Monosakarida

Posted on

Monosakarida – Setelah sebelumnya kita telah membahas materi tentang  Polisakarida. Maka dipertemuan kali ini akan kita bahas materi tentang monosakarida lengkap beserta pengertian, fungsi, struktur, dan contohnya. Nah untuk lebih jelasnya mari simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Monosakarida

Monosakarida

Apa yang dimaksud dengan Monosakarida ? ialah merupakan suatu senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana. Dalam arti molekulnya hanya terdiri atas beberapa atom karbon saja dan tidak dapat diuraikan dengan cara hidrolisis dalam keadaan lunak menjadi karbohidrat lain.

Rumus umum nya yakni : CH2nOn.

Berdasarkan istilah bahasanya Monosakarida  (dari Bahasa Yunani mono : satu, sacchar : gula) yakni senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana.

Ciri-Ciri Umum Monosakarida

Agar dapat memahami tentang bentuk monosakarida maka beberapa ciri yakni sebagai berikut :

  • Merupakan karbohidrat yang paling sederhana,tidak dapat dihidrolisis lebih lanjut..
  • Membentuk sebuah kristal yangpadat dan biosa larut diair, tidak larut dalam pelarut nonpolar
  • Diserap langsung oleh alat pencernaan
  • Perbedaan struktur menyebabkan sifat spesifik
  • 5.Mempunyai rumus empiris (CH2O)n, dimana n = 3 – 8. Jumlah atom C triosa,tetrosa,pentosa dan hesosa
  • Tidak berwarna
  • Berasa manis

Struktur Monosakarida

Rumus kimia yang dimiliki sebagian besar monosakarida yakni Cx(H2O)y, di mana umumnya x≥ 3. Molekul selalu dibentuk oleh tiga unsur dan tiga unsur saja: Karbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen (O).

Molekul monosakarida sangat kecil dan ukurannya kompak. Ini ialah merupakan sebuah alasan lain kita menyebutnya sebagai gula sederhana.

Jumlah Atom C Nama Contoh
2 Diosa Glikoladehida
3 Triosa Gliseradehida
4 Tetrosa Eritrosa, Treosa, eritrulosa
5 Pentosa Arabinosa, Liksosa, Ribosa, ksilosa, Ribulosa, Ksilulosa
6 Heksosa Glukosa, Alosa, Altrosa, Manosa, Gulosa, Idosa, Galaktosa, Talosa
7 Heptosa Sedophetulosa, Manoheptulosa

Fungsi Monosakarida

Pada umumnya monosakarida mempunyai fungsi berikut ini :

  • Reaksi dengan basa dan asam
  • Gula pereduksi
  • Pembentukan glikosida
  • Pembentukan ester
  • Fenilosazon dan Osazon

Contoh Monosakarida

Beberapa turunan dari monosakarida yang sangat penting. yakni Asam askorbat (vitamin C) berasal dari glukosa. Gula Alkohol (alditol), yang dibentuk oleh reduksi (yakni, penambahan hidrogen) monosakarida, termasuk sorbitol (glucitol) dari glukosa dan manitol dari mannosa; keduanya digunakan sebagai agen pemanis.

Baca Juga :  Reaksi Redoks

Glukosa

Monosakarida yang paling banyak ditemukan di alam sebenarnya yakni glukosa yakni merupakan suati  senyawa organik paling berlimpah di bumi. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan glukosa diberagam buah, madu, dan bahkan dalam pati dan gula tebu.

Adapun untuk dapat memperoleh sebagian besar energi dalam tubuh kita dari glukosa melalui makanan yang kita makan. Yakni dengan aldoheksosa, dimana pada jenis ini mempunyai enam atom karbon dalam molekulnya.

Rumus kimianya yakni C6H12O6. Agar kita dapat memperoleh glukosa terutama dari dua sumber yakni pati dan sukrosa. Maka kita dapat menyiapkan glukosa dari sumber gberikutini.

Dengan berdasarkan pada skalanya yang besar dan komersial, glukosa disiapkan dari hidrolisis pati dengan merebusnya H2SO4 encer. Reaksi kimia yakni sebagai berikut

(C6H10O5) + n (H2O) ————-> n ( C6H12O6 )

Tepung                                                       glukosa

Kemudian untuk dapat mempersiapkan glukosa maka dapat menggunakan cara yakni , dengan fruktosa sebagai produk bersama atau dengan, merebus sukrosa dalam HCl encer atau bahkan H2SO4 dalam larutan alkohol. Berikut ini Reaksi kimia yakni:

C12H22O11 + H2O ————> C6H12O6 + C6H12O6

Sukrosa                                            Glukosa + Fruktosa

Fruktosa

Pada jenis Fruktosa ini yakni merupakan suatu monosakarida ketonik sederhana. Untuk dapat menemukan jenis ini sebagian besar terdapat pada tanaman dan buah-buahan, bunga, dan sayuran akar, sebab ia dapat menghasilkan moniker gula buah.

Kemudian untuk jenis ini juga biasanya terdapat dalam sirup madu dan jagung. Pada Umumnya, ikatan fruktosa dengan glukosa dapat membentuk disakarida yang sering dikenal sebagai sukrosa. Fruktosa pertama kali ditemukan oleh seorang ahli kimia Perancis Augustin – Pierre Debrunfaut.

 

Adapun untuk Rumus kimia fruktosa yakni C6H12O6 namun pada ikatan fruktosa sangat berbeda dari glukosa. Yang mana pada Fruktosa mempunyai struktur siklik. yakni hemiasetal intramolekul.

Baca Juga :  Kimia Unsur

Dan ia juga mempunyai suatu gugus karbonil pada karbon nomor dua (gugus fungsi ketonnya). Dalam bentuk sikliknya, cincin ini (umumnya) membentuk cincin beranggota lima yang sering kita sebut cincin Furanosa.

 

 

 

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai Monosakarida , semoga artikel kali ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

artikel Lainnya :