Lipatan dan Patahan

Posted on

Lipatan dan Patahan – Pada artikel yang sudah dibahas sebelumnya kabarkan.com telah memaparkan materi mengenai Kritik Sastra. Tentunya kali ini kabarkan.com akan menerangkan tentang Lipatan dan Patahan secara luas, dimana dimulai dari Pengertian, Macam, Contoh dan Gambar. Berikut ini ulasannya.

Lipatan dan Patahan
Lipatan dan Patahan

Pengertian

Lipatan dan Patahan ialah Proses bentuk kulit tanah yang tak merata dalam bentuk pegunungan dan gunung, lembah, dataran tinggi dan retak disebabkan oleh pergerakan lempeng tanah disebut gejala tektonik. Peristiwa ini disebabkan oleh energi endogen, energi endogen sendiri ialah energi yang berasal dari dalam tanah dengan menyebabkan rubahan pada kerak bumi (tanah) dan sifat energi endogen merubah bentuk permukaan tanah yang tidak rata. Pembentukan dari energi endogen yang dihasilkan dapat berbentuk patahan (tekukan) atau dilipat.

Macam-Macam Lipatan dan Patahan

Berikut ini ada beberapa macam dalam bentuk patahan, antara lain.

Oblique

Ialah patahan sesar mengalami secara vertikal bersamaan secara horizontal. Hal semacam ini sebagai suatu gerakan miring. Geraka ini cenderungan terjadi karena 2 tekanan berbeda, yang terjadi secara bersamaan dan pada titik bersamaan.

Block Mountain

Ialah suatu kumpulan patahan tak beraturan. Dimana patahan ini membentuk tanah dengan bentuk yang berbeda-beda. Seperti misalnya berbentuk miring, naik dan turun. Hal ini terjadi dari akibat adanya beberapa tekanan yang terjadi di satu daerah yang besar.

Patahan Vertikal

Untuk bentuk vertikal dapat dibagi dalam empat bentuk, antara lain.

Fault Mountains

Pegunungan patahan ialah suatu bentukan patahan diman bentuknya macam tangga. Hal ini terjadi akibat suatu gerak penurunan sesar berdasrkan gerakan dan tempo hampir ada kesamaan. Sesar bentuk tangga ini, menyebabkan gunung atau pegunungan memiliki tangga alami untuk dinaiki.

Baca Juga :  Proyeksi Peta

Fault Scrap

Ialah pembentukan patahan akibat suatu dorongan dari 1 bidang saja. Kemudian dorongan tersebut menyebabkan dimana satu sisi sesar jadi naik, setelah itu membentuk benteng terjal dimana posisinya sangat tinggi dibandingkan di daerah sekelilingnya. Fault scarp juga biasa disebut sebagai Cliff atau tebing.

Graben

Ialah dataran dengan mengalami suatu penurunan karena daya tarik energi endogen. Diman penurunan terjadi dengan sangat cepat. Graben berasal dari gerakan tektogenesis pusat yang membawa sesar kebagian bawah dengan 2 titik. Graben dapat mengakibatkan patahan pada bagian sebelah kiri dan kanan sesar. Graben bisa berbentuk lembah. Beberapa tekanan energi endogen menyebabkan berbagai bentuk grabien jadi berbeda juga.

Horst

Ialah dataran yang meningkat karena energi endogen. Peningkatan dataran disebabkan oleh tektogenesis vertikal. Tektogenesis ialah gerakan dari dalam tanah. Pergerakan tektogenesis memusat serta membantu sesar melewati 2 titik ke atas. Hal tersebut menyebabkan sesar naik dan mengakibatkan patahan pada sisi kiri dan kanan sesar. Horst memiliki bentuk pematang dengan sangat tinggi dari dataran di sebelah kiri dan kanannya. Horst sendiri bisa dibilang pematang atau oprasi sesar. Selanjutnya horst ialah puncak sesar yang mengarah ke bagian atas. Misalnya ialah pegunungan wonosari dan dieng.

Berikut ini ada dua macam lipatan yang berdasarkan intensitas dan sumbernya. Berikut ini penjelasannya dibawah ini.

Lipatan Berdasarkan Intensitasnya

Antiklinorium

lipatan yang antiklinorium utamanya terdiri dari beberapa lipatan lain yang berukuran lebih kecil.

Synclinorium

lipatan yang synclinorium utamanya terdiri dari beberapa lipatan lain yang berukuran lebih kecil.

Culmination and depression (Puncak kulminasi dan depresi)

lipatan yang memiliki sudut tajam ke arah yang berbeda.

Lipatan Eselon (Enchelon fold)

sekelompok lipatan yang berbaring satu sama lain.

Seret Lipatan (Drag fold)

Lipatan yang terjadi akibat adanya pergeseran antar lapisan.

Lipatan tertutup (Folds closed)

Lipatan yang terjadi karena proses deformasi yang kuat mengakibatkan penebalan atau penipisan lapisan tanah.

Lipatan terbuka (Open folds)

Lipatan disebabkan oleh proses deformasi yang lemah sehingga tidak dikenakan penebalan atau penipisan di lapisan tanah.

Baca Juga :  Stratifikasi Sosial

Lipatan Berdasarkan Sumbernya

Overtuned Fold

Lipatan ini memiliki bentuk miring seperti berbaring. Penyebab lipatan ini ialah karena dorongan melintang dari satu arah.

Recumbent

lipatan kelanjutan dari lipatan rebah yang mendapatkan tekanan secara terus menerus.

Isoclinal Fold

Lipatan yang memiliki sumbu sejajar satu sama lain karena disebabkan oleh dorongan yang terjadi terus menerus.

Asymmetric Fold

Lipatan vertikal yang ditekan terus menerus hingga bentuknya tidak lagi vertikal tetapi cenderung ke satu sisi.

Symmetric Fold

Sesuai dengan namanya Symmetric Fold memiliki bagian sisi sumbu pada lipatan dengan berbentuk tegak serta lurus di sisi lipatan. Bidan sumbu tersebut juga membagi sinklin dan anktiklin sama besar atau simetris.

Contoh Lipatan Dan Patahan

Berikut ada beberapa contoh dan bentuk dari lipatan dan patahan.

Contoh Lipatan

Gambar Lipatan
Gambar Lipatan

Contoh Patahan

Gambar Patahan
Gambar Patahan
Jelaskan pengertian lipatan dan patahan ?

Lipatan dan Patahan ialah Proses bentuk kulit tanah yang tak merata dalam bentuk pegunungan dan gunung, lembah, dataran tinggi dan retak disebabkan oleh pergerakan lempeng tanah disebut gejala tektonik.

Sebutkan yang dimaksud dengan block mountains ?

Ialah suatu kumpulan patahan tak beraturan. Dimana patahan ini membentuk tanah dengan bentuk yang berbeda-beda.

Apa itu Asymmetric Fold ?

Lipatan vertikal yang ditekan terus menerus hingga bentuknya tidak lagi vertikal tetapi cenderung ke satu sisi.

Baca Juga: