Daur Hidup Ayam

Posted on

Daur Hidup Ayam – Pada perjumpaan sebelumnya dimana kabarkan.com telah menerangkan materi tentang Daur Hidup Lalat Maka dikesempatan kali ini akan kembali kabarkan.com paparkan materi tentang daur hidup ayam beserta dengan diagram, gambar dan penjelasannya. Nah Penasaran bukan, untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Daur Hidup Ayam

Daur Hidup Ayam
Daur Hidup Ayam

Dalam kehidupan sehari-hari kita kerap menemukan banyak sebagian orang yang memelihara ayam hewan jenis ini merupakan sebuah unggas yang kerap dipelihara untuk dimanfaatkan sebagai kebutuhan hidup bagi pemeliharanya.

Dan biasanya ayam yang kerap dipelihara ialah merupakan salah satu jenis keturunan langsung dari subspesies ayam yang biasanya hidupnya berlangsung di dalam hutan yang biasanya dikenal juga sebagai ayam merah atau bangkiwa.

Kemudian proses daur hidup ayam ialah merupakan kelangsungan dalam masa perkembangannya, yang dimana pada mulanya ayam tersebut berawal dari telur yang telah menetas, hingga selanjutnya mengalami perkembangan serta tumbuh hinggap mencapai fase anak ayam yang mempunyai ukuran yang sangat kecil.

Kemudian setelah fase tersebut semakin berkembang hingga selanjutnya mulai memasuki menjadi ayam dewasa dimana terjadi suatu pertumbuhan terhadap ukuran fisik serta mulai menampakan warna pada bulunya.

Dan selanjutnya ayam tersebut mulai melakukan produksi yang dihasilkan setelah proses perkawinan antara jantan dan betina sehingga kemudian menghasilkan telur dari hasil perkawinan tersebut dan menjadi generasi yang baru dengan siklus sama yang akan berulang kembali.

Nah untuk lebih jelasnya berikut ini penjelasan secara rinci proses perkembangan pada metamorfosis ayam, simak ulasannya sebagai berikut:

Daur Hidup Ayam
Daur Hidup Ayam

1. Telur/Zigot

Dalam proses ini dimana apabila kita amati telur ayam merupakan salah satu jenis dari golongan reftil.

Yang mana telur ialah merupakan sebuah cangkang atau tempat organik yang didalamnua terkandung suatu zigot, yakni merupakan sebuah tempat berkembangnya embrio yang kemudian memberikan ia kemampuan untuk dapat mempertahankan hidup dengan sendirinya,

Setelah itu akan terjadi penetasan apabila hal tersebut telah memasuki pada waktu yang sudah ditentukan setelah melalui proses pengeraman.

Baca Juga :  Metagenesis Lumut

Kemudian untuk waktu yang dibutuhkan untuk masa pengeraman secara umum kerberlangsungnya membutuhkan waktu selama 21 hari.

Hal tersebut apabila prosesnya berlangsung dengan Secara alami, dan apabila menggunakan metode pengeraman konvensional, maka pada saat berlangsungnya proses tersebut membutuhkan campur tangan manusia dengan menerapkan proses inkubator.

2. Anak Ayam

Kemudian apabila proses penetasan telah selesai , maka selanjutnya ayam-ayam terseut memerlukan sebuah wadah yang mempunyai suhu yang hangat.

Maka oleh sebab itu, pada masa sekarang ini rasanya sudah tidak sulit lagi dalam mencari sebuah alat guna memberikan rasa hangat buatan untuk ayam.

Pada masa pertumbuhan ayam apabila sudah melalui proses penetasan baru akan diketahui ketika usia mereka menginjak 3 hari.

Dan kemudian apabila telah memasuki hari ketiga, maka pada anak ayam tersebut akan mulai menunjukan ciri dari jenis pada kelaminnya yang dapat diamati pada saat terjadi perubahan bulu sayap.

Dan biasanya untuk ayam yang berkalamin jantan, ia akan mengalami suatu pertumbuhan dimana pada bulunya akan cenderung lebih lambat jika dibandingkan pada ayam yang mempunyai jenis kelamin betina.

Kemudian pada Ayam yang berkalamin jantan yang telah menginjak usia 3-5 hari, nantinya ia akan menampakan suatu bentuk bulu yang menyerupai seperti jarum kasar.

Yang mana pada bagian ujung dari bulu sayap anak ayam jantan tersebut apabila diperhatikan seperti menguncup.

Kemudian untuk pertumbuhan pada bulu atau dibagian sayap yang terdapat pada ayam yang berjenis betina akan terlihat lebih terbuka dan sedikit lebih melebar.

3. Ayam Dewasa

Selanjutnya kita mulai memasuki tahapan yang berikutnya, yang sebelumnya apabila sudah melawati tahapan anak ayam, maka kemudian ayam akan tumbuh dan berkembang menjadi ayam dewasa.

Dan kemudian apabila ayam sudah memasuki fase dewasa maka ayam tersebut akan sampai kembali pada tahapan dimana ayam-ayam tersebut akan melakukan reproduksi untuk yang pertama kali didalam hidupnya.

Dalam tahapan ini pada umumnya untuk ayam betina mereka akan sangat cukup siap untuk dibuahi dan nantinya akan memiliki beberapa sel telur yang dianggap cukup banyak yang terdapat didalam tubuhnya pada saat beranjak usia sekitar 7-8 bulan.

Baca Juga :  Medula Spinalis

Kemudian untuk jenis ayam yang dapat dikategorikan ayam yang sehat yakni mempunyai ciri yang dapat dilihat pada bagian bola matanya akan nampak yang menjorok masuk kedalam, kemudian pada bagian kaki akan nampak mengering dan juga di bagian jari jari kaki yang memanjang, serta pada permukaan dibagian bulunya terlihat mengkilap dan bercahaya.

Klasifikasi Ayam Secara Ilmiah

Simak pada tabel di bawah ini !

                       Klasifikasi Ilmiah Ayam
Nama Ilmiah :Gallus gallus domesticus
Famili :Phasianidae
Kelas :Aves
Kingdom :Animalia
Filum :Chordata
Massa :Ayam Sebright ; 620 kg,
Ayam Booted : 850 kg
Ermellianata di Rovigo :3,4-3,9kg
Apa yang dimaksud dengan Daur Hidup?

Yakni merupakan suatu proses dalam siklus berlangsungnya hidup suatu biatang yang dimulai dari tahap telur yang kemudian di tetaskan dan hingga menjadi dewasa yang selanjutnya mulai pada tahapan berikutnya yakni masa kawin dan reproduksi untuk menghasikan generasi yang baru dan proses siklus tersebut akan kembali terulang.

Demikianlah materi pembahasan mengenai daur hidup ayam kali ini, semoga serangkaian dari sajian kali ini dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan sobat semua.

Baca Juga Artikel Lainnya :