk kelangsungan hidupnya demi kelangsungan hidupnya.

Hutan Lindung

Hutan Lindung adalah hutan yang berfungsi untuk melestarikan tanah dan sistem air di wilayah tersebut.

Macam-Macam Hutan

Adapun untuk maacam-macam hutan dan pengertian ini mencakup dua hal, yaitu:

Menurut Peremajaan (pertumbuhan kembali)

Hutan dapat dibedakan sebagai hutan dengan regenerasi alami, regenerasi buatan dan regenerasi campuran. Hutan dengan regenerasi alami berarti bahwa bunga-bunga pohon diserbuki dan benih pohon tidak diperbesar oleh manusia, tetapi oleh angin, air atau binatang.

Menurut Asal

Kita tahu bahwa hutan dari biji, kecambah dan campuran benih dan kecambah dari biji juga disebut “hutan tinggi” karena pohon yang tumbuh dari biji cenderung lebih tinggi dan dapat mencapai usia yang lebih besar. Hutan yang berasal dari kecambah disebut hutan rendah, sebaliknya hutan campuran, oleh karena itu, disebut hutan sedang. Klasifikasi lain berdasarkan asal adalah hutan perawan (primer) dan hutan sekunder.

Hutan perawan adalah hutan yang masih belum tersentuh dan belum pernah ditebangi manusia, sementara hutan sekunder adalah hutan yang secara alami tumbuh kembali setelah ditebang atau dirusak dengan cara yang cukup luas. Akibatnya, pohon-pohon di hutan sekunder sering tampak lebih pendek dan lebih kecil. Namun, jika dibiarkan tanpa gangguan, misalnya selama ratusan tahun, akan sulit untuk membedakan hutan sekunder dari hutan primer.

Baca Juga :  Oogenesis

Contoh dan Kalasifikasi Hutan Di Indonesia

Dibawah inilah pengertian hutan yang pesebarannya berada di wilayah Indonesia, sebagai contohnya ialah:

Hutan Stepa

Hutan ini adalah padang rumput yang luas. Namun, tidak seperti hutan Sabana, hutan stepa tidak memiliki semak atau pohon yang penuh dengan pohon.

Hutan Rawa

Hutan rawa masih tersebar luas di berbagai daerah di Indonesia seperti pantai timur Sumatera, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Hutan Lumut

Hutan ini biasanya memiliki nama lain, Hutan Tundra atau bahkan bidang lumut. Biasanya Anda akan menemukan hutan semacam ini di Indonesia di antara puncak-puncak tinggi di mana kondisinya selalu tertutup kabut dan suhu yang sangat rendah.

Hutan Sabana

Hutan ini tersebar luas di beberapa daerah kecil di Indonesia, yang sebagian besar ditemukan di daerah Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat, di pulau Madura, dan sisanya terletak di pulau Bali.

Hutan Bakau

Hutan ini biasanya tumbuh paralel mengikuti alur yang ada di pantai. Jadi untuk tanaman yang tumbuh di hutan bakau hanya satu jenis, yaitu mangrove atau tanaman bakau. Tumbuhan ini adalah jenis tanaman air yang sangat mampu beradaptasi dan tumbuh di semua jenis air, baik air tawar, air asin dan air payau.

Hutan Musim

Hutan di Indonesia ini banyak tersebar luas di berbagai tempat di Indonesia. Kita akan menemukan maksimum di wilayah pulau Jawa, hutan ini membentang dari ujung timur ke ujung barat pulau Jawa. Sementara yang lain ditemukan di Pulau Sumatra dan Kalimantan.

Hutan Hujan Tropis

Untuk hutan ini pesebarannya banayak meliputi di wilayah barat Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Dengan demikian, untuk hutan hujan tropis di wilayah timur, distribusi mencakup seluruh Papua dari barat ke timur. Selanjutnya, daerah distribusi untuk hutan hujan tropis di daerah transisi yang berkembang di Sulawesi dan juga Maluku.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua.

Baca Juga: