Enterprise Resource Planning Adalah

Posted on

Enterprise Resource Planning Adalah – Bentuk suatu konsep guna dapat merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan, termasuk dana, orang, peralatan, suku cadang, waktu, bahan, dan kapasitasnya.

Kali ini kabarkan.com akan memberikan pelajaran mengenai Enterprise Resource Planning Adalah. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Sistem, Contoh serta Manfaat.

Pengertian

Perencanaan sumber daya perusahaan adalah konsep guna dapat merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan, termasuk dana, orang, peralatan, suku cadang, waktu, bahan, dan kapasitasnya.

Enterprise Resource Planning Adalah

Serta memiliki pengaruh luas dari manajemen senior hingga operasi perusahaan, sehingga dapat digunakan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah. untuk semua pihak yang berkepentingan.

Konsep ini bertujuan untuk mengintegrasikan kegiatan perusahaan sehingga lebih sensitif terhadap berbagai kebutuhan perusahaan, seperti:

Menghilangkan proses yang tidak perlu (menghilangkan proses), menyederhanakan proses yang rumit atau berlarut-larut (menyederhanakan proses), menggabungkan proses redundan (integrasi proses) dan mengotomatisasi proses manual (otomatisasi proses).

Enterprise Resource Planning Adalah

Sejarah Penciptaan ERP dan Pengembangannya

Pada awal 1960-an, ada sistem informasi yang disebut “Perencanaan Kebutuhan Bahan” (MRP), yang merupakan tahap awal dalam pembentukan perangkat lunak hal ini bertujuan dengan konsep perencanaan kebutuhan bahan dengan fungsi di bidang / bagian manajemen persediaan dan produksi perusahaan.

Konsep MRP mulai berkembang pada 1970-an menjadi MRP Close-Loop, hingga akhirnya menjadi MRP II (Manufacturing Resource Planning) pada 1980 dan menciptakan ERP, yang merupakan perpanjangan dari beberapa proses bisnis pada 1990-an.

Enterprise Resource Planning Adalah

Mengenai beberapa manfaat menggunakan sistem ERP ini, antara lain:

  • Menawarkan sistem terintegrasi dalam perusahaan sehingga proses dan pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih efisien dan efektif.
  • Memungkinkan integrasi global. Hambatan yang berupa perbedaan mata uang, perbedaan bahasa dan budaya, dapat diatasi secara otomatis, yang memungkinkan integrasi data.
  • Tidak hanya menggabungkan data dan sumber daya, tetapi juga menghilangkan kebutuhan untuk memperbarui dan memperbaiki banyak sistem komputer individu.
  • ERP memungkinkan manajemen untuk mengelola operasi, bukan hanya mengendalikannya. Dengan ERP, manajemen tidak hanya dapat menjawab pertanyaan “Bagaimana kabar kita?” Tetapi bahkan lebih mampu menjawab pertanyaan “Apa yang perlu kita lakukan untuk menjadi lebih baik.
  • Membantu memperlancar implementasi manajemen rantai pasokan dengan kemampuan untuk mengintegrasikannya.
  • Seiring dengan perkembangan teknologi, konsep tersebut sekarang dapat digunakan di berbagai perusahaan, tetapi, sayangnya, kesadaran akan pentingnya sistem ini masih relatif rendah. Namun, untuk dapat bersaing di pasar, sistem harus diterapkan.
Baca Juga :  Arti Mimpi Naik Pesawat

Implementasi ERP di perusahaan akan menguntungkan perusahaan dalam bentuk kemudahan perencanaan produksi, proses pemesanan, manajemen persediaan, pengiriman dan pembiayaan, yang dapat berkontribusi pada keberhasilan perusahaan, dan Anda dapat lebih fokus pada proses strategi bisnis.

Sistem Enterprise Resource Planning

Konsep pada sistem tersebut terdiri dari 3 elemen, yaitu Enterprise, Resource (sumber daya) dan Planning. Ketiga konsep diakhiri dengan kata kerja, yaitu Planning, yang berarti menyoroti aspek perencanaan sumber daya perusahaan.

Sumber daya perusahaan seperti keuangan, sumber daya manusia, rantai pasokan, pelanggan, dll. Integrasi dari semua sumber daya perusahaan.

Fungsinya menggabungkan proses menciptakan produk atau layanan perusahaan, dari memesan bahan baku dan kapasitas produksi hingga menciptakan produk jadi yang siap ditawarkan kepada pelanggan.

Selain itu, konsep ini juga membantu mengintegrasikan data dalam organisasi ke dalam platform bersama. Menurut Muhammad Arshad, sistem Enterprise Resource Planning memiliki karakteristik sebagai berikut:

Sistem ERP adalah paket perangkat lunak yang dirancang untuk lingkungan pengguna server klien, apakah itu tradisional atau jaringan.

