Contoh Portofolio

Posted on

Contoh Portofolio – Pada perjumpaan sebelumnya dimana kabarkan.com telah menerangkan materi tentang Teks Cerita Sejarah. Maka diperjumpaan kali ini akan kembali kabarkan.com paparkan materi tentang Contoh Portofolio dengan besertakan Pengertian, Fungsi, Cara Membuat, Perbedaan, dan Contoh. Nah utuk lebih jelasnya sobat bisa simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Portofolio

Contoh Portofolio
Contoh Portofolio

Portofolio ialah merupakan kumpulan-kumpulan dokumen dan tulisan yang tersusun secara menarik dan rapih. Jadi, portofolio ialah merupakan suatu bentuk secara lengkap yang disusun pada sebuah dokumen yang mana hal tersebut merupakan suatu hasil karya dari keseluruhan kegiatan seseorang yang di laksanakan.

Arti secara umum, portofolio adalah kumpulan dari lembaga, perusahaan, kelompok,dokumen, dan lainnya. Yang mempunyai tujuan untuk mendokumentasi kan suatu perkembangan dalam mencapai tujuan yang telah akan di capai.

Fungsi Portofolio

Portofolio mempunyai fungsi sendiri yaitu merupakan acuan yang di gunakan untuk melihat capaian – capaian yang telah diperoleh dengan seseorang.

Untuk mencapai lampiran capain tersebut seseorang akan dinilai menurut baik atau tidak dalam hal capaian yang telah di laksanakan agar pihak yang membaca contoh portofolio dapat mengetahui kapasitas dan kemampuan dari orang yang telah membaca nya..

Cara Membuat Portofolio

Cara membuat contoh portofoliosebaiknya kamu harus mengenal beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam cara membuat porrtofolio.

Agar dapat mengetahui cara membikin portofolio yang baik akan memberikan kesan yang baik pula untuk calon klien kamu dalam menilai hasil kerja kamu yang tela dibuat.

Karena itu, kamu perlu mengtahui bagaiman cara untuk menyusun atau membuat portofolio yang tepat. Dibawah ini cara membuat contoh portopolio yang baik dan benar :

Membuat Daftar Isi

Karena contoh portofolio adalah kumpulan dokumen dan hasil prestasi dari prestasi dan capaian yang kamu kerjakan kamu selama ini.

Jadi, kamu harus melampirkan daftar isi terkait apa saja yang akan kamu jelas kan dalam portofolio itu merupakan hal yang perlu di lakukan pertama kali sebelum memulai membuat contoh portopolio.

Setelah memberikan daftar terkait apa saja yang telah kamu lampirkan dalam contoh portofolio yang telah kamu buat.

Itu agar lebih mempermudah kan klien dalam mencari tahu informasi tertentu yang di perlukan pada klien kamu.

Melampirkan CV (Resume)

Hal selanjut nya yang harus kamu lakukan dalam membuat portofolio ialah dengan mempunyai sebuah resume atau curiculum vitae.

Dengan adanya CV atau Resume yang singkat perlu di lampirkan di dalam salah satu dokumen bahwa portofolio yang kamu berikan kepada klien atau bagian HRD dari suatu perusahaan.

Setelah melampir kan hal semua di dalam contoh portofolio yang akan kamu kirimkan.

Dapat membantu calon klien kamu dalam melihat secara singkat tentang personal kamu dan hal-hal yang telah kamu lampirkan dalam CV maupun resume yang sudah kamu buat.

Menguraikan Tujuan Atau Capaian

Dalam bagian selanjut nya hal yang perlu kamu perhatikan dalam cara membuat portofolio.

Hal yang pelu di lakukan ialah dengan cara mengurai kan secara singkat mengenai tujuan dan cita – cita yang akan kamu lakukan di masa yang akan datang.

Dalam mengurai kan tujuan dan capaian yang akan kamu lakukan.

Telah terbagi atas dua jenis tujuan berdasarkan waktunya ialah seperti dibawah ini :

  • Tujuan Jangka Pendek

Tujuan jangka pendek ini. Kamu akan menjelas kan mengenai hal-hal yang ingin dan akan segera kamu capai dalam waktu satu atau dua tahun ke depan.

  • Tujuan Jangka Panjang

Tujuan jangka panjang. Kamu dapat menjela skan tentang capaian yang ingin kamu dapat kan dalam jangka waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Dengan cara melampir kan tentang capaian dan tujuan yang ingin kamu capai.

Klien terlebih dahulu akan mengetahui bahwasa nya kamu adalah orang yang mempunyai visi dan misi untuk ke depan.

Perlu kamu ketahui, di dalam membuat portofolio kamu harus perlu menjelas kan dan memapar kan tentang informasi dan nilai – nilai yang ada di dalam tata cara filosofi, target waktu yang jelas, kerja, dan serta langkah-langkah yang harus kamu lakukan dalam mencapai tujuan itu.

Menguraikan Keterampilan Dan Pengalaman

Satu hal yang akan menjadi poin paling penting dalam portofolio ialah mempunyai keterampilan, pengalaman kerja, dan skill yang kamu punyai.

Baca Juga :  Garuda Pancasila

Setelah melampir kan serta mengurai kan secara lengkap tentang kemapuan kamu dalam mengerjakan suatu pekerjaan.

Melampirkan Contoh Hasil Karya

Cara membuat portofolio agar lebih menarik. Yang harus kamu lakukan ialah dengan cara melampir kan hasil dan capaian beserta karya yang pernah kamu dapatkan.

Contoh portofolio yang sering di lampirkan pada hasil karya dan contoh biasa nya dimasuk kan berupa teks maupun foto.

Namun, hal ini harus sesuai dengan bidang yang kamu punya dan harus terkait dengan klien butuh kan.

Melampirkan Testimoni Klien Sebelum Nya

Dengan melampirkan testimoni dari klien, rekan kerja, pelanggan, atasan,dan lainnya dapat menambah kepercayaan calon klien untuk kita.

HRD dapat menilai kamu dari testimoni yang telah kamu lampir kan dan dari siapa orang yang telah memberikan testimoni tersebut.

Setelah kamu melampir kan testimoni dalam salah satu berkas contoh portofolio yang telah kamu buat. Hendak nya kamu perlu juga melampir kan secara jelas isi testimoni dan dari siapa beserta jabatan yang dimiliki orang tersebut.

Agar HRD maupun calon klien kamu akan dapat mengetahui bagaimana kepribadian kamu dalam bekerja.

Mencantumkan Penghargaan

Berbagai jenis seminar, ivent, tanda kehormatan, penghargaan, dan sertifikat.

Perlu kamu pahami, jika kamu ingin melampir kan hal itu sebaiknya menggunakan capaian 5 tahun terakhir.

Sehingga, calon klien dapat mengetahui bagaimana pencapaian yang kamu dapatkan dalam 5 tahun terakhir.

Perbedaan Portofolio Dan CV

Satu jenis tetapi tidak sama merupakan kata yang tepat. Banyak orang yang mempunyai pendapat bahwa portofolio itu sama dengan Curriculum Vitae.

Tapi, untuk kamu yang belum memahami tentang portofolio hendak nya kamu harus lebih berhati-hati. Karena, sebagian perusahaan sangat membutuh kan portofolio bukan CV.

Dengan begitu, untuk kamu yang mendamba kan untuk bekerja di perusahaan tertentu.

Tetapi, belum mengetahui hal yang sering dianggap penting. Maka, bersiap lah untuk surat lamaran pekerjaan yang kamu buat berakhir di tempat sampah.

Dengan adanya persaingan untuk mendapat kan pekerjaan di tempat kerja yang kamu inginkan.

Perlu kamu mengetahui perbedaan portofolio dengan cv seperti dibawah ini :

1. Informasi Yang Diberikan

Perbedaan portofolio dan cv yang terkait dengan data yang ada.

Pada cv atau curriculum vitae lebih menjelaskan tentang data pribadi,baik berupa data pribadi secara umum ataupun data pribadi secara khusus.

Data pribadi secara umum mencakup nama, tempat tanggal lahir, alamat, kontak, email, dan berbagai data pribadi lain nya.

Selanjutnya, untuk data khusus mencakup latar belakang pendidikan, seminar, kursus yang pernah di ikuti, pengalaman kerja, dan prestasi yang pernah diraih.

Kemampuan dan skill yang kamu punyai pun harus di uraikan dalam data khusus untuk curriculum vitae.

Sedangkan portofolio, adalah informasi yang menunjuk kan kepada orang terkait dari hasil karya yang pernah di buat.

Tidak hanya menunjuk kan hasil nya tetapi harus juga menginformasi kan bahwasa nya kamu mempunyai potensi dan kemampuan diri yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan dari calon klien atau tempat melamar kerja.

Contoh : kamu mempunyai kemampuan dan potensi dalam bidang fotografi. Jadi, contoh portofolio fotografi yang kamu lampira kan merupakan berupa hasil karya fotografi yang kamu punyai.

Bisa berupa gambar, video, maupun karya seni yang terkait dengan skill.

Atau kamu mempunyai kemampuan di bidang arsitek. Jadi, kemampuan yang kamu lampir kan ialah kemampuan kamu dalam mendesain rumah maupun bangunan.

2. Kelengkapan Data

Selanjutnya yang harus di perhatikan secara detil data yang harus dimuat. Untuk Curicullum Vitae, informasi yang ingin kamu berikan harus di rangkum secara lengkap, namun di atur dengan sesimpel mungkin.

Sehingga rekruter tidak bakal bingung. Salah-salah, kamu malah tersisih di tahap administrasi, lho!

Portfolio tidak harus lengkap dan panjang, meski terkadang semakin banyak semakin bagus.

Point intinya ialah kamu harus bisa menunjuk kan talenta, karakter, dan kekuatan mu dari lembaran portfolio itu.

Tunjuk kan hal yang bikin kamu berbeda dan standouts di antara pelamar yang lain nya.

Mungkin dalam hal goresan nya, gaya tulisan nya, maupun karakter dan mempunyai konsep unik.

Kamu harus meyakinkan rekruter kalau karakter kamu ini bisa membawa perusahaan maju dan siap bersaing dengan yang lain nya.

Berbeda dengan portofolio, informasi curriculum vitae yang akan di berikan perlu di rangkum terlebih dahulu dengan secara lengkap.

Dengan merangkum informasi dapat di jadikan sesimpel mungkin akan lebih memudah kan HRD dalam membaca data kamu.

Baca Juga :  Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

Namun, dalam hal ini jelas ada sebuah perbedaan yang terdapat pada portofolio. Adapun yang menjadi salah satu perbedaan portofolio dan cv yang paling menonjol ialah kelengkapan data yang akan di berikan perlu panjang dan lebar.

Dengan menunjuk kan portofolio ini akan menunjuk kan kamu mempunyai keunikan dan perbedaan dari para calon pelamar dan klien lain nya.

Calon pelamar lain mungkin mempunyai kemampuan dan memiliki skill yang sama. Akan tetapi, yang membeda kan kamu di mata klien ialah hasil karya yang dapat kamu tampil kan. Hal ini yang akan membedakan antara kamu dengan pelamar lainnya.

Contoh: Sebuah perusahaan A membutuh kan jurnalis. Ada banyak calon pelamar yang mempunyai skill dan kemampuan sebagai jurnalis seperti kamu.

Tidak hanya berupa tulisan tetapi, banyak berbagai jenis hasil karya yang terkait dengan dunia jurnalis yang harus kamu lampirkan.

Sehingga, dengan ini kamu menunjuk kan bahwa selain mempunyai kemampuan yang sama dengan pelamar yang lain nya.

