Ahlan Wa Sahlan

Posted on

Arti Ahlan Wa Sahlan – Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatu Segala puji syukur kehadirat ALLAH yang merajai kehidupan dan kematian tak ada satupun terlewatkan dari penawasanya, Solawat Beserta salam kepada junjunan kita NABI Besar Nabi akhir zaman MUHAMMAD S,W,A

Kali ini kabarkan.com akan memberikan pelajaran mengenai Arti Ahlan Wa Sahlan. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, Tulisan Arab, Latin, Arti dan Jawabannya.

Apa Itu Ahlan Wa Sahlan?

Ahlan Wa Sahlan

Jika kita memperhatikan makna yang terkandung dalam kalimat ahlan wasahlan dalam bahasa Arab أَهْل yang ا وَسَهْل yang ا, yang secara literal ketika kita mengartikan kata demi kata sebagai berikut.

Ahlan berarti keluarga
Ketika titik tinggi di atas disatukan, itu membentuk kalimat Ahlan Wasahlan, yang berarti:

“Saya menerima Anda sebagai bagian dari keluarga kami dan kami dengan mudah menerima Anda (tanpa menyulitkan urusan Anda).”

Ada juga yang mengungkapkan bahwa kalimat asli dari kata ahlan wa sahlan pada dasarnya adalah halalta ahlan wa nazalta sahlan.

Tetapi ada beberapa yang mengklaim bahwa kata yang sebenarnya adalah ji’ta ahlan wa wati’ta sahlan atau atayta ahlan wa halalta sahlan dan qadimta ahlan wa wata’ta sahlan. Meskipun sangat beragam, makna sifatnya masih sama.

Kebanyakan orang, terutama di Indonesia, menafsirkan Ahlan wa Sahlan (bahasa Arab: أَهْلًا وَسَهْلًا) sebagai “selamat datang”. Bahkan, makna ahlan wa sahlan jelas lebih luas dari sekedar ucapan selamat datang.

Secara harfiah, asal kata ahlun adalah arti “keluarga”. dan asal kata Sahlan adalah Sahlun, yang ditafsirkan sebagai “cahaya”.

Ketika Ahlan wa sahlan diikat bersama itu berarti “Saya menerima Anda sebagai bagian dari keluarga kami dan kami juga menerima Anda dengan mudah”.

Sedangkan bagi mereka yang menafsirkan Ahlan wa Sahlan ini dengan arti “selamat datang”, ini bukan kesalahan karena makna umumnya begitu. Namun, jika kita merujuk pada makna dan makna yang dijelaskan di atas.

Baca Juga :  Contoh Kalimat Majemuk Campuran

Dari segi makna, kata-kata yang mendekati makna atau makna ahlan wa sahlan termasuk “tolong jangan ragu-ragu” atau “harap pertimbangkan rumah Anda sendiri”.

Jadi ketika kita mengatakan Ahlan wa Sahlan kepada orang-orang yang datang kepada kita, itu berarti bahwa kita menerima tamu sebagai keluarga dan pada saat yang sama mempertimbangkannya dan membuat segalanya menjadi lebih mudah.

Arti dari Ahlan Wasahlan

Dalam urutan kalimat yang memberi kata ahlan wasahlan di atas, ketika diartikan dengan bahasa Indonesia, maka di setiap uebut-ukpan tentang hal itu yang mendekati makna ahlan wa sahlan.

“Tolong jangan ragu” atau “anggap saja rumahmu sendiri”.

Jadi kesimpulan dari makna kalimat ini adalah? Ketika kita menyebutkan frasa / kata ahlan wa sahlan kepada seseorang yang mengunjungi kita, kita menerima atau bahkan menganggap bahwa tamu itu adalah bagian dari keluarga kita dan kita harus mempermudah segalanya.

أَهْلًا وَسَهْلًا
“Ahlan wa sahlan”

Artinya: “Selamat datang”

Kata ahlan wa sahlan, yang dalam bahasa Arab (أَهْلًا وَسَهْلًا) adalah kata / kalimat yang berasal dari kata “ahlun” (أهْلَ) dan berarti “keluarga”, dan kemudian kata “sahlan” (سَهْلًا) dapat diturunkan dari kata “Sahlun” (سَهْل) dapat diperoleh, yang berarti “keluarga”, dan kemudian kata “sahlan” berarti ‘. Ketika dua kata digabungkan, artinya “keluarga” dan “sederhana”.

Balasan Ucapan Ahlan Wa Sahlan

Apa jawaban untuk kata-kata baik dan benar Ahlan Wa Sahlan? Silakan lihat di bawah ini.

  • “Ahlan Bika.”, “Ahlan Biki.” Atau “Ahlan Bikum.”
    Untuk Ahlan Bika, ini berarti yang berikut:
    “Sama-sama.” atau “kamu juga.”

Jawab Amsalan Ahlan Wa Sahlan

Seperti saat kita mengucapkan salam. Namun pidato Ahlan wa Sahlan harus dijawab dengan kalimat yang baik.

Apa jawaban atas kata-katanya?

Jika seseorang mengatakan kalimat Ahlan wasahlan, kita dapat memberikan jawaban yang disesuaikan dengan siapa pun yang mengucapkan kalimat itu.

Ada beberapa jawaban yang telah disesuaikan untuk set jawaban untuk wanita dan pria sebagai berikut.

  • Jawab ketika dikatakan oleh pria
  • أَهْلًا بِكَ
  • “Ahlan Bika”
  • Artinya: “Sama-sama (pria)”
  • Jawab ketika orang itu mengatakan wanita itu
    أَهْلًا بِكِ
    “Ahlan Biki”
  • Artinya: “Selamat datang juga (wanita)
  • Jawab ketika orang banyak bicara
    أَهْلًا بِكُمْ
    “Ahlan bikum”
  • Artinya: “Selamat datang, semua (jamak)”
Baca Juga :  Contoh Iklan Baris

Perbedaan antara Ahlan Wa Sahlan dan Marhaban

Dalam aturan Arab, dipersilakan untuk berbicara dengan kata-kata Marhaban, atau bisa juga dengan Ahlan wa Sahlan. Quraish Shihab, di mana ia menjelaskan perbedaan antara kata Ahlan wa Sahlan dan Marhaban dan alasan penggunaannya, mendahului kata Ramadhan.

Marhaban adalah kata yang diambil oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan ditafsirkan sebagai “seru untuk menghormati / menyapa tamu (yang berarti diterima)”.

Sementara kata Ahlan wa Sahlan belum dimasukkan dalam KBBI, kata itu disambut baik ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Namun, secara etimologis, Ahlan Wa Sahlan dan Marhaban menunjukkan perbedaan mendasar.

Ungkapan Ahlan wa Sahlan terdiri dari 2 kata, yaitu; Ahlan, yang berasal dari kata ahl, yang berarti “keluarga”, dan sahlan, yang berasal dari kata sahl, yang berarti “sederhana”.

Sedangkan Marhaban berasal dari kata rahb, yang berarti “luas / bidang”. Dari asal kata yang sama datanglah kata Rahiba, yang berarti selamat datang.

Kata-kata etimologis Marhaban dengan demikian berarti ekspresi dari sambutan untuk para tamu, yang diterima dan disambut dengan rahmat dan kegembiraan dan memberinya ruang besar di mana mereka dapat melakukan apa yang mereka inginkan.

Berdasarkan pemahaman dan makan ini, ulama sebelumnya menggunakan kata marhaban bukan Ahlan wa Sahlan karena kata itu memang lebih tepat dan terhubung ketika dikombinasikan dengan bulan Ramadhan. Yaitu menjadi Marhaban Ya Ramadhan.

Ungkapan Marhaban Ya Ramadan berarti “Kami menyapa (Ramadhan) dengan penuh kegembiraan dan mempersiapkan tempat yang hebat sehingga Anda dapat melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan mengasah dan memelihara jiwa kita.”

Demikianlah sobat yang dapat kami sampaikan materi pelajaran ini. Semoga dengan apa yang telah kami sampaikan dalam artikel ini, dapat memberikan pemahaman serta bermanfaat untuk sobat semua. AAMIIN.

Baca Juga :