  • Dalam beberapa kasus, ERP memungkinkan kombinasi proses transaksi dan operasi perencanaan.
  • Sistem ERP mendukung sistem multi mata uang dan bahasa yang dibutuhkan oleh perusahaan multinasional.
  • Sistem ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan kebutuhan spesifik perusahaan tanpa pemrograman ulang.
  • Mengintegrasikan sebagian besar proses bisnis.
  • Menangani sebagian besar transaksi perusahaan.
  • Menggunakan database perusahaan, yang biasanya menyimpan semua data hanya sekali.
  • Sistem Enterprise Resource Planning memungkinkan Anda untuk mengakses data secara real time.

ERP adalah sistem terintegrasi, yang tujuannya adalah untuk menggeneralisasi proses bisnis yang ada sehingga menjadi cara kerja sama yang efektif dan efisien, dan sistem ini didukung oleh teknologi informasi dan dapat menghasilkan informasi yang membantu perusahaan menjadi lebih kompetitif.

Konsep ini dapat bekerja dengan baik jika didukung oleh seperangkat aplikasi dan infrastruktur komputer, baik perangkat lunak dan perangkat keras, sehingga pemrosesan data dan informasi dapat dengan mudah dan terintegrasi. Oleh karena itu, hampir tidak mungkin untuk menerapkan konsep ERP tanpa dukungan sistem komputer. Konsep utamanya yaitu:

  • Satu database, satu aplikasi, dan satu antarmuka terpadu dalam suatu perusahaan.
  • Sistemnya adalah paket sistem informasi yang dapat disesuaikan yang mengintegrasikan informasi dan proses informasi dalam suatu organisasi dan lintas bidang fungsional dalam suatu organisasi.
  • Terdiri dari paket perangkat lunak komersial yang memberikan integrasi tanpa batas dari semua aliran informasi dalam suatu perusahaan, termasuk keuangan, akuntansi, sumber daya manusia, rantai pasokan dan informasi konsumen.
Baca Juga :  Tumbuhan Paku

Contoh Enterprise Resource Planning

Proses bisnis dapat didukung menggunakan konsep Enterprise Resource Planning. Berikut ini merupakan beberapa modul inti dalam proses bisnis yang dapat dikelola oleh konsepnya:

Pemrosesan Pemesanan Penjualan

Semua organisasi komersial menerima manfaat dan sumber daya dari penjualan mereka. ERP memiliki modul penjualan yang dapat mengimplementasikan fungsi penempatan pesanan, perencanaan pesanan, pengiriman dan penagihan.

Purchasing

Sistem ERP memiliki modul pengadaan yang dapat mempercepat proses pembelian bahan baku dan peralatan lain yang diperlukan. Sistem ini mengotomatiskan proses mengidentifikasi pemasok potensial, menegosiasikan harga, proses pembelian dan penagihan.

Perencanaan Produksi

Modul produksi yang membantu merencanakan dan mengoptimalkan kapasitas produksi, suku cadang, komponen, dan sumber daya material. Ini dapat dilakukan karena modul berisi data produksi historis dan perkiraan penjualan.Akuntansi keuangan.


Modul akuntansi keuangan dalam sistem ini adalah inti dari semua sistem yang terkandung dalam perangkat lunak. Dalam modul ini, semua data keuangan dikumpulkan dari berbagai departemen fungsional, lalu akan menyusun laporan keuangan.

Sumber Daya Manusia

Modul sumber daya manusia dalam sistem ERP dapat membantu dalam mengelola sumber daya manusia dan modal manusia. Secara berkala memeriksa database lengkap karyawan, termasuk informasi kontak, informasi gaji, kehadiran, evaluasi kinerja, dan peningkatan karier.

Manfaat Enterprise Resource Planning

Menggunakan ERP di perusahaan akan memfasilitasi seluruh proses koordinasi bisnis. ERP dapat digunakan untuk mengintegrasikan dan mengotomatisasi berbagai proses bisnis, berbagi database umum dan praktik bisnis melalui perusahaan, serta untuk menerima informasi real-time.

Secara umum, berikut adalah beberapa manfaat menggunakan (Enterprise Resource Planning) di perusahaan:

  • Akan menyederhanakan proses pengendalian dan pemantauan proses bisnis. Selain itu, dapat memberikan pemahaman luas bagi pembuat keputusan dan membantu mereka membuat prediksi dan membuat keputusan yang lebih baik.
  • Fungsi otomasi yang dimiliki olehnya akan memastikan aliran informasi yang benar. Dengan demikian, proses bisnis bisa lebih sederhana dan lebih cepat.
  • Dapat mengintegrasikan banyak unit ke dalam ekosistem perusahaan. Dengan demikian, ekosistem perusahaan dapat terintegrasi dengan baik.
  • Denga erusahaan berkembang dapat beradaptasi dan menjadi lebih fleksibel sehubungan dengan semua kebutuhan masa depan mereka.

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua. AMIN.

Baca Juga: