Peta Topografi

Posted on

Peta Topografi – Setelah sebelumnya kabarkan.com menerangkan materi tentang Proyeksi Peta Maka pada pertemuan kali ini, kembali akan kabarkan.com paparkan materi tentang peta topografi beserta Pengertian, Fungsi, Manfaat, Komponen dan Gambar. Nah untuk lebih jelasnya yuk kita simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Pengertian Peta Topografi

Peta Topografi
Peta Topografi

Apa yang dimaksud dengan Peta topografi? yakni merupakan salah satu jenis peta yang memilik suatu ciri khusus yang ditandai dengan skala besar dan juga detail.

Pada peta topografi secara umum kerap memakai suatu garis kontur dalam pemetaan modern.

Kemudian pada peta ini tersusun dari dua bahkan lebih peta lalu keduanya disatu padukan agar dapat membentuk menjadi keseluruhan peta.

Fungsi Peta Topografi

Sudah pastinya setiap peta secara khusus tentu mempunyai fungsi khusus. Begitu pula dengan peta topografi yang merupakan salah satu jenis peta khusus.

Dengan adanya peta topografi bisa menerangkan suatu informasi tentang kontur pada tanah terhadap suatu wilayah dengan dukungan berbagai garis-garis kontur yang ada diantaranya.

Kemudian dibentuknya peta ini agar dapat memberikan berbagai informasi yang dianggap penting terhadap suatu daerah atau lokasi, dari adanya keberadaan sesuatu, lalu rute perjalanan, dan jarak terhadap suatu lokasi penduduk serta komunikasi.

Karakteristik Peta Topografi

Pada setiap jenis peta tentunya mempunyai ciri dan juga karakteristik secara khusus yang tentunya tidak sama anatar satu dengan yang lainnya.

Pada peta topografi tidak dapat menerangkan suatu informasi yang sangat banyak.

Yang mana pada setiap informasi yang diberikan hanya gambaran tinggi dan rendahnya dari suatu bentuk semua dataran pada permukaan bumi serta gambaran dari sedikit alamnya saja.

Di bawah ini terdapat beberapa karakteristik yang ada pada topografi yakni sebgai berikut :

 Tidak Berwarna-Warni

Pada penysusunan peta ini tentu saja terdapat berbagai perbedaan dengan peta nya lainnya dimana pada peta pada umumnya menggambarkan berbagai warna sebagai kontras hijau, kuning maupun coklat.

Sedangkan pada peta ini latar dari warnanya hanya sedikit. Sebab peta ini hanya fungsi dasarnya ialah hanya sekedar sebagai kontur tanah saja.

Sehingga warna hanya digunakan untuk memperjelas berbagai garis-garis kontur maka oleh sebab itu dengan warna tersebut setiap garis tersebut akan tercetak jelas dan membuat pembaca bisa lebih memahami.

Menggunakan Skala Besar Dan Detail

Pada bagian skala ini ialah merupakan suatu perbandingan dari ukuran yang terdapat diantara gambar dengan kondisi yang sebenarnya. Kemudian pada dasarnya setiap peta mempunyai skala yang sangat bervariasi.

Apabila pada skala tersebut mempunyai bentuk yang kecil, maka terhadap informasi yang dismapaikanpu tentunya tidak banyak.

Begitu juga sebaliknya, apabila pada skalanya sangat besar, maka terhadap informasi yang diberikanpun akan semakin jelas dan sesuai.

Baca Juga :  Dispersi Koloid

Nah sedangkan untuk peta topografi sendiri biasanya memakai skala yang sangat besar hal ini bertujuan agar dapat meyesuaikan oleh setiap informasi yang diberikan.

Menggunakan Garis-Garis Kontur

Untuk ciri yang selanjutnya ialah dengan adanya garis kontur yang terdapat di peta dari jenis topografi.

Yang mana pada garis kontur tidak terdapat pada peta jenis lainnya. Pada dataran dari garisnya nampak begitu halus akan tetapi tegas dalam menyampaikan suatu informasi.

Pada garis ini ialah termasuk salah satu kombinasi antara dua garis yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan dan tanpa ada yang dipotong.

Menyajikan Informasi Tentang Tinggi Rendahnya Permukaan Bumi / Kontur Tanah

Kemudian ciri berikutnya ialah di dalam topografi menerangkan dengan jelas tentang kontur tanah atau suatu kondisi dari sautu tanah yang terdapat di suatu wilayah.

Misalnya menernagkan dengan detail mengenai tinggi maupun rendahnya suatu jenis tanah yang terdapat pada suatu wilayah tertentu.

Maka dengan informasi yang akurat tersebut menjadi sangat bermanfaat bagi umum.

Komponen Peta Topografi

Di bawah ini terdapat beberapa penjelasan mengenai komponen peta topografi

Judul Peta

Pada pengambilan sebuah judul peta ini dengan berdasarkan dari berbagai bagian yang terbesar dari suatu wilayah dan juga telah tercantum dalam lembaran peta.

Sedangkan untuk Letak judul sendiri terletak berada pada bagian atas peta.  Akan tetapi, jika pada peta yang merupakan hasil buatan badan koordinasi survai dan pemetaan, maka pada judul dari petanya terletak berada di bagian samping.

Legenda Peta

Kemudian untuk komponen selanjutnya ialah Legenda peta ialah merupakan suatu pembahasan dari berbagai simbol yang terdapat di dalam peta tersebut.

Skala Peta

Kemudian skala peta , yang mana pada semua jenis peta tentunya mempunyai skala.

Sebab dengan adanya skala ini dapat membantu dalam menjelaskan suatu ukuran yang terdapat pada lembar peta dengan menjelaskan ukuran yang sesungguhnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa pada skala peta terdiri atas dua jenis yakni skala garis dan juga skala angka. Akan tetapi di dadalm peta topografi pada kedua skala tersebut dicantumkan.

Untuk dapat menghitung skala maka dapat menggunakan sebuah Rumus: jarak yang sesungguhnya = jarak yang ada pada peta x skala.

Misalnya saja , pada suatu peta berskala 1:25000, jadi untuk memahaminya yakni sebagai berikut. Nilai 1 cm dalam suatu peta ialah sekitar 25000 cm atau 25 km yang ada di medan yang sesungguhnya.

Garis Koordinat

Pada setiap jaring-jaring yang terdapat di dalam peta dimana pada ngaris tersebut tersusun atas suatu garis vertikal dan juga horisonal.

Kemudian padasemua garis inilah yang biasa dikenal dengan sebutan garis koordinat.

Adapun kegunaan dari garis tersebut ialah biasa dijadikan sebagai suatu pembatas dalam perhitungan suatu titik koordinat.

Sedangkan koordinat yang terdapat di dalam suatu peta ialah ada 2 macam yakni disebut dengan koordinat geografis dan juga koordinat grid.

Apa yang dimaksud dengan Koordinat geografis? yakni merupakan suatu koordinat yang di dapat dari adanya jaring-jairng bumi dan tersusun dari garis lintang (horizontal) dan juga garis bujur atau (vertical).

Baca Juga :  Teknologi Informasi

Adapun untuk menggambarkan koorditan geografis ialah bisa ditulis , derajat, menit dan juga detik.

Contohnya seperti, 940 15’ 114,4”. Kemudian dalam koordinat geografis tersebut secara umum selalu disertakan juga “L” yakni merupakan simbol Lintang sedangkan “B” simbol Bujur.

Kemudian Apa yang dimaksud dengan koordinat grid? yakni merupakan berbagai jaring-jaring suatu koordinat lokal yang biasa dipakai agar dapat dijadikan suatu acuan sebagai penetu dari suatu titik kordinat di dalam sebuah peta. Dan biasa dikenal sebagai sebuah koordinat dari angka 8 atau 12.

Garis Ketinggian / Garis Kontur

Dalam penggunaan atas garis ini dimana bianya kegunaan dari garis kontur ialah agat bisa mengukur suatu ketinggian yang setara pada peta.

Kemudian pada garis ini berbentuk seperti sidik jari. Dan pada Garis kontur ini tidak akan melakukan pemotongan akan tetapi dapat saling bersinggungan.

Pada garis kontur ini menggunakan suatu pola dengan huruf “V” atau bisa juga runcing yang dapat diartikan adanya sebuah jurang atau sungai.

Sedangkan pada garis kontur dengan simbol hurup “U” atau membentuk suatu lengkungan yang berarti mengarahkan adanya sebuah pegunungan dengan menggunakan suatu pola hurup “O” yang berarti mengarahkan suatu puncak dan juga kawah.

Tahun Pembuatan Peta

Pada bagian dari komponen tahun pembuatan ini ialah merupakan suatu keterangan yang menjelasakan kapan tahun terakhir kalinya peta telah diperbaharui.

Dalam hal ini merupakan salah satu hal yang sangat penting mengingat mengenai keadaan pada permukaan bumi yang bisa saja suatu waktu mengalmai perubahan.

Deklinasi

Apa yang dimaksud dengan Deklinasi? yakni merupakan garis keterangan yang mengarahkan perbedaan antara utara yang ada di dalam peta dengan bagian utara magnetik atau (utara kompas).

Adanya perbedaan ini sisebabkan oleh letak pada posisi utara bumi yang saat ini kita tempati.

Sedangkan pada bagian Utara bumi kita dapat dijelaskan dengan kutub utara, akan tetapi pada sumbu utara magnet letaknya berada di sebuah kepulauan yang hampir dekat dengan sebuah dataran di Green Land.

Yang mana hampir setiap tahun selalu mengalami pergerakan dan bergeser dengan rata-rata 0.02 detik menuju ke timur atau bisa juga ke barat.

Sehingga agar dapat mengetahui dimana letak utara yang sebenarnya maka kita bisa melakukan konversi antara utara magnetik dengan utara peta.

Kemudian pada Deklinasi akan mengalami revisi setiap 5 tahun sekali dan akan dijelaskan dan digambarkan di dalam lembaran peta.

Apa yang dimaksud dengan Peta topografi?

yakni merupakan salah satu jenis peta yang memilik suatu ciri khusus yang ditandai dengan skala besar dan juga detail.

Apa yang dimaksud dengan Deklinasi?

yakni merupakan garis keterangan yang mengarahkan adanya suatu perbedaan antara utara yang ada di dalam peta dengan bagian utara magnetik atau (utara dengan menggunakan kompas).

Demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai peta topografi, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi sobat semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :