Kolonialisme dan Imperialisme

Posted on

Kolonialisme dan Imperialisme – Setelah sebelumnya kabarkan.com telah membahas materi tentang Etnosentrisme Maka dipertemuan kali ini, akan kembali kabarkan.com sampaikan materi tentang Kolonialisme dan Imperialisme – Pengertian dan Perbedaan. Nah untuk lebih jelasnya langsung aja simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Kolonialisme

Kolonialisme dan Imperialisme
Kolonialisme dan Imperialisme

Apa yang dimaksud dengan Kolonialisme? yakni merupakan suatu upaya dalam memperluas ata mengembangkan, terhadap suatu daerah dengan adanya suatu kekuasaan yang dimiliki negara di luar lokasi atau wilayah negara tersebut.

Pada umumnya agar dapat mengembangkan terhadap suatu daerah biasanya kerap melakukan suatu tindakan pemaksaan agar dapat memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya terutama terhadap motherland atau negara induk.

Kemudian secara umum kolonialisme juga bertujuan untuk memperoleh dominasi ekonomi dari sumber daya, lalu tenaga kerja, dan juga suatu perdagangan yang ada di wilayah tersebut.

Kemudian secara umum dimana wilayah koloni ialah merupakan suatu wilayah yang memiliki berbagai bahan mentah yang banyak yang dieruntukan untuk memenuhi segala yang menjadi kebutuhan negara yang melakukan kolonialisme.

Macam-Macam Bentuk Kolonialisme

  • Yang pertama ialah Koloni Eksploitasi ? yakni merupakan suatu wilayah yang sedang dikuasai atau suatu daerah yang akan dimanfaatkan untuk dikuras habis semua para tenaga kerjanya dengan secara paksa atau biasa dikenal dengan kerja rodi serta semua hasil kekayaan alamnya pun dikuras demi kepentingan terhadap suatu Negara yang sedang melakukan koloni (atau Negara penguasa).
  • Yang kedua ialah Koloni Penduduk yakni merupakan suatu penguasaan terhadap sebuah daerah yang akan diambil ahli untuk dijadikan wilayah yang baru dan melakukan pengusiran terhadap semua para penduduk asli dan kemudian akan yang digantikan dengan para pendatang sehingga menjadikan kedudukan semua para penduduk pribumi tersebut menjadi terabaikan.
  • Yang ketiga ialah Koloni Deportasi yakni merupakan suatu daerah koloni yang dijadikan sebagai sebuah tempat untuk membuang para narapidana yang dianggap telah diabaikan. Hampir dari sebgaiannya ialah merupakan narapidana yang sudah didakwa hukuman seumur hidup, dan kemudian mereka semua dijadikan sebagai tenaga kerja tanpa bayaran.

Pengertian Imperialisme

Apa yang dimaksud dengan Imperialisme? yakni merupakan salah satu upaya dalam politik) agar dapat menguasai sebuah negara lain atau untuk memperluas terhadap kerajannya yang dilakukan dengan secara paksa guna kepentingan diri pribadi yang kemudian dibentuk dengan sebagaimana imperiumnya.

Definisi dari kata menguasai disini artinya yakni tidak lagi harus melakukan suatu perebutan dengan menggunakan kekuatan senjata, namun dapat menjalankannya dengan menggunakan kekuatan agama, lalu ideologi, kemudia ekonomi, dan selanjutnya kultur.

Macam-Macam Imperialisme

  • Yang pertama ialah Imperialisme Kuno (Ancient Imperialism) yakni merupakan suatu imperialisme yang timbul sejak dari 1500M dimana peristiwa tersebut berlangsung pada masa kuno hingga pada pertengahan masa. adapun semboyan pada imperialisme kuno ini ialah disingkat 3G atau (Gold, Glory, Gospel). Yang pada suatu negara melakukan penjajahan terhadap negara lainnya hanya demi gold yang artinya demi mendapatkan kekayaan, kemudian makna dari glory (hingga mencapai kejayaan), sedangkan makna gospel (menyiarkan agama). Imperialisme kuno ini dipelopori oleh Portugal dan Spanyol
  • Yang kedua ialah Imperialisme Modern (Modern Imperialism) yakni merupakan suatu yang terjadi sejak pada awal revolusi indrustri sekitar(1500 M) hingga pada akhir perang dunia 2 sekitar (tahun 1942), denagn adanya revolusi indrustri sehingga menyebabkan pasar memerlukan berbagai banyak bahan mentah untuk mengembangkan perekonomian. Sehingga kemudian mereka melakukan pencarian bahan mentah sampai ke suatu daerah yang kaya dengan bahan mentah.
  • Yang ketiga ialah Imperialisme Ultramodern (Neokolonialisme) Yakni merupaka suatu peristiwa yang berlangsung sesudah terjadinya perang dunia ke 2hingga sampai saat ini, dimana pada imperialisme ultramodern lebih mengedepankan pada penguasaan ideologi, lalu mental, dan juga psikologi.
Baca Juga :  Administrasi Perkantoran Adalah

Perbedaan dan Persamaan Kolonialisme dan Imperialisme

Di bawah ini terdapat beberapa penjelasan mengenai perbedaan dan juga persamaan yang ada pada kolonialisme dan imperialisme.

Perbedaan Kolonialisme & Imperialisme

  • Pada Kolonialisme mempunyai tujuan guna melakukan pengurasan sumber daya alam hingga habis atau hasil dari kekayaan alam yang dimiliki oleh Negara yang dijadikannya sebagai tempat koloni agar dapat dibawa seluruhnya ke negara induk.
  • Sedangkan pada Imperialisme mempunyai tujuan untuk memberikan pengaruh terhadap semua bidang kehidupan Negara yang berkaitan.

Persamaan Imperialisme & Kolonialisme

Untuk persamaan yang terdapat pada kolonialisme dan juga imperialisme yang letaknya berada pada faktor yakni memberikan kesengsaraan terhadap negara yang dijajah dan serta menjadikan negara tersebut semakin terpuruk dan juga menderita, yang kemudian terhadap negara yang menjajah penjajah menjadi semakin makmur dan juga maju.

Berikut ini  juga telah merangkum tentang dampak kolonialisme dan imperialisme barat atau belanda di indonesia di berbagai bidang.

Dampak Kolonialisme dan Imperialisme

Di bawah ini terdapat beberapa dampak dari yang ditimbulkan adanya kolonialisme dan juga imperialisme.

Dampak di Bidang Politik

  • Dimana pada Daendels atau Raffle sudah menempatkan dasar terhadap pemerintahan yang sduah cukup modern. Dimana para bupati diangkat menjadi pegawai negeri dan digaji, Namun pada dasarnya berdasarkan adat istiadat kedudukan bupati yang berlangsung secara turun temurun dan untuk upeti yang diperoleh yakni berasal dari rakyat. Kemudian pada bupati juga kerap dijadikan sebagai salah satu alat kekuasaan terhadap pemerintah kolonial. yang mana pada mulanya jabatan Pamong praja dengan berdasarkan dari adanya garis keturunan yang kemudian diubah menjadi sistem kepegawaian.
  • Pulau Jawa dibentuk agar dapat difungsi sebagai sebuah tempat pusat pemerintahan dan kemudian memecahkannya menjadi wilayah perfektuf.
  • Pada mulanya penerapan suatu hukum masih menggunakan hukum adat dan ada perubahan menjadi hukum barat modern.
  • Adanya suatu intervensi terhadap setiap persoalan kerajaan yang dilakukan oleh Belanda dan Inggris  , misalnya seperti mengenai adanya pergantian tahta kerajaan sehingga kemudian imperialis mulai mendominasi politik yang ada di Indonesia. Sehingga menyebabkan peranan terhadap para elite kerajaan menjadi semakin berkurang dalam politik.
Baca Juga :  Pemasaran Jasa

Dampak di Bidang Sosial

  • Dalam membentuk status sosial dimana saat ini negara Eropa sudah menduduki status sosial yang paling tinggi.
  • Adanya tindak pemerasa dan juga pemindahan dengan secara paksa dan kejam. Adapun suatu Tradisi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, misalnya seperti pelaksaan upacara dengan berdasarkan tata cara yang berlaku yang dilangsungkan didalam lingkungan istana yang kemudian berubah menjadi sebuah upaca yang sangat sederhana dan bahkan hampir dihilangkan tradisi tersebut. Dimana secara perlahan Tradisi istana tersebut mulai terkikis dan mulai tergantikan dengan tradisi oleh pemerintah Belanda.
  • Pada seluruh bagian Wilayah Indonesia dimana disisinya dikelilini oleh berbagai macam laut sehingga proses berlangsungnya kehidupan mulai mengalmi perkembangan mengarah ke pedalaman, sedang kemunduran terhadap para pedagang di laut sehingga kemudian menciptakan suatu budaya feodalisme yang ada di daerah pedalaman. Kemudian dengan adanya feodalisme, selanjutnya rakyat pribumi akhirnya dipaksa untuk dapat mematuhi terhadap tuan tanah Barat atau Timur Asing, sehingga kemudian menyebabkan keadaan kehidupan penduduk pribumi menjadi semakin menurun.

Dampak di Bidang Ekonomi

  • Setiap pertumbuhan yang berlangsung di pulau Jawa terus mengalami peningkatan sedangkan di Sumatra sendiri justru mengalami kesulitan yang tidak bisa teratasi agar dapat memeperoleh tenaga kerja sehingga sehingga kemudian dikerjakan sebuah progam transmigrasi
  • Adanya Eksploitasi ekonomi dan juga monopoli dagang VOC sehingga mengakibatkan perdagangan nusantara mengalami kemunduran di kancah internasional. Kemudian Peran yang ada pada syahbandar dipindah alihkan kepada pejabat Belanda
  • Dengan adanya Kolonialisme dan Imperialisme sehingga mengakibatkan belanda mulai membuka pertambangan dari salah jenis minyak bumi yang terdapat di Tarakan Kalimantan Timur
  • Kemudian pihak Belanda mendirikan suatu rel kereta api yang bertujuan agar dapat memberikan kelancaran proses perdagangan
  • Semua para pengusaha yang merupakan seorang pribumi yang hanya mempunyai modal kecil sehingga mengalami kekalahan dalam bersaing dengan para pedagang besar yang disebabkan dengan terbukanya pintu politik.
Apa yang dimaksud dengan Kolonialisme?

yakni merupakan suatu upaya dalam memperluas ata mengembangkan, terhadap suatu daerah dengan adanya suatu kekuasaan yang dimiliki negara di luar lokasi atau wilayah negara tersebut.

Apa yang dimaksud dengan Imperialisme? 

yakni merupakan salah satu upaya dalam politik) agar dapat menguasai sebuah negara lain atau untuk memperluas terhadap kerajannya yang dilakukan dengan secara paksa guna kepentingan diri pribadi yang kemudian dibentuk dengan sebagaimana imperiumnya.

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai Kolonialisme dan Imperialisme – Pengertian dan Perbedaan, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Baca Juga Artikel Ini :