3. Memberi Bukti

Cv dan portofolio ialah merupakan dua hal yang saling berbeda. Sehingga, banyak perusahaan yang tidak hanya meminta CV kamu tetapi juga meminta data portofolio kamu.

Pada CV yang akan membukti kan terkait data pribadi dan data khusus kamu. Akan tetapi, hal ini berbeda dengan portofolio. Dimana nantinya terhadap perusahaan yang merupakan tenmpat unutk kamu hendak melamar pekerjaan akan melihat bukti kemampuan dan skill yang kamu punya.

Contoh : Kamu mempunyai kemampuan di bidang desainer baju dan sedang mencoba melamar di perusahan yang bekerja di bidang industri pakaian. Pada portofolio yang kamu lampir kan kamu harus menjelas kan mengenai kemampuan kamu dalam bidang desain baju.

Sehingga, hasil karya yang harus kamu lampir kan merupakan contoh hasil karya terbaik kamu dalam mendesain baju dan foto bukti hasil desain baju yang telah kamu rancang pada sebelum nya.

4. Umum Dan Spesifik

Satu perbedaan portofolio dan cv yang bisa membuat kamu semakin paham mengenai sifat antara cv dan portofolio.

Pada contoh cv hanya mencakup data yang umum. Maksudnya, semua kegiatan dan pengalaman akademik dan non-akademik kamu harus di lampir kan di dalam contoh cv yang kamu buat.

Jadi, satu cv dapat kamu serta kan dalam berkas dokumen dalam melamar kerja untuk digunakan ke semua perusahaan tersebut.

Berbeda dengan portofolio yang bersifat spesifik dan khusus yang hanya dapat di tujukan hanya untuk satu jenis pekerjaan dan dalam posisi tertentu saja.

Contoh : Kamu ingin mencoba melamar di kabarkan.com sebagai seorang content writer . Jadi, jenis portopolio yang harus kamu lampir kan ialah berupa hasil karya kamu di bidang tulisan dan website.

Berbeda dengan ketika kamu ingin mencoba melamar di perusahaan dengan posisi sebagai desain grafis. Jadi, jenis hasil karya dalam contoh portofolio yang kamu buat ialah hasil karya terkait dengan desain grafis.

Contoh Portofolio

Setelah memahami cara membuat portofolio  untuk lamaran kerja, cara sederhana dan sangat jelas.

Maka, buat lah portofolio sesuai dengan cara membuat portofolio dengan contoh cara diatas.

Tidak menutup kemungkinan masih ada data, dokumen tambahan yang di perlukan oleh calon klien kamu agar lebih kelihatan menyakinkan.

Maka, kamu perlu mengetahui bagaimana perusahaan dan klien tersebut sebelum bertemu. Agar kamu bisa mempersiapkan diri secara lebih matang.

Untuk itu, kamu perlu melihat beberapa contoh dibawah ini portofolio yang bagus agar kamu dapat menjadikan nya sebagai salah satu motivasi kamu dalam membuat portofolio untuk melamar pekerjaan dan juga untuk bertemu calon klien.

Contoh Portofolio Mahasiswa / Siswa

Contoh Portofolio
Contoh Portofolio
Contoh Portofolio
Contoh Portofolio

Contoh Portofolio Fotografi

Jenis pekerjaan yang paling sering kamu butuhkan portofolio ialah pada bidang desain dan grafis.

Bagi kamu yang berkecimpung di dunia ini maka dalam hal ini di wajibkan untuk kamu terlebih dahulu mempersiap kan portofolio dengan sangat baik.

Contoh portofolio fotografi ini sering menggun kan desain gambar ataupun video yang dapat di lampirkan di dalam berkas kamu.

Umum nya berkas yang di lampirkan bisa di buat dalam bentuk website. Sehingga, calon klien atau tempat kamu melamar dapat dengan mudah melihat hasil karya yang kamu buat.

Demikianlah materi pembahasan mengenai Contoh Portofolio kali ini, semoga tulisan ini dapat menginspirasi serta bermanfaat bagi sobat semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :