Interfase

Posted on

Interfase – Setelah sebelumnya kita telah membahas materi tentang Telofase Maka dipertemuan kali ini ContohSoal.co.id akan menerangkan materi tentang interfase secara lengkap, mulai dari pengertian, ciri, fungsi, tahapan, gambar dan penjelasannya. Nah penasarankan.! yuk langsung aja kita simak ulasan dibawah ini.

Pengertian Interfase

Interfase

Apa yang dimaksud dengan Interfase? ialah merupakan suatu tahapan siklus sel di mana sel-sel menghabiskan sebagian (biasanya, lebih dari 90%) dari waktu mereka dan melakukan fungsi biasa mereka, termasuk persiapan untuk pembelahan sel.

Adapun definisi dari siklus sel sendiri yakni merupakan suatu kegiatan dalam sel yang terjadi dari satu pembelahan sel ke pembelahan sel berikutnya.

Kemudian pada Siklus sel akan mengalami pembelahan dengan melalui serangkaian proses yang terjadi secara berulang kali dari pertumbuhan ke pembelahan. Seperti salah satunya adalah fase persiapan (Interfase)

Tahapan Interfase

Istilah interfase atau fase antara terkadang salah dimaknai. Karena memberikan pengertian seolah-olah pada fase ini tidak terjadi apa-apa. Sedangkan dalam fase ini dimana sel sedang mempersiapkan semua kebutuhannya untuk melakukan suatu pembelahan mitosis.

Pada fase ini sel terus tumbuh, bertambah ukuran, membentuk struktur dan molekul baru. Secara umum, interfase dapat dibedakan lagi menjadi beberapa tahap, yakni tahap G1, S, dan G2 . Tahap G1 (gap 1) merupakan tahap pembentukan macam-macam protein dan transkripsi RNA. Hal tersebut menyebabkan pertumbuhan sel terus membesar.

Fase interfase dibagi menjadi tiga sub fase, yakni:

Fase G1 (Growth 1)

Pada fase G1, sel tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat. Akibat pertumbuhan sel tersebut, ukuran sel bertambah besar. Fase G1 berakhir ketika ada sel yang layak untuk membelah masuk ke fase S, sedangkan sel yang tidak dapat melakukan pembelahan masuk ke fase G0.

Fase S (Sintesis)

Pada fase S, terjadi replikasi DNA, pembuatan membran sel, dan replikasi sentriol. Setelah selesai pada fase sintesis, maka sel memasuki fase G2.

Baca Juga :  Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsinya

Fase G2 (Growth 2)

Terjadinya fase G2 dalam penggandaan organ untuk di bagi rata pada saat fase mitosis berlangsung. Dan selain itu, reproduksi enzim diperbanyak untuk digunakan pada saat fase nitosis (pembelahan inti sel baru melalui tahapan dan proses tertentu yang menghasilkan dua jenis sel anak yang jumlah kromosom sama dengan induknya).

Dalam fase ini, dimana nantinya pada sel akan tumbuh dengan sempurna sebagai persiapan untuk pembelahan sel. Dan akan ada penambahan dalam ADN dengan sangat cepat sekali secara kompleks dengan protein kromosom dan pembentukan ARN (Asam Ribo Nukleat).

Jadi kesimpulan dari penjelasan fase diatas, maka aktivitas selnya yakni :

  • Mengalami penggandaan (DNA dan organel).
  • Sel mengalami perbesaran ukuran karena tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat.
  • Sel mengalami pembelahan.
  • FaseG1 : dengan transkripsi RNA, sintesis protein dan penggandaan organel sel
  • Fase S : replikasi DNA, duplikasi kromosom
  • Fase G2 : Sintesis RNA dan perbanyakan kembali organel sel interfase bukan merupakan fase pembelahan ,tapi fase antara ,yaitu antara mitosis satu dengan mitosis berikutnya.

Pada Interfase,  biasanya mencakup sekitar  90%  siklus sel. Dan kemudian pada selnya akan bertumbuh dan membuat salinan kromosom sebagai persiapan untuk pembelahan sel.

Ciri-Ciri Interfase

  • Selaput nukleus membatasi nukleus
  • Nukleus mengandung satu atau lebih nukleolus
  • Dua sentrosom telah terbentuk memlalaui replikasi sentrosom tunggal
  • Pada sel hewan, setiap sentrosom memiliki dua sentrosom
  • Kromosom yang diduplikasikan selama fase S, tidak bisa dilihat secara individual karena belum terkondensasi.

 

 

 

Nah demikianlah materi pembahasan kali ini mengenai interfase, semoga artikel kali ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan sobat semua.

Artikel Lainnya :